KAISAR 12 ELEMEN S2

KAISAR 12 ELEMEN S2
CH 40 : Rencana Utama di Mulai


__ADS_3

Sementara itu di waktu yang sama, kelompok yang di pimpin oleh Nyonya Baiyuan masih menjalankan rencana mereka tanpa ada halangan.


Di dalam Aula Perjamuan di dalam Istana, mereka dan para tamu lainnya tampak menikmati jamuan Istana dengan tenang dan gembira.


Di pesta tersebut, Tang Chen dan Sea Lin yang bertugas sebagai pengawal hanya berdiri tegap di belakang Nyonya Baiyuan dan Bai Meng.


Selain hanya berdiri tegap di belakang Nyonya Baiyuan dan Bai Meng, Tang Chen dan Sea Lin terlihat sedang mengamati sekeliling mereka dengan teliti.


*Di sini banyak sekali orang-orang kuat dari berbagai Fraksi Besar maupun Kecil. Bahkan tiga di antaranya adalah Para Pemimpin yang berasal dari empat kekuatan utama di Kerajaan Li. Dan tidak hanya itu, beberapa orang yang berdiri di belakang Li Danrui pastinya adalah orang-orang yang berasal Negara Xiao. Aku tidak bisa mengetahui seberapa kuat kekuatan mereka. Mereka pasti adalah orang-orang yang telah mencapai Tingkat Senior* pikir Tang Chen yang sedang mengamati keadaan sekeliling mereka.


Kemudian di saat Tang Chen masih mengamati keadaan di sekelilingnya, Sea Lin yang ikut mengamati di sampingnya melihat seseorang yang mereka kenal.


"Tang Chen!" panggil Sea Lin tanpa mengalihkan pandangan dari orang tersebut.


"Ada apa? Apakah kamu menemukan sesuatu?" saut Tang Chen bertanya kepada Sea Lin.


"Pria itu..., bukankah dia adalah orang menyebalkan yang kita jumpai di depan gerbang kota beberapa hari lalu? Kalau aku tidak salah, Kakak Besar sepertinya pernah menyebutkan nama orang itu. Kalau aku tidak salah sepertinya nama orang itu adalah Su Chen" kata Sea Lin memberitahu Tang Chen.


"Yah, tidak mengejutkan jika orang menyebalkan itu juga ada di sini. Sesuai perkataan Evan, karena orang itu adalah salah satu murid terbaik Sekte Laut Biru, dia pasti mengikuti orang-orang Sekte Laut Biru untuk datang ke perjamuan ini!" kata Tang Chen pada Sea Lin.


Kemudian di tengah percakapan Tang Chen dan Sea Lin, tiba-tiba Nyonya Baiyuan yang duduk di depan mereka berkata kepada mereka.


"Sea Lin dan Tang Chen, kalian masih ingat rencana kita datang ke sini?" tanya Nyonya Baiyuan tiba-tiba.


"Tentu kami ingat. Bukankah rencana kita datang ke tempat ini untuk membuat keributan?" ujar Tang Chen menjawab Nyonya Baiyuan.


"Baguslah kalau kalian berdua masih ingat. Sekarang mari kita buat sedikit keributan dan hiburan di tengah pesta ini!" kata Nyonya Baiyuan sembari tersenyum menyeringai.

__ADS_1


Melihat Nyonya Baiyuan yang mengatakan hal tersebut sembari tersenyum menyeringai, Sea Lin dan Tang Chen terlihat menanti apa yang akan direncanakan oleh Nyonya Baiyuan.


"Tuan Kaisar, saya sebagai salah tamu ingin mengajukan permintaan. Bolehkah Tuan Kaisar mendengarkan permintaan saya?!" pinta Nyonya Baiyuan sembari memberi hormat kepada Li Danrui dengan mengepalkan kedua tangannya.


Li Danrui yang sedang mengobrol dengan orang-orang Kerajaan Xiao dan kepala Keluarga Fang, Fang Tianming kemudian menoleh ke arah Nyonya Baiyuan.


"Hmmm..., baiklah. Mumpung suasana hati saya sedang gembira, Saya sebagai Tuan Rumah dalam pesta ini akan mendengarkan permintaan Nyonya Bai, tamu terhormat saya. Kalau boleh tahu, apa yang ingin Nyonya Baiyuan minta?" tanya Li Danrui mempersilahkan.


"Karena Tuan Kaisar sudah bertanya, kalau begitu saya tidak akan sungkan lagi. Menurut saya jamuan di sini sedikit membosankan. Karena kita sedang minum, maka sudah seharusnya jika ada sedikit pertunjukan untuk dipertontonkan. Bukankah begitu, Tuan Kaisar?" ujar Nyonya Baiyuan.


"Benar, aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Nyonya Bai. Bukankah akan menyenangkan, jika kita menunjukkan tontonan yang menarik di tengah-tengah kegembiraan ini?" kata Sang Pemimpin Sekte Naga Api, Ren Shaoyang.


"Yah, aku juga setuju dengan pendapat Nyonya Bai dan Pemimpin Sekte Naga Api. Tidak akan menyenangkan jika tidak ada tontonan yang bagus di tengah-tengah kegembiraan ini!" kata Pemimpin Sekte Laut Biru, Gang Suai.


"Yah, aku juga setuju. Bagaimana pendapat mu tentang ini, Kaisar?" tanya Fang Tianming yang duduk di dekat Li Danrui.


Melihat Li Danrui yang merupakan Tuan Rumah Pesta telah setuju, Para Pemimpin kekuatan besar yang ingin menunjukkan kekuatan generasi muda mereka kemudian saling tersenyum diam-diam.


Namun di sisi lain, Nyonya Baiyuan yang melihat rencananya berjalan dengan mulus kemudian tersenyum dan menyeringai.


"Rencana berjalan dengan sukses! Sekarang untuk rencana selanjutnya, aku serahkan semuanya kepada kalian berdua!" kata Nyonya Baiyuan kepada Sea Lin dan Tang Chen melalui telepati.


"Nyonya Bai, tenang saja. Rencana selanjutnya anda bisa menyerahkannya kepada kami!" kata Tang Chen menjawab melalui telepati.


Kemudian setelah bagian tengah Aula Perjamuan dikosongkan sebagai panggung, para generasi muda bertalenta dari berbagai Fraksi segera berdiri dan bersiap untuk menunjukkan kemampuan mereka.


Akan tetapi sebelum seseorang dari fraksi lain naik ke atas panggung, Tang Chen yang ingin membuat sedikit keributan kemudian naik ke atas panggung dengan pedang di punggungnya.

__ADS_1


Melihat Tang Chen, seorang pemuda yang tidak terkenal naik ke atas panggung, seketika membuat semua orang yang ada di sana merasa terkejut dan bertanya-tanya siapa pria tersebut.


"Pemuda, bisakah kamu memperkenalkan kepada kami siapa dirimu?" tanya Li Danrui.


"Izin menjawab Tuan Kaisar! Nama saya Tang Chen, saya murid dari Gedung Baiyuan sekaligus pelayan pribadi Nona Bai Meng!" jawab Tang Chen seketika menjawab rasa penasaran Li Danrui dan semua orang.


"Hoho.., ternyata murid dari Gedung Baiyuan. Karena kamu telah naik ke atas panggung, bisakah kamu beritahu kami apa yang ingin kamu tunjukkan?" tanya Li Danrui.


"Izin menjawab Tuan Kaisar! Saya ingin menunjukkan Pertarungan!" jawab Tang Chen mengejutkan semua orang.


Mendengar jawaban Tang Chen yang ingin menampilkan pertarungan di dalam Aula Perjamuan Istana, Li Danrui kemudian mengerutkan keningnya.


"Pertarungan? Aku tidak mengira kamu cukup berani untuk mengatakan itu, anak muda. Tidakkah kamu tahu pertarungan di larang di dalam Istana?" kata Li Danrui sedikit marah.


"Tentu saja saya tahu kalau pertarungan di larang di dalam Istana. Tetapi saya bersedia menekan tingkat kultivasi saya agar tidak menimbulkan kerusakan!" kata Tang Chen.


"Hmmm...., kalau begitu saya izinkan. Tapi karena kamu ingin menampilkan sebuah pertarungan, maka kamu tidak bisa menampilkannya seorang diri. Kamu harus ada seseorang yang bersedia bertarung dengan mu!" kata Li Danrui.


"Benar kata Kaisar, saya tidak bisa menampilkan sebuah pertarungan sendirian. Maka dari itu, saya ingin bertanya kepada teman-teman bertalenta yang ada di sini, adakah diantara kalian yang bersedia tampil dan bertarung dengan ku di sini?" tanya Tang Chen sembari tersenyum dengan sombong.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


......................


......................

__ADS_1


......................


__ADS_2