
Jika dia tidak tergoda oleh pesona haruka maka tidak akan seperti ini, setiap manusia pasti ada hilafnya.
"Ting... Ting"
Suara pesan masuk.
Satria melihatnya dan membacanya.
"Nomor tak dikenal"
"siapa???" tanya Satria.
✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️✉️
"Permisi, tuan satria?" Isi sms-nya.
"Ya, saya Satria yang dapat saya bantu?" balasnya.
"Yah, tuan istri anda, ny. Haruka, dirawat karena kecelakaan, restorannya terbakar ludes.
"siapa anda?" kata Satria.
"nama saya danu, saya manager restoran ny.Haruka," kata danu.
"Bagaimana dengan anak saya Danu?"
"Anak anda baik-baik saja karena dititipkan kepada d 'cloe di salah satu day care atau sering disebut penitipan anak." jawab danu
"Di mana mereka sekarang?" Selama hampir satu tahun, kehilangan contac." tanya sang satria.
"Mereka sekarang tingal di Bali!" jawab Danu.
"Tolong saya minta alamat lengkapnya." Satria meminta tempat alamat tinggal Haruka saat ini.
"Baik akan saya kirim segera." Kata Danu.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Satriapun berangkat menuju Bali,
dan di sambut oleh Danu.
"Dengan tuan Satria??" tanya Danu,
"Anda Danu??" balas Satria, yang disertai anggukan oleh Danu.
"Kata langsung saja menuju Rumah sakit." Ajak Danu,mereka menuju rumah sakit, mobil berjalan agak sedikit cepat karena Danu baru saja mendapat kabar jika Haruka dalam keadaan kritis.
*********
sesampainya di Rumah sakit tepat ruang paling ujung, Ruang ICU terlihat seseorang tubuhnya dipenuhi dengan balutan perban disekujur tubuhnya.
Satria menatapnya dengan sedikit miris dan dibelakang satria ada Danu yang menjelaskan kejadian beberapa hari lalu.
"Ny. Haruka waktu itu meninjau Resaturant yang baru dia bagun sekitar 4 bulan lalu, seperti biasa sebelum restauran itu di buka selalu ada breafing terlebih dahulu, tanpa kita sadari ada jebocoran gas di dapur dan parahnya lagi ada konsleting listrik disana, itu yang kami dapat dari cctv, ada percikan api dari atap lalu tersambar gas yang menguap dan terjadilah kebakaran di area itu, beruntung hanya sebagian dari tempat itu yang terbakar tidak sampai ke kantor, karena beberapa tempat sudah direnovasi tingal dapur saja yang belum." Ucap Danu.
Satria merasa kasihan terhadap Haruka, karena rasa bersalah dan cintanya kepada Yuka hingga mengabaikannya,
"Bagaimana dengan keadaan Gio anak kami??" tanya Satria.
"Anak anda baik-baik saja hanya mungkin karena dia kagen mamanya jadi beberapa hari ini dia rewel, itu kata pengasu D'cloe," ucap Danu.
"Antar saya bertemu Gio!" pinta Satria.
******* D'Cloe ******
__ADS_1
Satria melihat anaknya yang tumbuh semakin besar dan sudah bisa berjalan dan sedikit bisa berbicara.
"Hai, sayang ini Daddy," ucap satria dengan mata berkaca-kaca.
"Betapa bodohnya aku menyia-nyiakan darah dagingku sendiri, demi berharap kembali dengan Yuka, sedangkan Yuka sudah tak memperdulikan aku," tangisan sesal itu pecah dengan hati yang hancur.
"ma... mama," ucap Gio dia menangis.
"Ya, sayang kita kita ke mama, kamu kangen mama ya??" kata Satria menghibur Gio.
"Saya orang tua Gio, saya mau menjemput anak saya," kata Satria pada pengasuh D'Cloe.
"Baik, tuan tolong akan kami urus dan kami persiapkan barangcbarang Gio!" Kata sang pengasuh.
15 menit kemudian Satria menuju Rumah sakit.
Gio tertidur dalam gendongannya,
Ada dokter yang baru saja memeriksa Haruka.
"Bagaimana dengan keadaan istri saya??" tanya Satria.
"Masih kami usahkan, kami mohon doanya,karena keadaan ny. Haruka sangat mengkhawatirkan, saya rasa dia orang yang sangat kuat, entah apa yang mendorongnya bisa bertahan sampai pada detik ini," kata dokter bernama Aries.
"Apakah Haruka istri saya bisa sembuh??" tanya Satria.
"Bisa saja tapi kami butuh persetuan anda karena ada masalah pada pernapasannya, besok kami akan mengoprasinya," kata dokter Aries.
"Lakukan yang terbaik jika itu menurut dokter, saya setuju!" kata Satria.
Haruka mengalami penyumbatan pada paru-parunya akibat menghirup asap terlalu banyak, walau dia sudah ada selama 3 hari di Rumah sakit, tim dokter harus menunggu keadaannya Stabil untuk melakukan langkah selanjutnya.
"Hanya keajaiban uang bisa menolong istri anda tuan Satria." kata Dokter Aries setelah mengoprasi Haruka.
"Aku janji jika kamu sembuh kita mulai hidup baru bersama Gio kita lupakan masalalu kita dengan Yuka, aku mohon maku cepat sadar Haruka demi Gio anak kita," ucap Satria dibalik dinding kaca.
POV. Satria
Kesalahanku adalah bermain api denganmu,
Memberi kamu ruang untuk masuk terlalu dalam di hidupku...
Jujur aku tergoda olehmu, oleh kebaikanmu, dan parasmu.
Kau memberi warna di hidupku seakan membawaku kedunia lain...
Sejenak aku lupa bahwa ada cinta yang lain, ada hati yang lain.
Ada hati yang terluka oleh cinta yang kita jalani.
Aku tersadar bahwa tak seharusnya aku melukainya yang begitu tulus mencintaiku.
"Maaf tuan Satria anda dipanggil ny. Haruka masuk keruangan," kata seorang Suster.
Terlihat di dalam Ruangan itu ada dokter dan dua orang suster memeriksa dengan seksama dri denyut nadi hingga selangg infus juga oksigen.
"Sat..saaa...sat" Pangingil Haruka lirih.
Satria menghampiri Haruka, danduduk disebelahnya.
"Ma.. maafkan aku," ucapnya terbatah-batah.
"Ya, Sayang aku memaafkanmu," Satria memegang tangan Haruka.
"Aku, titip Gio, jaga Gio dan besarkan Gio, Rawat Gio...." Ucapan lirihnya yang parau terhenti bersamaan dengan alat deteksi jantung yang telah berbunyi nyaring.
__ADS_1
"Haruka... Haruka," teriak Satria.
"Kami turut berduka tuan Satria," ucap Dokter Aries.
"Gak, ini gak mungkin, mana mungkin aku bisa membesarkan Gio sendiri tanpa kamu Haruka." Tangisan Satria pecah Air mata membanjiri pipinya.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Kehilangan kamu bagaikan kehilangan separuh jiwaku,
Cintaku yang kau bawa hatiku yang kau tinggal membuatku seakan tak berdaya...
Kau meninggalkan hati yang penuh dengan rasa bersalah,
Andai waktu dapat terulang kembali inginku perbaiki salahku...
Waktu andai kau dapat berputar kembali ijinkan aku menikmati waktu yang tersisa denganya, mengharapmu kembali itu tak mungkin.
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Haruka mayatnya di kremasi dan abunya di buang ke laut.
Karena terlalu ribet jika harus mengurus pemberangkatan melalui pesawat, pikir Satria.
Satria meratapi kepergian Haruka dia menangis tanpa henti menyesalinya.
Tangisan Gio memecahkan keheningan.
hingga dia tersadar bahwa dia punya Gio, yang lebih membutuhkannya, membutuhkan perhatianya.
"Aku harus bangkit, aku harus kuat demi Gio, Gio membutuhkanku."
Ucapnya meyakinkan dan menguatkan dirinya.
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa
👉like👍
👉 komen 🗯
👉 Rate⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
👉Vote
👉 Jika suka ❤ biar bisa tahu Updatenya
Semoga suka yaa...
Sorrry baru bisa update cerita lagi soalnya Author ada kesibukan di dunia nyata...
Oh... yaa, jangan lupa baca karya yang lain yaaa !!!! Sambil nunggu cerita ini update.
👇👇👇👇👇👇👇👇👇
Yang gak kalah seru novel baru aku gaess
__ADS_1