Jodohku Titipan Dari Surga

Jodohku Titipan Dari Surga
Bab 16 : Dia yang Spesial bagiku


__ADS_3

Aqila membulatkan matanya saat melihat sosok lelaki di balik helm itu. Rasanya tak percaya dan jantungnya berdegup dengan kencang. Ya , siapa lagi kalau bukan dia.


" A-Akhtar???" ucapnya dengan ragu


Lelaki itu tersenyum tipis. Akhtar adalah seorang lelaki yang selalu saja membuat Aqila salah tingkah. Meskipun di barengi dengan rasa cuek dari Aqila , itu tak akan pernah membungkam rasa yang mendalam di hatinya. Pria yang di kenal begitu dingin di kalangan para wanita , tetapi tidak dengan Aqila. Sikapnya pada Aqila berbeda dari yang lainnya.


Bagaimana tidak? , Aqila adalah teman masa kecilnya . Ia selalu hadir disaat kesunyian dalam hidupnya . Gadis itu sangat memiliki nilai spesial di hatinya.


Menatap lekat Aqila , " Maaf ya. Aku telat." ucapnya dengan pelan


" k-kenapa?...kamu kok baru muncul??? terus tumben banget kamu telat ke sekolah?" tanya Aqila dengan serius


Akhtar tersenyum tipis , " Sengaja...tadi aku tanya hanif..katanya kamu ketiduran... rencananya mau jemput di rumah...eh ketemunya di sini"


"ouh gitu...makasih ya udah mau peduli" ucap Aqila sembari membalas senyumannya


" Ya udah...jangan banyak bicara...naik cepat...dari tadi udah bel masuk"


" Baik..."


Akhtar menjalankan motornya dengan cepat bagai pembalap liar yang profesional. Dalam beberapa menit mereka pun tiba.


Setelah turun dari motor , Aqila memperbaiki anak rambutnya yang berantakan karena kipasan angin yang kencang saat berkendara.


Sedangkan Akhtar tengah memarkir motornya pada tempat parkiran.


Saat Aqila menatap lelaki itu dengan lekat , ia sempat terpikir oleh sesuatu.


" A..Akhtarr!" panggilnya


Lelaki itu menoleh dengan santai .


" Iya..." jawabnya datar


Aqila berlari kecil mendekatinya dan menatap lekat lelaki itu.

__ADS_1


" Kamu belum jawab pertanyaanku tadi!"


"Pertanyaan apa?" jawabnya tak peduli namun di balas dengan tatapan intens dari Aqila


"Eh?...iya...aku ingat" lanjutnya dengan takut


" kenapa?...kamu marah ya sama aku?...aku kan udah cuekin kamu!"


" Gak kok...bukan itu...sebenarnya aku gak muncul di sekolah karena ada kedukaan..." ungkapnya dengan sendu


Kedukaan? bisanya dia gak kasih tau aku! . batin Aqila


Menatap dengan lekat dan sendu , "Kenapa kamu gak kasih tau aku?" tanya Aqila .


" Karena aku takut kamu masih sibuk...dan Aku takut kalau ayah kamu marah lagi" jawabnya


Mereka berteman cukup lama. Sebelum Hanif datang ke kehidupan Aqila waktu kecil . Aqila dan Akhtar sudah lebih dulu bersahabat. Mereka selalu bersama , baik itu suka maupun duka. Namun setelah keluarga Akhtar mengetahui bahwa Aqila dan hanif telah di jodohkan , maka mereka dengan berat hati berusaha menjauhi dan meninggalkan Aqila. Sebab tak baik jika menganggu hubungan orang. Apalagi hanif berasal dari keluarga terpandang.


Namun hati gadis itu terlalu baik dan tulus dalam berteman dengan Akhtar. Mereka bertemu saat masuk SMA yang sama. Rasa rindu mereka akhirnya terobati. Kedua sahabat yang terpisah cukup lama akhirnya bisa kembali bersatu. Hampir 3 tahun telah mereka lewati bersama . Meskipun ketika kedatangan Hanif membuat mereka sedikit terpisah.


Akhtar memahami perasaan Hanif jika ia mendekati Aqila. Jadi , ia kembali manjauhi aqila secara perlahan. Walau itu sakit dan berat , apalah dayanya. Sekarang Akhtar telah menjadi lelaki yang mandiri . Keluarganya telah menjadi pengusaha sukses di kota.


Karena Style Akhtar yang sedikit berbeda dari dahulu , lelaki itu telah menjadi populer di kalangan wanita. Wajahnya yang tampan dan akan menjadi penerus kekayaan orang tuanya , bagaimana tidak dikejar oleh wanita? .


Aqila sangat disenangi oleh orang tua Akhtar. Sebab gadis itulah yang pertama dan terakhir yang mau berteman dengan Akhtar baik saat susah maupun senang. Meskipun dimata Ayah Aqila , dia adalah anak yang manja dan keras kepala. Tetapi gadis itu memiliki sisi baiknya tersendiri.


Setelah mendapat penjelasan dari Akhtar , mereka berlari bersama menuju kelasnya. Meskipun Akhtar dan Aqila berbeda kelas namun tujuannya sama. Akhtar mendapat kelas 12 A sedangkan Aqila Mendapat kelas 12 B secara kebetulan kelas mereka berdampingan.


" Aku duluan ya! " teriak Akhtar dan dibalas dengan anggukan oleh Aqila


Gadis itu berhenti sejenak untuk mengatur nafas. Sesekali ia melirik ke jendela atas kelasnya untuk memastikan. Kegugupannya mulai melanda dirinya. Sebab ini akan menjadi pertama dan terakhir baginya terlambat masuk kelas.


" Ini semua gara-gara HANIF!!!" bisiknya saat menjinjitkan kakinya agar penglihatannya sampai pada kaca jendela itu


Setelah memastikan keadaan kelasnya , gadis itu memberanikan diri untuk masuk kedalam. Waktu pelajaran sisa 15 menit lagi sepertinya masih ada waktu untuk mengikuti ulangan.

__ADS_1


" Assalamualaikum bu" ucap Aqila dengan gugup


" Wa'alaikumussalam" jawab temannya kompak


"Aqila!!!... kenapa telat? sudah jam berapa ini hah?" tanya bu guru dengan tegas


Aqila berusaha menjelaskan alasannya dengan jujur. Sesekali ia meneteskan air matanya agar menggambarkan suasana hatinya yang kaku. Berharap guru itu mengerti akan keadaannya saat ini.


" ya sudah..sana cepat duduk!!!...untuk kamu...ibu kasih soal sebanyak 15 nomor!!!"


" Apa!!" tanya teman-temannya yang kaget sebab soal yang diberikan sebenarnya hanya 10 nomor


Aqila hanya membulatkan matanya saat mendengar ucapan gurunya. Namun bagi gadis itu tak masalah. Aqila terlahir dengan daya tangkap yang cepat. Kepintarannya bisa melampaui seluruh teman kelas 12 nya. Ya , dia selalu memegang gelar juara umum 1 atau 2. Saingannya tidak lain adalah Akhtar.


Mereka berdua sangat populer di sekolah. Aqila terkenal dengan kepintaran dan keusilannya serta bakat-bakat yang ia tunjukan dalam sebuah lomba ataupun acara sekolah. Sedangkan Akhtar terkenal tidak lain karena kepintarannya. Wajahnya yang tampan dan sikapnya yang dingin sangat menjadi kebanggaan wanita disana.


" Baik bu " jawabnya dengan tenang


****


Bel istirahat berbunyi keras. Tampak para siswa dan siswi bermondar-mandir disetiap koridor kelasnya masing-masing. Tetapi tidak dengan Aqila. Ia kembali dilanda dengan rasa kantuknya. Matanya serasa berkunang-kunang apalagi ditambah dengan rasa lelahnya dalam berpikir dan bertindak.


Gadis itu menyandarkan kepalanya pada meja untuk melepas rasa kantuknya. Kembali ia memejamkan mata agar dirinya merasa rileks.


"Aqilaaa" panggil Nawa dengan suara parau


Mereka bertiga dilanda dengan rasa kantuk yang begitu hebat. Mata panda sebagai cermianan wajah mereka.


" hmmm" jawab aqila tak peduli


"A-aku sangat mengantuk...hoaamm"


"hmmm" gumam Aqila


Tak ada jawaban yang menarik . Aqila mulai masuk kedalam dunia mimpinya. Sedangkan Nawa kembali tertidur dengan pulas. Di sisi lain , Rosy sudah tertidur lebih dulu saat guru keluar dari kelas. ia mulai menyusun bangkunya menjadi 3 atau 4 bagian agar bisa ia gunakan sebagai alas tidur. Ya , itu adalah hal biasa yang dilakukan anak sekolah jika ingin tidur.

__ADS_1


Bersambung...


Makasih ya buat kalian yang masih setia dengan novel aku. Jangan lupa Like and favoritin . Terus vote dan ratenya yaa...yuk saling mendukung... ^_^


__ADS_2