Jati Diri Sang Putri

Jati Diri Sang Putri
Akhir Dari Segala Pertemuan


__ADS_3

"Jiro!!!!"


"Kei"


"Apa yang kau lakukan disini !!! bukan kah Saram sudah memperingati mu waktu Yuko baru di lahir kan dia sudah melarang mu untuk melihat nya"


"Aku ayah nya Kei !!! Kau tidak bisa menghalangi ku sebagai seorang ayah untuk bertemu dengan putra ku sendiri"


"Tetapi Saram tidak mengingin kan mu kembali ke pada nya"


"Heh !!! Jika aku menangkap anak mu dan menahan nya !!! Apa kau akan membiarkan nya???"


"Tentu saja aku akan menyelamat kan nya"


"Begitu juga dengan diri ku !!! Aku juga akan menyelamat kan anak ku dari belenggu sepi tanpa ayah"


"Kauuu"


"Sekarang jangan halangi aku!!! heh"


"Jirooooo"


Disisi lain


"Ibuuuu buka pintu nya !!! ibu !!! Ibuuuuuu"


"Yuko tinggal kan ibu"


"Aku tidak mau !!! Sebelum ibu menjelaskan,bahwa paman jiro itu adalah ayah ku"


"Yuko !!! kau itu anak baik jangan membuat ibu marah"


"Ibu aku sudah besar bu !!! ibu tidak mungkin menyembunyikan semua ini terus menerus dari ku bu hiks hiks hiks Ibuuuuu"


Waktu terus berjalan Yuko terus menunggu di depan pintu kamar Saram.


"Tuan ini sudah berjam jam anda berlutut di depan kamar ibunda mu"


"Biar kan saja"


Brak


"Ibu"


"Masuk lah !!! dan kau juga Jiro jangan bersembunyi lagi"


"ehmm"


"Duduk lah"


"Terimakasih sudah mau menerima ku masuk ke istana mu"

__ADS_1


"Ehmmm"


"Ibu apakah benar Paman Jiro adalah ayah ku???"


"Kau sudah besar ibu tidak akan menyembunyikan nya lagi,dia memang ayah mu pangeran Jiro,maaf kan ibu karna sudah menyembunyi kan ini begitu lama"


"Hiks hiks hiks"


"Ibu terlalu egois dan ibu terlalubtajut mengatakan nya kepada mu !!! dan untuk kau Jiro !!! mulai sekrang kau sudah boleh menemui Yuko"


"SAAARAAAAMMM"


"Ada apa Kei ???"


"Pintu masuk dari arah selatan tiba tiba di serang oleh pasukan Raja Dami !!! kita belum menyiap kan apa apa kau secepat mungkin pergi lah dari sini bawa Yuko bersama mu"


"TIDAK !!! Yuko ikut lah dengan ayah mu pergi !!! Kei bawa mereka pergi aku akan mengulur waktu seperti nya waktu ku sudah tiba untuk menghadapi ayah ku yang tua itu"


"Saram kau tidak boleh pergi !!! Aku baru bertemu dengan mu hari ini"


"Kau akan terus bertemu dengan ku,Yuko adalah diri ku !!! Sayang, kau harus ingat setiap pelajaran yang ibu berikan"


"Ibuu kau mau kemana hiks hiks"


"Ibu tidak akan kemana mana !!! Kau laki laki yabg kuat kau tidak boleh menangis"


"Ehmmm"


"Cepat Pergi"


"Raja Dami peperangan kita sudah tidak terhitung,kau selalu melarikan diri dan menahan untuk bertemu putri mu sekarang dia sudah berada di hadapan mu"


"heh... Raja Yujin jangan sombong dulu di sini waktu takdir kematian putri ku akan ku hentikan dengan kata lain aku akan membunuh nya demi kemenangan kali ini"


"Kau masih ingat dengan putri terbuang ini Raja Dami luar biasa kau orang yang begitu hebat !!!! dari pada menunggu lama lebih baik kita lakukan saja sekrang"


"Kauuuu !!! Seranggg"


"Seranggg"


Peperangan begitu sengit saram bahkan melawan langsung Raja Dami,di sisi lain Yuko merasakan firasat yang tidak nyaman dia memutuskan ikut berperang di bantu dengan Jiro,Jiro juga meminta bala bantuan kepada kerajaan nya.


"Ehhhhh hyaaa"


"Uhuk uhuk !!! kalau aku tau akan seperti ini aku akan membunub mu dengan tangan ku sendiri"


"Hehh takdir ku adalah menegak kan ke adilan !!! siapa pun yang membunuh ku harus di adili walau pun kau ayah ku,Hya"


Mereka saling bertarung,hingga Begitu lama saram dengan kekuatan penuh nya berhasil mengambil titik lumpuh dari Raja Dami dan menundukan semua prajurit.


Semua orang yang berada di medan perang menyaksikan kelumpuhan Raja Dami,bahkan Yuko melihat sendiri ibu nya yang sedang melakukan suatu ritual.

__ADS_1


"Ayah apa yang di lakukan Saram??"


"Kei !!! ini gawat,ini adalah ritual yang hilang 10.000 tahun lalu,ini adalah ritual pembangkitan dewa kematian"


"Apa yang akan kau lakukan kepada ku Saram"


"Kematian mu akan datang sebentar lagi"


tiba tiba sebuah cahaya muncul menjulang tinggi sampai ke langit,membuat saram di rasuki para dewa dan dewi.


"Raja Dami kau akan diadili atas segala kejahatan mu di medan perang ini dan segala sesuatu yang kau miliki akan kami ambil kembali"


"TIIIIIIDDDDAAAAAAAKKKKKKK"


Saram pingsan dengam seketika sedang Raja Dami sudah hilang bersama jasad nya.


"Ibuuu !!! Langsung berlari dan memeluk saram !!! ibu ibu ibuuuu"


"Yuuu...koo uhukk !!! keluar darah dari mulut"


"Ibu,aku akan menyelamat kan mu"


"Ehmm,jadi lah anak baik !!! cintai lah orang orang,ramah lah kepada semu orang ibu akan selalu mempeihatikan mu dari jauh !!!"


"Tidak ibu"


"Ji...ro maaf kan...aa..kuuuu"


"Saram"


"Ibu....ibuuu...ibuuuuuuuuuuuuuu hiks hiks hiks!!! kenapa kau meninggal kan ku!!!!"


Kling !!! Kling !!! Kling !!! Suara lonceng kecil terdengar sangat nyaring sangat dekat,seorang dewa dengan tongkat nya datang untuk menjemput kematian Saram


"Kauuu" Kei mengenali dewa tersebut


"Maaf aku harus membawa kembali ibu mu ke alam para dewi !!! Rengkarnasi nya akan kami datang kan kembali ke dunia setelah 10.000 tahun lagi"


"Siapa kau??? jangan membawa istri ku"


"Saya adalah dewa yang selama ini menjaga nya !!!"


Dewa itu menghentak kan tongkat nya dan membersih kan semua arena pertemuran


"Yuko ini adalah jubah api peninggalan ibu mu !!! dia menyulam bya langsung dengan benang sutra dari surga"


"Ibu aku mencintai mu !!! Aku tidak akan melupakan mu"


"Bawa lah Istri ku dan jaga dia dengan baik"


"Terimakasih"

__ADS_1


Saram sudah pergi dan menjadi Dewi keadilan di alam yang berbeda ingatan nya pun hilang dengan seiring berjalan nya waktu tentang diri nya yang menjadi manusia,Peradaban pun semakin berubah dan yang lain nya pun juga hanya menjadi sejarah yang selalu di ingat setiap anak bangsa


TAMAT~


__ADS_2