
Malam semakin Larut Saram semakin sakit hati,dia beranca untuk meninggal kan Istana
"Pangeran kembali lah lagi besok mungkin putri saram sedang tidur"
"Hari ini dia menampak kan wajah nya aku ingin memeluk nya aku benar benar merindukan kan"
"Pangeran Hamba mau masuk dan mengecek tuan putri saram"
"Ehmm"
Beberapa Saat kemudian di Ruang Keluarga
"Hey jangan Asal menerobos"
"Jika hidup Tuan Putri Saram bahaya Aku akan mencincang tubuh kalian dan akan ku jadi lan pupuk untuk taman istana"
"Hey apa maksud mu"
"Sudah jangan halangi aku"
"Heyyy"
"Salam Kaisar Salam Permaisuri Salam Pangeran"
"Kenapa kau tergesa gesa apa terjadi sesuatu pada Saram???"
"Di luar sedang turun salju dan tuan Putri Saram menghilang dari kamar nya !!! Jendela kamar nya terbuka"
"APAAAA PRAJURIT CEPAT CARI PUTRI SARAM DAN BAWA DIA KEMBALI"
"Ayah aku akan pergi mencari nya"
"Di luar sesang turun salju kau tidak bisa mengendarai kuda"
"Kalau begitu aku akan melakukan nya sendiri"
"Cepat lah cari menantu ku sampai dapat"
Di sisi lain
__ADS_1
"Huuuh huhhh huuhhhh !!! Aku tidak mau !!! tinggal di istana itu aku tidak mau !!! Huuh huuh huuh !!!"
Untung lah Munji yang sudah beberapa tahun keluar perbatasan untuk berperang beserta rombongan nya bertemu dengan Saram yang sedang duduk di bawah pohon.
"Nonaa apa kau tidak apa apa ?Kau mau kemana?"
"Aku aku mau kembali ke Istana Raja Yujin Huhh huhh huhh"
"Apa kau tidak apa apa nona?"
"Perut ku sakit sekali"
"Hahh kau kau keluar darah !!! PRAJURIT CEPAT BANGUN TENDA DAN SURUH TABIN KE SINI"
"SIAP PANGERAN"
"Aaaaaaaaa aku tidak kuat lagi"
"Nona aku akan membantu mu !!! seperti nya kau akan melahir kan"
"Pangeram tenda nya sudah selesai"
"Huuuhhh huuuhh"
"Eeeehhh Kaka Sarammmm !!! Kalian Minggir kaka ku akan melahir kan !!! Dimana tabib nya ???"
"Dia sudah ada di dalam"
"Tabib cepat bantu kakak saya"
"Huuuhhh huuuhh Aaaaaaaaaa......aaaaaaaaaa......aaaaaaaaaaaaa.....aaaaa"
"Tarik nafas yang dalam"
"Aaaaaaaaa"
"Kaka pegang lah tangan ku!!! Pegangan nya kuat sekali"
"Sedikit lagiii"
__ADS_1
"Aaaaaaaaaaaaa"
"Huuuhhh Bayi sudah keluar"
"Huhhhh huhhhh huuuuhhh"
"Tabin kenapa bayi nya tidak menangis"
"Saya tidak tau tetapi bayi ini tidak kenapa napa dia sehat sehat saja !!! Saya akan membersih kan nya dulu"
Karna Saram yang cukup cepat berlari sudah jauh meninggalkan kerajaan Raja Bai dan bertemu sepupu nya Munji pangeran Jiro dan para Prajurit nya tidak dapat menemukan nya.
"PANGERAN MUNJI TELAH TIBA!!!!"
"wahh anak ku kai berhasil"
"Papahhhh"
"Heyyy anak papah dah besar"
"Suami kuuu"
"Ehmm Istri ku tersayang"
"Siapa di kereta kuda itu"
"Ouhh dia Kaka sepupu dia kaka Saram"
"Bibiiiiii"
"Apa Kaka Saram?"
"Iya Malam tadi aku menemukan nya kedinginan di bawah pohon dan sesang turun hujan di wilayah barat !!! dia bahkan tidak menggunakam sendal nya dan dia juga melahir kan seorang pangeran"
"Apaaa?"
"aku tidak tau detail nya !!! dia menangis mungkin dia sedang tertidur sekarang !!! dia cukup banyak kehilangan darah"
"Cepat siap kan kamar buat putri ku"
__ADS_1
Di sisi lain Raja Bai bingunh bangai mana harus menjelas kan tentang kabur nya Saram dari kerajaan di tengah salju yang sedang turun dia takut Raja Yujin akan marah dan menyerang kerajaan nya