Jalan TAKDIR Yang Rumit

Jalan TAKDIR Yang Rumit
01.Cahaya Isyana Adinata


__ADS_3

Seorang gadis turun dari pesawat dengan wajah sumringah, melihat kedua orangtuanya yang kini menunggu dirinya, dengan cepat dia berlari menghambur ke pelukan sang Ayah yang sudah nerenangkan tangan, lalu beralih memeluk sang Ibu.


" Aku kangen Ayah, sama Bunda" ucapnya dengan air mata yang sudah jatuh.


" Ciee bisa kangen juga yaa putri Ayah..." ucap Arya mencubit dagu anaknya.


Cahaya Isyana Adinata atau yang kerap disebut Ayya oleh sahabatnya, anak tunggal dari pengusaha terkenal yaitu Arya Nirwana Adinata, pengusaha yang sukses mendirikan perusahaannya dengan jerih payahnya sendiri, didampingi sang istri yang selalu jadi support sistem terbaiknya.


Sosok itulah yang selalu menjadi panutan gadis remaja itu, Ayah yang selalu sedia untuknya dan tak pernah membedakan orang hanya karna harta dan kasta.


Ayya keluar bandara dengan menggandeng kedua orangtuanya, seolah ingin melepas rindunya. Seminggu tidak bertemu dengan keduanya membuat Ayya kesepian, mungkin karna setiap hari ditemani keduanya membuatnya tak bisa pisah jauh dari mereka.


Mobil mereka melesat sesaat setelah mereka bertiga masuk, mobil putih itu berjalan membelah keramaian orang yang juga berlalu lalang. Hingga Mobilnya kini memasuki pekarangan rumah nan megah bak istana.


" Tidak ada yang berubah yaa" gumam Ayya menatap bangunan megah itu, yaa rumah mereka memang sudah ada sejak empat tahun lalu, waktu mereka berlibur saat setelah Ayya kelulusan.


" Yah, urusan Ayah disini kapan selesai sih.. dulu janjinya hanya 4 hari disini" tanya Ayya cemberut membuat Arya gemas.

__ADS_1


" Bun, liat deh dia cemberutnya sama kayak kamu, gemesin" cetus Arya membuat Vania mendengus.


" Ya mirip aku lah, kan aku ibunya ya jelas mirip aku, emangnya kamu, taunya hanya bikin doang" cibir Vania membuat Arya semakin gemas dengan keduanya wanitanya, bersyukur diberikan anugrah terindah dalam hidupnya.


Hari yang cukup melelahkan bagi Ayya yang harus menempuh perjalanan jauh, membuatnya langsung tepar karena lelah dibaringkannya tubuh diatas kasur sambil memejamkan matanya, hingga tak butuh waktu lama Ayya langsung masuk kedalam alam bawa sadar.


Pagi pagi sekali, Ayya terbangun karena merasakan perutnya yang sudah meronta ronta. Terlebih dahulu dia mengambil wudhu lalu melaksanakan tugasnya sebagai umat muslim, hingga beberapa menit berlalu Ayya kini sampai didapur yang masih terlihat sunyi.


Dengan tanpa banyak bicara Ayya langsung mengambil beberapa bahan masakan untuk dijadikan nasi goreng seafood spesial. Hingga tanpa terasa nasi gorengnya sudah jadi, membuat mata Ayya berbinar.


Senyumnya mengembang dengan sempurna, ketika merasakan masakan pertamanya yang bahkan sebelas duabelas dengan masakan pria itu. Ah alangkah baiknya pria itu, namun sayang dia kembali dongkol mengingat kembali sikap pria itu yang selalu mempersulit dirinya.


Tanpa disadari oleh Ayya, Kini sang Bunda menatapnya penuh bangga.. baru seminggu lalu dia meninggalkan anaknya kini dia mendapati anaknya yang sudah bisa memasak.


Vania mengerutkan keningnya ketika melihat gadisnya yang kembali masam setelah dirinya senyum senyum sendiri. Vania berjalan perlahan mendekati kearah Ayya.


" Sayang,, kenapa" tanyanya memegang pundak Ayya.

__ADS_1


Ayya terkejut, seketik menoleh kebelakang Helaan nafas pun terdengar, ketika mendapati Bundanya.


" Astaghfirullah... bunda ngagetin aja" ucap Ayya sambil mengelus dadanya.


" Kamu kenapa sih, tadi bunda liat senyum senyum sendiri eh tiba tiba aja manyun, kenapa sih putri Bunda ini" tanyanya membuat Ayya tersenyum kikuk.


" Anu Bun, aku,aku sedih jaa takutnya masakan pertama aku gk enak" ucap Ayya beralasan membuat Vania mengerutkan keningnya.


" Yaudah,, sini biar bunda coba" Vania mengambil alih sendok yang sedang dipegang Ayya, mencoba merasakan masakan pertama Ayya.


Dengan perlahan Vania mengunyah nasi gorengnya, seketika dia dibuat terperangah menatap Ayya lalu kembali menatap nasi goreng tersebut.


Bersambung..............


##


Bismillahirrahmanirrahim.. semoga yang baca banyak yaaa.....

__ADS_1


__ADS_2