
Merasa ada yang duduk disebelahnya, Elin pun perlahan menoleh ke arah sampingnya. Ia memandang orang yang disebelahnya dengan tatapan intens.
nih orang main duduk-duduk aja tanpa bilang permisi dulu gak sopan banget sih, bikin kaget aja. Dan gak bilang minta maaf lagi, dasar. batin Elin
Belum sempat ia membuka mulut, tiba-tiba bel sudah berbunyi nyaring. hingga membuatnya mengurungkan niatnya untuk menegurnya. Tak berapa lama, pengawas masuk kedalam ruang ujian membuat siswa diam. Setelah pengawas masuk, semua siswa pun mulai berdoa dan seelah selesai pangawas pun membagikan soal ujian dan lembar jawab.
Setelah membagikan pengawas pun mulai memeriksa kelengkapan seragam dan juga kartu peserta ujian. Sembari menunggu waktu pengerjaan dimulai, pengawas ujian pun mulai berkeliling hingga ia berhenti di meja Elin dan Angga, beliau mulai memeriksa keduanya. Setelah dirasa lengkap dan Elin pun membawa kartu ujian, ia pun lepas dari hukuman. Kemudian beralih pada Angga dan saat pengawas mau memeriksa kartu ujian pun wajah Angga mendadak pucat bagaimana tidak pucat kalau dia tidak membawa kartu ujiannya, entah itu kartu tertinggal dimana.
''Dimana kartu ujian kamu'' tanya pengawas yang tak melihat kartu ujian muridnya
'' maaf pak, saya tidak membawanya sepertinya tertinggal dirumah'' jawabnya sedikit takut karena tau konsekuensinya
'' kamu tidak niat mengikuti ujian sampe kartu ujian pun lupa'' dengan nada tinggi. '' sekarang kamu keluar, kerjakan ujian diruang sekretariat'' titahnya masih dengan nada tinggi
'' iya pak'' dengan lesu, ia pun berjalan keluar menuju ruang sekretariat
Angga tau kalau ia tidak membawa kartu ujian pasti akan seperti ini dan ini akan berlanjut sampe nanti di pelajaran sebelumnya.
Selang beberapa menit waktu pengerjaan ujian dimulai. Siswa-siswi pun sibuk mengerjakan soalnya dengan teliti dan khidmat tapi itu tidak berlansung lama. Karena sekarang keadaan sudah tidak setenang tadi, banyak siswa-siswi yang mencari jawaban teman atau sibuk menyontek....hehehe. Seperti sekarang Elin dan Laras tengah berdiskusi soal ujian dengan berbisik-bisik agar tidak ketahuan oleh pengawas.
'' Lin jawaban no. 3 apa kasih tau dong '' tanyanya dengan suara pelan
'' iya bentar lagi gue tulis nih jawabannya'' balasnya dengan tak kalah pelan. ''gila jawabannya panjang kali lebar kaya rumus matematika'' sambungnya
'' oke gue tunggu''
Setelah sudah menulis semua jawaban, Elin pun bertanya pada teman-temannya itu
'' Ras no 3 tadi jadi nggak '' tanya Elin berbisik
'' jadi dong ''
Elin pun memperlihatkan jawabannya dengan lembar jawab berada di samping Elin dan agak kebawah. Mata Elin terus memandang kedepan agar tak ketahuan sedangkan Laras tengah khidmat menyalin jawaban. (hehehe sepertinya authornya pengalaman nyontek😂😂)
Tak lupa Elin pun bertanya pada sahabatnya yang lain. Dirasa sudah semua, Elin pun memberanikan diri bertanya pada pengawas
'' pak maaf, apa jika sudah selesai mengerjakan diperbolehkan keluar atau menunggu bel selesai dulu'' tanyanya setelah mengangkat tangannya
'' diteliti lagi jawabannya jangan terburu-buru''
'' sudah saya teliti berkali-kali pak''
lagi pula mau diteliti berapa lama lagi jawabannya gak berubah, benar atau salah gue ingetnya itu. gumamnya lirih agar tak didengar pengawas
__ADS_1
'' tunggu 5 menit lagi, setelah itu boleh dikumpulkan ''
'' baik pak''
Setelah tiba waktu yang ditentukan oleh pengawas ujian Elin pun mengumpulkan lembar jawabannya kemudian ia keluar dari ruangan.
'' huuf,,,,akhirnya selesai juga pelajaran pertama'' ucapnya setelah diluar ruangan
'' iya, habis ini matematika ''
'' eh iya dan lo jangan lupa sama gue Ras'' sembari menunjuk Laras. '' kalo lo sampe lupa awas aja nanti '' ancam Elin
'' iya iya''
...****************...
Ditempat Angga
'' baru aja hari pertama udah apes aja '' gerutunya. ''mana nih soal susah lagi jawabannya....pusing....pusing'' menggeleng-gelengkan kepala
Angga kembali mengerjakan soal dengan grusak grusuk memikirkan jawaban yang tak kunjung datang di otaknya. Setelah berjam-jam berkutat dengan soal itu akhirnya selesai juga dan waktunya dikumpulkan.
'' ini Bu, soal dan jawabannya '' menyerahkan pada penjaga diruang sekretariat
'' iya Bu''
Tidak terasa hari pertama ujian sudah selesai dengan lancar bagi Elin dan teman-temannya, tapi tidak bagi Angga yang sial dihari pertama. Angga pun kembali ke rumah dengan wajah yang lesu.
Ditengah perjalanan pulang Angga bertemu dengan Dimas sahabatnya itu.
'' lo ngapain disini Dim?'' tanyanya setelah berhenti didepan Dimas
'' lagi nunggu abang rujak '' jawabnya sambil celingak-celinguk
'' sejak kapan lo doyan rujak'' tanyanya heran karena pasalnya Dimas ini orang yang suka makan rujak
'' gue gak doyan rujak tapi gue beli rujak buat kakak gue yang lagi ngidam jono '' sahutnya
''ooooo.... bilang dong dari tadi''
'' lo gak nanya ogep'' kesal karena ni orang nanya mulu. ''udah sono pulang'' usirnya karena merasa terganggu dengan sahabatnya itu
'' iya gue pulang '' sembari mengayuh sepedanya
__ADS_1
Tak berapa lama pun Angga sampai dirumahnya. Dengan mengucap salam, ia masuk ke dalam rumah yang tengah melihat adik kecilnya sedang bermain.
'' lagi apa fan?'' tanyanya menghampiri sang adik
'' eh abang, lagi main game bang'' jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya
''ck...ngomong itu lihat orangnya dong''
''hehehe kan lagi fokus bang'' terkekeh kecil
'' udah sana abang masuk kamar terus bersih-bersih'' titah sang adik
'' ck....anak kecil udah main suruh-suruh'' berdecak kesal
'' gak apa-apa bang,,, sekali-kali''
'' dasar adik sialan '' merenggang naik keatas tangga
''bodoamat'' teriaknya
...----------------...
Elin sekarang berada di Supermarket karena keperluan pribadinya sudah habis dan yang pasti cemilannya pun sudah menipis. Elin tengah asik memilih-milih cemilan yang akan dibelinya. Saat sedang asik-asiknya memilih tiba-tiba ia dikagetkan dengan kedatangan seseorang yang sudah berada di belakangnya.
''hai Lin'' sapanya berdiri di belakang Elin
'' hisst....ngagetin aja sih nih orang'' belum membalikkan badannya dan saat ia berbalik betapa kagetnya bahkan sampe matanya melotot lebar ketika tahu siapa yang berada di depannya ini
'' apa kabar lin?'' katanya sambil tersenyum manis
'' baik '' jawabnya ketus
'' lagi belanja cemilan ya'' tanyanya lagi
''udah tau nanya'' katanya yang masih ketus
'' mau gue bantuin nggak'' masih tersenyum dan lembut
'' gak usah yan, gue gak mau ada yang salah paham'' ucapnya yang sudah tak ketus lagi
Ya, orang yang bertemu dengan Elin adalah Riyan. Orang yang pernah buat masalah dalam kehidupan Elin dan memporak-porandakan bertemanan Elin dan kawan-kawannya. Riyan memang mencintai Elin, sejak pertama kali bertemu dengan kakak kelasnya itu. Riyan sendiri masih punya pacar walau ia mencintai dan terus mendekati Elin.
#Flasback On
__ADS_1
Seorang gadis lari-lari dari parkiran menuju ruang ujiannya karena bel masuk sebentar lagi berbunyi. Mau tidak mau ia harus ikut lomba lari dengan bel masuk. Saat sudah masuk, ia tak perlu pusing-pusing lagi mencari tempat duduk karena setiap ujian, ia selalu duduk di depan Laras dan dengan cepat mendudukkan bokongnya ke kursi sembari menetralkan nafasnya yang tersengal- sengal.