
Saat Saram baru mengandung 3 bulan akhir nya ada perintah untuk pangeran Jiro menyelesaikan suatu permasalahan di daerah perbatasan dan meninggalkan Saram.
"Aku tidak ingin berpisah dengan mu"
"Suami ku kau itu pangeran kau harus menjalan kan tugas mu"
"Bagaimana dengan diri mu"
"Aku akan menjaga kesehatan ku dan anak kita kau juga tidak akan pergi berperang bukan?"
"Iya aku akan menyelsai kan masalah ini secepat mungkin"
"Kau harus semangat dan setia kepasa ku Suami ku"
"Ehmmm !!! Cup !!! Mencium kening Saram !!! Aku pergi dulu"
"Selamat jalan suami ku"
Waktu demi waktu Saram terus menunggu dan menyakin kan hati nya kalau Jiro akan kembali dengan selamat dan akan terus setia kepada diri nya.
Saat di Taman
"Hai burung burung Kecil !!! Aku datang memberi kalian makan !!!"
"Putri Saram !!! Duduk lah anda harus menjaga kandungan anda !!! Satu bulan lagi anda akan melahirkan"
"Tidak terasa aku sudah mengandung 8 bulan dan ini semakin berat"
"Maka dari itu duduk lah Tuan Putriiiii"
"Hahahaha hanya kau pelayan yang berani memarahi ku"
"Aku di utus langsung oleh pangeran untuk menjaga mu"
"Baiklah Baiklah"
"Lapor !!! Tiba tiba datang"
"Ada apa prajurit?"
"Pangeran Jiro telah tiba"
"Apaaa dia sudah datang"
"Iya Putri Saram dia sedang menunggu di depan pintu Istana"
"Baiklah Aku akan segera kesana"
Saram begitu bahagia saat melihat pangeran Jiro datang dengan keberhasilan yamg cemerlang
"Pangeran"
"Saram !!! Aku benar benar merindukan mu"
"Aku juga sangat merindukan mu"
__ADS_1
Tanpa sengaja Saram melihat sebuah Kereta kuda indah di belakang Jiro
"Jiroo siapa yang di dalam Kereta itu?"
"Diaaaa diaaa"
"Siapa dia Pangeran Jiro"
"Ayahhh diaaa"
"Siapa dia suami ku"
"Dia Selir ku"
"Turun dari kereta!!! Salam Yang Mulia Raja Salam Permaisuri !!! Salam Putri Saram"
"....!! Berbalik"
"Putri Saram kau tidak boleh Lari kau sudah mengandung 8 bulan"
"Ayah Kecewa dengan mu Jiro"
"Ayaahhhh"
"Pangeraaannn"
"Aku akan menyuruh pelayan mengantar mu ke kamar mu"
"Ehmmmm"
"Sarammm buka pintu nya"
"....."
"Sarammm kalau kau tidak membuka pintu nya aku akan menerobos masuk"
"Kau tidak bisa masuk setiap kali hati ku tersakiti semua yang ada di sekitar ku juga merasakan sakit dan tidak akan mau melakukan apa pun"
"Permisi pangeran !!! Saya mau mengatar makanan kepada Putri Saram dari anda datang sampai sekarang dia belum Juga makan sedikit pun ini makanan ke 3 dia membiarkan makanan nya dingin"
"Sarammm buka pintu nya"
"Putri Saram"
"Hiks hiks hikssss Waaaaaaa !!! PRANG PRANG PRANG !!!"
Saram memecah kan semua Guci dan cermin dia menutup semua jendela dan membiar kan kamar nya menjadi Gelap tanpa cahaya
Pangeran Selalu menunggu di depan pintu setiap hari tetapi Saram tidak pernah mau membuka pintu nya dia bahkan hanya menerima pelayan nya saja masuk !!! itu pun saram selalu berdiam di balik tirai yang tidak pernah lagu menampak kan wajah nya
"Salam Kaisar Salam Para pangeran di sini saya pelayan Putri Saram ingin memberikan Laporan di pengadilan ini !!!"
"Sampai kan !!!"
"Hari ini umur kandungan Putri Saram sudah 9 Bulan 5 hari Putri Saram tidak pernah Keluar lagi dari kamar nya semenjak pangeran Jiro tiba dia juga hanya makan sedikit setiap makanan yang saya bawa kan dia selalu tidak habis memakan nya !!! Dia selalu menangis setiap saat Kaisar Ibu Suri !!! Dia tidak pernah berhenti menangis"
__ADS_1
"Kau dengar itu Jiro menantu ku selalu menangis"
"Satu hal lagi besok kita sudah memasuki musim dingin dan kemungkinan bersalju tuan saya takut terjadi sesuatu kepada Putri Saram"
"Hemmm aku mengharapkan bantuan mu karna ini adalah waktu yang genting karna sebenar lagi Saram akan melahir kan !!! Ingat lah ini Jiro kau yang menanam kau juga yang mendapat kan Hasil dan untuk Selir mu aku tidak akan ikut camput !!! Kau urus selir mu !!! aku hanya mempunya Satu menantu dari mu bukan dua ingat itu"
"Andai Saat itu aku tidak mabuk dan juga tergoda oleh selir hui aku tidak akan seperti ini"
"Pangeran"
"Selir Hui kembali lah ke kamar mu kau juga harus menjaga kandungan mu !!!"
"Apakah hamba harus menggugur kan kandungan ini dan kembali ke desa hamba Tuan"
"Tidak Perlu !!!"
"Suara Ini"
"Saram !!!"
"Salam Yang Mulia Raja Salam Ibu suri dan para Pangeran Serta putri"
"Menantu ku di mana Riasan mu kenapa kau hanya mengenakan pakaian Putih Saja kau juga tidak mengikat Rambut mu sayang"
"Ibu suri saya sudah tidak memiliki nafsu untuk merias diri Saya"
"Anak kuuuu"
"Untuk Kau !!! Kau Selir Suami ku dan kau juga sudah mengandung anak Suami ku"
"Ehmmmm!!!"
"Jangan Gugur kan dia !!! Dia berhak hidup"
"Saram maaf kan aku"
"Selama aku hidup aku selalu terkhianati aku mungkin memaafkan mu pangeran tapi kuka yang kau berikan tidak akan sembuh dengan cepat !!! Aku menangis Siang dan Malam aku mengunggu kepulangan mu aku kesepian tapi pengkhianatan yang kau berikan"
"Saram aku bisa menjelaskan"
"Kau tidak perlu menjelas kan !!! Seorang manusia yang harus di suci kan selama 10 tahun seperti diri ku sudah di anugrah kan sesuatu yang bisa mengetahui segala sesuatu saat aku melihat orang itu"
"Lalu kenapa Kau bahagia saat melihat ku pulang???"
"Itu Karna Cinta sudah membutakan ku pangeran"
"Apa sekarang kau tidak mencintai ku"
"Aiu rasa begitu selama sebulan ini aku selalu menangis dan menangis Kaisar Hamba kesini hanya ingin melihat wajah Mertu hamba saya!!! Terimakasih karna sudah menyanyangi hamba"
"Sarammm"
"Dan untuk mu Pangeran Jiro jika kita bisa hidup di masa yang akan datang tolong tepati lah janji mu itu"
"Saram"
__ADS_1
"Hamba Permisi"