
...Besoknya di sekolah kila datang terlambat Lalu kila datang bersama pak Vanto wali kelas kami 11 IPS 4...
"**Kila bestie ada apa?" tanya Niken
"Aku akan pergi besok ke Makassar" kata kila
"Mau berobat" kata Niken murung
"Ya" kata kila merapikan barang-barangnya
"Nanti pulang sekolah kita barengan ya" kata Niken
"Boleh tapi kayaknya kak Rafi jemput aku deh tapi tenang aja nanti aku minta sama kak Rafi antarkan kamu sampai rumah" kata kila
"ok makasih" kata Niken mengacungkan jempolnya
"Gak perlu makasih" kata kila menepuk pundaknya Niken
Di luar lapangan sekolah
Aksan, Ambran, Vano, Robin, dan Sovtan pergi menuju ke gerbang sekolah
"Sayang kamu mau kemana?" tanya sovtan lalu Niken mengabaikan nya
Risto pun datang dari luar sekolah
"Sayang kamu mau kemana?" tanya Risto
"Aku mau ke Makassar mungkin memakan waktu yang sangat lama aku di sana" kata kila
"Kenapa lagi? kamu mau berobat lagi" kata Risto
__ADS_1
"ya" jawab kila dingin
"Sudah lah kita akhiri aja hubungan kita aku malas sama cewek yang penyakitan nanti bisa-bisa aku terjangkit lagi" kata Risto mengeluarkan keegoisannya
"Ya udah bodoamat, putus putuslah, kau ngapain juga tidak penting kesehatan ku jauh lebih penting daripada kau" kata kila langsung pergi meninggalkan Risto dengan motornya matic nya
"Udah bestie jangan dengarkan setan yang berwujud manusia" kata Niken
"Jangan mulutmu ya Gonggong" kata Risto
"Kau yang seharusnya jaga mulut, jaga hati, kalau hanya kau mementingkan keegoisan mu maka kau tidak akan pernah mendapatkan pasangan hidupmu" kata Niken menasehati Risto
Risto dan teman-temannya di kelas 12 pada bolos semua dan cuaca di Nunukan cukup panas
Aksan berlari menuju ke arahnya Niken dan kila
"Bestie kalian berdua mau kemana?" tanya Aksan
"Mau mengantar kila pulang" kata Niken
"oh oke makasih banyak Aksan tapi rumahmu jauh aku cape kalau harus jalan kaki" kata kila
"Siapa bilang juga jalan kaki itu" kata Aksan menunjuk ke arah mobilnya Robin
"Bin, Van, Ran, Kalian udah disini Tayo kemana?" tanya Niken menunggu kedatangan kekasih tercinta nya
"Dia sebentar lagi datang dia ada urusan" kata Robin
"Tunggu aku" kata sovtan berlarian menuju mobilnya Robin
"Tayo kebiasaan deh" kata Niken sambil mengacak-acak rambutnya Tayo
__ADS_1
"Ini memang waktunya makan siang" kata Aksan
"Tumben sekali ya kita pulang siang biasanya sore" kata Niken
"Baguslah jadi nanti sore aku bisa langsung ke Makassar naik feri" kata kila
"Serius kila kamu pergi hari ini kirain besok" kata Niken
"Ya biar lebih cepat sembuh" kata kila
"Syukurlah" kata Tayo
"Loh kok syukurlah" kata Niken
"Nah sudah sampai rumahku" kata Aksan
Aksan berlari menemui papanya
"Papa" kata Aksan langsung memeluk nya
"Wah Aksan ternyata temanmu banyak juga ya nak" kata Hermawan ayahnya Aksan
"Papa biasalah anak bujang" kata Aksan
"Halo om" kata mereka semua
"Halo juga semua, silahkan duduk itu buburnya udah om siapkan untuk kalian semua" kata Hermawan
"Terimakasih banyak om" kata Ambran
"Ambran kebiasaan deh" kata Niken
__ADS_1
Dan setelah makan mereka merasa sedikit aneh dengan kila
"Niken bestie terimakasih ya karena semua yang kamu telah lakukan kepadaku kamu memang orangnya baik bukan cuman Niken tapi buat kalian semua ya bestie-bestieku, Aksan, Ambran, Vano Robin dan Bertina dan juga Tayo" kata kila langsung membawa tasnya menuju pelabuhan peri ke Makassar