
Setelah beberapa saat Pangeran Jiro berbincang dengan keluarga akhir nya Saram selesai dengab persiapan nya.
"Salam Yang Mulia Kaisar Salam Yang Mulia Permaisur Salam Para pangeran dan Putri"
"Ayo menantu ku duduk lah di sini"
"Terimakasih !!! Maaf atas ke terlambatan hamba"
"Tidak apa apa nak kami tahu kau pasti lelah kan !!!"
"Ehmmm itu !!! Pipi memerah"
"Adik ipar tidak usah malu lihat lah ini aku membawa kan mu Perhiasan yabg sangat langka"
"Terimakasih Kaka Ipar"
"Kaka ipar lihat lah kain merah ini !!! Ini khusus untuk mu"
"Wahhh ini benar benar indah"
"Bagus lah kalau kau senang"
Mereka berbincang bincang dengan senang dan menerima Saram dengan senang hati Saram pun harus berpisah dengan Kaisar Yujin dan yang lain nya.
"Ayah aku akan sering berkunjung ke istana"
"Saram jangan lupa jaga sikap dan juga Tata Krama mu pada mertua mu dan juga permaisuri lain nya"
"Ayaahhhhh hiks hiks hiks"
"Shutttttt jangan menangis lagi ya"
"Kakaaa"
"Keiiii"
"Kaka ku jangan menangis kau sekarang permaisuri pangeran Jiro aku tidak menyangka kau begitu cantik setelah menikah"
"Keiiiiiii"
__ADS_1
"Bibi"
"Kalian"
"Cepat lah punya anak biar kami memiliki satu sepupu lagi hehe"
"Ehmmm kalian bisa saja Hiks hiks"
"Sudah lah bi jangan menangis saat kami besar nanti kami akan sering berkunjung ke mari"
"Kalian benar benar anak yang kuat"
"Bibiii"
"Sarahhh Ada apa sayang?"
"Ini ambil lah aku membuat kan obat ini buat jaga jaga"
"Terimakasih sayang"
"Baiklah Saram kami pergi dulu Sampai berjumpa lagi Yang mulia Raja Bai"
Mereka pun meninggalkan istana tetapi Saram yang tidak ingin di tinggal mereka mengejar dengan berlari
"Tidak tidak jangan tinggal kan aku Ayaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhh"
"Saram Jangan mengejar mereka lagi !!! Sekarang aku lah yang akan menjaga mu"
"Jirooo"
"Ayo kita kembali ke Istana"
"Ehmmm"
Hidup Saram dan Jiro benar benar bahagia hingga 5 bulan kemudia Saram di kabar kan sedang mengandung dan umur kandungan di perkira kan sudah 2 bulan.
"Tabib apa yang terjadi dengan istri ku?"
"Tenang pangeran Jiro Putri Saram sedang hamil jadi dia harus lebih banyak beristirahat"
__ADS_1
"Benarkahhh bagus lah!!! Akhir nya kau bisa memberikan ku keturunan"
"Ada apa pangeran Jiro ku dengar putri Saram jatuh pingsan di taman"
"Tidak apa apa ayah Dia sedang mengandung dan kelelahan"
"Benarkah seperti nya aku akan mendapatkan cucu lagi hahaha"
"Lihat lah Ayah mu anak ku dia begitu bahagia jadi jaga Saram baik baik"
"Baiklah Ibu"
"Kalau begitu kami tinggal dulu kami akan memberikan hadiah kepada Saram"
"Ehmmm"
"Uhhhh kepala ku sakit"
"Jangan Bergerak kau harus menjaga kandungan mu"
"Kandungan ku??? Apa kah aku hamil?"
"Iyaaaa"
"Benarkah kalau begitu kirim kan pesan kepada Ayah ku"
"Ayah ku akan mengirimkan pedan ke ayah mu nanti sayang"
"Aku benar benar bersyukur bisa mengandung anak mu Jiro"
"Aku selama nya juga akan setia kepada mu !!! Aku akan terus menjaga mu dan anak kita"
"Terimakasih Jiro"
"Jadi sayang kau mau sesuatu?"
"Untuk saat ini aku tidak mengingin kan apa pun !!! aku hanya ingin kau menemani aku untuk saat ini"
"Baiklah aku akan menemani istri tersayang ku ini !!!"
__ADS_1
"Ehmm terimakasih"