Jati Diri Sang Putri

Jati Diri Sang Putri
Meninggalkan Cinta


__ADS_3

Yui Meninggalkan istana di sertai dengan air mata yang mengalir dari mata nya.


Di Jalan kota dekat kedai sang kekasih Yui berjalan perlahan,hingga di lihat nya lah seorang pria yang selama ini selalu membuat nya tersenyum dan yang selalu menyemangati diri nya.


"Yui...(Melambaikan tangan)"


"Bum Chan"(Lari meninggalkan)


"Yui....,kemana dia?apa yang terjadi?aku tau Yui biasa nya akan pergi ke air terjun"


Dugaan Bum Chan benar Yui berada di air terjun,dia melihat Yui yang sedang menangis lalu dia mendekati Yui perlahan.


"Yui....."


"Bum Chan....Aaaaaaaaa....waaaaaaaaaaaa....aaaaaaaa"


"Apa yang terjadi apa kah ada yang merayu mu lagi,atau ada yang mengetahui angka kartu mu hey katakanah sayang..."


"aaaaaaaaaa....."


Yui terus menangis dengan keras dan merasakan sakit hati yang cukup dalam Yui tidak sanggup untuk mengatakan nya kepada Bum Chan.


Bum Chan yang melihat nya terus menangis tiba tiba merasakan firasat buruk tentang keadaan Yui.


"Yui...katakan kepada ku,apa yang terjadi?"


"Aku..ak..aku tidak sanggup mengatakan nya Bum Chan"


"Ayo lah Yui..."


Tiba tiba pengawal Raja Dami datang dengan pengawal kepercayaan nya.


"Kemana saja kau calon Istri ku" Suara Raja Dami di balik pohon.


"Calon Istri,Yui katakan pada ku apa maksud nya?"


"Cepat katakan pada nya Yui,bahwa kau akam menikah dengan ku" Sahut Raja Dami sambil memeluk Yui dari belakang.


"Jangan sentuh dia Yang Mulia Raja,dia kekasih ku!"


"Tetapi dia calon selir ku Bum Chan....Bum Chan aku sudah sering memberikan bonus untuk kedai mu...kita juga kenal...tidak bisa kah kau melepas kan nya???"


"Yui...katakan semua ini hanya candaan kau saja kan...ayo lahh candaan ini tidak menyenangkan Yui"


"Bum Chan,Aku benar benar akan menjadi selir nya Raja Dami....aaaaaa"


"Kau sudah dengar kan...Bum Chan..datang lah besok ke acara pernikahan aku dan Yui,tentu nya sebagai Rakyat yang mengabdi kepada Raja nya"


"Menitik kan air mata" Bum Chan.


"Pengawal"


"Siap Yang Mulia Raja"


"Aaa.."Dipukul


"Yui..."

__ADS_1


"eettsss kau sudah tidak ada berhak lagi untuk menyentuh nya,hari ini aku memaaf kan dia hanya karena aku kasian kepada nya,jika salah satu dari kalian ada yang berani saling bertemu dan ketahuan ku,aku tidak akan menghukum mu tetapi Yui yang akan menjadi pengganti mu,Pengawal bawa Nona Yui kembali ke istana"


"Laksanakan Yang Mulia Raja"


"Kalau begitu aku pergi dulu,Jika kau ingin aku akan memberikan mu seluruh perempuan yang cantik"


"Itu tidak perlu Yang Mulia Raja,ingat lah satu hal aku akan merebut Yui kembali dan tidak akan membiarkan nya terlihat oleh mu bahkan debu dari rambut nya tak akan ku perlihat kan untuk mu"


"Aku sangat menunggu mu Balas dendam...Adik ku Pangeran SAM..."


"Aku rasa hari hukuman ku sudah selesai sebagai seorang Bum Chan pemilik sebuah kedai..."


"Hem...jangan lupa,hadiri acara pernikahan ku dengan Yui"


"Aku tidak akan mengizin kan diri mu merebut setiap orang yang berharga di hidup ku,ibu ku kau renggut kaka kandung ku pun kau renggut,aku tidak akan membiarkan mu menggambil Yui dari ku Raja Dami"


Kemarahan dan Persaiangan di antara Bum Chan yang sebenarnya adalah pangeran Sam dari kerajaan dinasti Qin dengan Yang Mulia Raja Dami begitu segit.


"Kalau begitu aku pamait dulu"


"Aaarrrrggggghhhh awas kalian semua,aku akan membunuh kalian satu persatu"


KEESOKAN HARI


"Adik ku tenang lah,aku akan bersama mu"


"Kak Yujin setelah aku menikah nanti siapa yang akan menjaga Saram?"


"Tenang lah aku yang akan menjaga diri nya"


"Kau fokus saja dengan pernikahan nya"


"Pangeran Sam Memasuki Istanaa..."


"Lihat lah istri ku dia adalah adik ipar mu,dia pangeran Sam" Raja Dami menunjukan kepada Yui.


"Pangeran Sam bukan kah dia menghilang sudah lebih lima tahun"


( cetus Yui dalam hati)


"Istir ku jangan hanya diam saja,acara suci kita sudah selesai kau boleh membuka cadar mu dan lihat lah adik ipar mu yang tampan ini"


"Terimakasih Yang Mulia Raja....."


Betapa terkejut nya Yui bahwa orang yang dia cintai sela ini adalah seorang pangeran yang sudah menghilang.


"Hormat ku kepada kaka ipar"


"ehmm...kau tidak usah menunduduk..."


"Bagaimana istri ku??apakah adik ku tampan?"


"Iya Yank Mulia Raja"


"Lebih tampan mana aku dan adik ku?"


"Tentu saja lebih tampan diri mu karena kau suami ku"

__ADS_1


"Wah...wah...wah...ada apa ini?kalian bercanda tidak ajak ajak!!!Akhir nya...Adik ipar ku kembali dari masa hukuman"Tiba tiba datang


"Salam Permaisuri"


"Eth...tidak usah...bangkitlah,lihat lah dik kaka mu ini dia menikah lagi"


"Ehm...mungkkn itu jodoh nya..."


Saat Tabib Yujin datang membawakan air minum untuk Yui di terkejut melihat Pangeran Sam yang selama ini dia kenal hanyal seorang pemilik kedai biasa.


"Yu...iii,Yui"


"Kaka...."


Yui langsung memeluk Yujin dan menangis tanpa suara,orang orang kira dia hanya memeluk sedih karena akan berpisah,terapi sebenarnya dia menangis karena sakit hati yang dia alami.


"Aku akan mengantar mu kekamar jika kau tidak tahan Yui"


"Kaka...tolong antar aku,aku benar benar tidak kuat......"


"Baiklah,Yang Mulia Raja adik hamba tiba tiba pusing dia harus kembali ke kamar nya"


"Benar kah...biarkan aku saja yang mengantar nya"


"Aa...tidak perlu,aku ingin mengantar nya sendiri yang mulia raja,anggap lah ini sebagai tanda perpisahan"


"Kalau begitu baik lah"


Saat Di Dalam Kamar


"Kaka...........aaaaaaaa.......waaaaaa..."


"Aku tau ini sakit bagi mu,tapi kau harus menikhlas kan nya dik"


"tapi aku tidak kuat kaa..."


"Sabar lah...adik ku sayang,kau boleh menangis di hadapan ku sepuas nya"


"aaaaa....aaaa...aaa..."


Yui pun tertidur di pangkuan Yujin,setelah Yui tidur begitu nyenyak Yujin pun meninggalkan nya dan meninggalkan sepucuk surat untuk Yui.


"Adik ku...apa pun yang terjadi maaf kan aku,demi saram aku harus lari dan membawa nya jauh dari kaisar"


Ternyata Yujin sudah mengetahui bahwa Saram adalah anak dari Raja Dami yang di buang nya karena ramalan yang akan menghancur kan nya,Yujin tidak sengaha mendengar pembicaraan itu saat lewat di depan pintu belajar Yang Mulia Raja Dami.


"Apa kau Yakin bahwa bayi yang di bawa Selir Yuan sudab meninggal?"


"Benar yang mulai,dia menjatuh kan diri di gunung Timur"


"Entah mengapa aku curiga dengan Tabib Yujin dan adik nya Yui"


"Ternyata Saram kecil anak dark Raja Dami,aku tidak percaya ini" Cetus dalam hati Yujin


Kembali pada kenyataan.


"Adik ku aku selalu mencintai mu,kau tidak perlu khawatir aku selalu menjaga mu cup"

__ADS_1


Yui



__ADS_2