
Genap satu bulan sudah Adit dirumahkan dan berganti profesi menjadi ojek online. Dan satu pekan belakangan, Liana mulai mencium gelagat mencurigakan dari Adit.
Mulai dari Adit yang sering marah-marah tak jelas, lalu uang hasil ngojek yang tak tahu rimbanya, sampai Adit yang gelagapan setiap kali Liana memergokinya sedang senyum-senyum sendiri di depan ponselnya.
Apa Adit selingkuh lagi dengan l*nte sialan itu?
Hati Liana sebenarnya sudah sangat geram. Tapi sekuat tenaga, Liana menahan diri dan tidak menunjukkan kecurigaannya di depan Adit. Liana pura-pura bersikap cuek pada perubahan sikap Adit yang drastis ini.
"Gimana, Dit? Ada uang gak untuk beli bukunya Atta?" Liana bertanya pada Adit yang baru pulang ngojek.
"Tidak ada hasil hari ini. Orderan sepi. Kamu cari pinjaman saja sana!" jawab Adit dengan nada malas.
Pria itu masuk ke kamar mandi seraya membanting pintu.
Liana hanya bisa mengelus dada dan menggerutu dalam hati.
Sepertinya feeling Liana kali ini benar. Adit mulai bermain serong lagi di belakang Liana.
****
Malamnya, Liana pura-pura tidur saat Adit masuk ke kamar.
Adit membaringkan tubuhnya di samping Liana dan segera mengeluarkan ponsel dari saku celananya.
Sudah satu pekan, ponsel yang di password tersebut tidak lepas dari genggaman Adit. Bahkan saat ke kamar mandi pun Adit juga membawa ponsel tersebut.
Liana mencuri pandang saat Adit mulai mengetikkan password di ponselnya.
Dapat!
Liana kembali memejamkan matanya dan pura-pura tidur setelah tahu password ponsel Adit.
Malam ini Liana akan beraksi dan membongkar semuanya.
****
Akhirnya Adit tertidur pulas saat jarum jam menunjukkan pukul dua malam.
__ADS_1
Dengan sangat hati-hati, Liana mengambil ponsel Adit dan memeriksa semua riwayat pesan di ponsel tersebut.
Pesan terbaru yang masuk adalah atas nama Alim.
Siapa Alim?
Liana menelusuri pesan tersebut hingga ke bagian bawah. Dari gaya bahasa chat yang digunakan Alim, Liana sudah bisa menebak kalau Alim itu adalah si l*nte Mela.
Baiklah, ternyata mereka masih main kucing-kucingan selama ini.
Liana menyalin semua chat antara Mela dan Adit ke ponselnya.
Liana mengirim pesan pada Mela melalui ponsel Adit,
[Sayang, aku boleh minta nomor Andra tidak?] -Liana-
Pesan langsung dibalas.
[Mau buat apa, sayang?] -Mela-
[Apa kau ingin minta izin untuk merebut aku dari Andra?] -Mela-
[Mungkin. Ayo berikan nomornya! Aku akan berpura-pura menjadi seorang gadis nanti. Mungkin saja suamimu itu tertarik] -Liana-
[Lalu aku bisa memergokinya sedang selingkuh dengan seorang gadis dan aku bisa minta cerai. Hahaha, kenapa otakmu licik sekali, Adit] -Mela-
[Tapi kau suka, kan? Ayo berikan!] -Liana-
[Iya, iya. Dasar bawel!] -Mela-
Mela mengirimkan sebuah kontak ke nomor Adit. Buru-buru Liana memindahkan kontak tersebut ke ponselnya.
[Terima kasih, Mela sayang. Aku tidur dulu,] -Liana-
[Eh, Dit! Uang hasil ngojek udah gak kamu kasihin ke Liana, kan?] -Mela-
Liana mengernyit membaca pesan Mela yang satu ini.
__ADS_1
Dasar j*lang!
Ternyata dia yang mengajari Adit agar tidak memberikan penghasilannya pada Liana.
[Tentu saja tidak. Aku masih menyimpan uang penghasilanku] -Liana-
[Bagus! Kau memang yang terbaik. Jangan pernah memberikan uang hasil jerih payahmu itu pada Liana. Nanti dia keenakan.] -Mela-
[Siap, Sayang. Aku tidur dulu. Selamat malam] -Liana-
[Malam, Sayang] -Mela-
Liana membaca dengan geram chat terakhir Liana yang memanggil Adit dengan sebutan sayang. Dasar j*lang gatal murahan!
Segera Liana menghapus semua riwayat chatnya bersama Mela di ponsel Adit, setelah mengcopynya ke ponsel miliknya.
Setelah memastikan keadaan ponsel Adit sama dengan saat tadi Liana mengambilnya, ibu dua anak itu segera mengembalikan ponsel Adit ke tempatnya semula.
Syukurlah, pria itu masih tertidur lelap.
Dan besok, Liana akan melaporkan semuanya pada sang ibu mertua. Liana juga akan memberitahu suami Mela dan membongkar semua kebusukan Mela. Liana benar-benar akan memberi pelajaran pada l*nte sialan bernama Mela.
.
.
.
Nah kan!
Udah dibilangin sama reader si Liana masih ngeyel aja 😅
Nanti malam othor kasih bocoran kenapa Adit bisa bolak-balik selingkuh sama Mela.
Kalau ada yang masih mau baca sih 😅.
Kalau udah gak ada yang baca ya tetep othor kasih bocoran.
__ADS_1