
Liana baru saja akan memejamkan matanya, saat tiba-tiba Adit menggulingkan tubuhnya dan menindih Liana.
"Apa kau berselingkuh dengan Rifan?" Tanya Adit seraya menatap tajam ke arah netra milik Liana.
"Berapa kali aku bilang. Kami hanya teman, Dit! Kamu sudah tanya sendiri pada Rifan tadi, lalu kenapa kamu membahasnya lagi sekarang?" Jawab Liana kesal. Wanita itu memalingkan wajahnya.
"Karena dari caramu menatap Rifan, aku seperti melihat kalau kamu jatuh cinta pada pria itu, Liana," Adit membelai wajah Liana .
"Itu hanya perasaanmu saja," sahut Liana cepat.
"Aku akan mengantar jemputmu mulai besok dan seterusnya. Aku tidak mau kamu berangkat dan pulang kerja sendirian apalagi bersama pria bernama Rifan itu," ucap Adit posesif.
Pria itu mulai menciumi setiap inchi wajah Liana.
Tangannya juga bergerilya untuk membuka kancing piyama Liana.
"Kamu itu istriku, Liana. Hanya aku yang boleh menyentuh sekaligus menjamah tubhhmu," Adit sudah melepaskan baju tidur Liana. Pria otu mengecup bibir Liana dengan mesra dan dalam.
Liana hanya diam dan menikmati semuanya tentu saja.
Liana mungkin bertukar chat mesra bersama Rifan, tapi Liana tidak pernah tidur dengan pria itu. Hanya Adit yang selama ini menjamah dan mencumbu tubuh Liana.
Tubuh polos Adit dan Liana kini saling bergumul di atas ranjang, melepaskan hasrat yang membara di dalam diri keduanya. Berkali-kali Adit menyentak masuk ke dalam milik Liana. Dan entah sudah berapa kalo Adit menumpahkan cairan kenikmatan itu di rahim istrinya.
Apa masalahnya?
Liana istri Adit, dan tentu saja Adit bisa melakukan hal seperti ini kapanpun Adit mau untuk menunjukkan kepemilikannya atas Liana.
Liana milik Adit. Jadi sampai kapanpun Adit tidak akan membiarkan pria lain menyentuh apalagi menjamah tubuh istrinya tersebut. Liana hanya untuk Adit.
****
__ADS_1
"Apa Rifan ijin lagi?" Tanya Liana pada salah satu karyawan yang menunggu toko di sebelah toko kosmetik tempatnya bekerja.
Itu adalah toko tempat Rifan bekerja. Dan ini hari ketiga Liana tidak melihat Rifan di toko tersebut.
Liana juga tak lagi bisa menghubungi nomor Rifan. Sepertinya pria itu memblokir kontak Liana.
"Rifan sudah resign kemarin," jawab karyawan yang juga teman satu tim Rifan tersebut.
"Apa?" Liana tampak terkejut.
"Apa kau tahu dia bekerja dimana sekarang?" Tanya Liana lagi.
Karyawan tersebut menggeleng,
"Yang aku dengar Rifan da istrinya juga sudah tidak berada di kota ini. Mereka pindah ke kota lain," jelas karyawan tadi.
Liana menghela nafas,
Namun selama satu hari itu, Liana seperti tidak konsen untuk bekerja. Pikiran Liana masih saja tertuju pada Rifan yang tiba-tiba resign dan meninggalkan kota ini.
Apa itu artinya Rifan juga sudah berniat untuk mengakhiri hubungan terlarangnya bersama Liana?
****
[Rifan, kamu pindah kemana?] -Liana-
[Maaf, ini dengan siapa, ya?"] -Rifan-
Liana memang menghubungi Rifan dengan nomor baru. Liana hanya ingin tahu kabar Rifan sekarang.
[Aku Liana] -Liana-
__ADS_1
[Kenapa kamu menghilang begitu sja, Fan? Kenapa tidak memberiku kabar kalau kamu akan pindah?] -Liana-
[Maaf, Liana. Tapi aku rasa semua yang pernah terjadi diantara kita harus kita akhiri sekarang.] -Rifan-
[Kenapa?] -Liana-
[Aku tidak mau terus-terusan menyakiti hati Dita, Li. Kami akan punya bayi sebentar lagi. Aku ingin menjadi suami yang bertanggung jawab] -Rifan-
[Maaf, Liana] -Rifan-
Tes,
Airmata Liana turun begitu saja di kedua pipinya. Cepat-cepat Liana menghapusnya.
Liana sudah terlanjur nyaman dengan Rifan. Tapi bagaimanapun juga, Liana tidak boleh egois. Liana sudah memiliki Adit dan Rifan sudah memiliki Dita.
Dan niat awal Liana berselingkuh dengan Rifan hanya karena Liana ingin membalas perbuatan Adit yang juga berselingkuh dengan Mela beberapa tahun silam. Mungkin sekarang saatnya Liana mengakhiri semua kenakalannya ini.
Liana sudah menjadi milik Adit. Dan Liana pikir sudah cukup Liana memberi pelajaran pada Adit.
Baiklah, mungkin hubungan Liana dan Rifan memang hanya cukup sampai di sini. Liana akan kembali fokus pada Adit dan menjalankan perannya sebagai istri sepenuhnya untuk Adit.
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir hari ini.
Jangan lupa like, komen, dan vote 💕
__ADS_1