Kasih Sayang Keluarga

Kasih Sayang Keluarga
Kila di RS


__ADS_3

Setibanya di Makassar, kila langsung di bawakan ke RS tidak menggunakan ambulans hanya menggunakan mobil saja Raven yang mengemudikan mobilnya dan tibalah di RS saat nya kila melakukan pencucian darah dan juga perawatan pada luka lambung pada kila


akhir akhir ini kila sering pingsan, mual, muntah karena asam lambungnya kambuh


lalu kila juga menjalankan operasi karena ada terdapat lubang kecil di jantung nya jantung koroner katanya udah dari lahir dia seperti itu


Dan kila akan menjalani operasi setelah suntik bius dan kila pingsan untuk sementara dan melakukan operasi di RS Makassar


dan kila juga pernah koma selama beberapa hari dan kila langsung di sadarkan


Raven dan Ravi berkelahi dan berebut mau menjaga kila


"Biar adil kalian harus gantian jagain kila" kata Diego


hari demi hari berganti, Minggu demi Minggu berganti, bahkan tahun demi tahun berganti kila harus menjalankan perawatan di rumah sakit harus mencuci darah setiap 2 Minggu sekali dan juga harus melakukan pengecekan terhadap asam lambungnya dan juga kila mengalami jantung koroner saat dirinya dilahirkan


Dan setelah kila sadar


"Kak kila lapar" kata kila dan langsung mengabari Niken

__ADS_1


"Nanti dulu" kata Raven


"Kila harus kentut dulu baru kila bisa makan" kata Ravi


"Kok begitu" kata Kila


"Kata dokternya begitu" kata Raven


"Udah kentut dek kila" kata dokternya


"Belum" kata kila murung


dan kila langsung tidur aja


"Ya udah kita tidur aja kak siapa tau besok aku sudah boleh makan" kata Kila mencoba menenangkan kedua kakaknya, kila sebenarnya juga tau kalau kedua kakaknya sangat mengkhawatirkan dirinya


"Kamu tidur Luan aja la, kakak belum ngantuk" kata Raven yang berjaga di dekat ranjangnya kila dan Ravi yang sedari tadi melihat berbagai macam selang yang terpasang di tubuhnya kila Ravi sangat menahan tangisannya


"Kenapa kak Ravi diam saja?" tanya kila heran melihat kakaknya seperti itu

__ADS_1


"Ravi, kila kalian berdua tidur ya biar kakak yang jaga kalian berdua, papa dan mama sebentar lagi datang" kata Raven


Raven sebagai anak pertama pasti mengerti apa yang dirasakan adek-adeknya itu, terutama kila satu-satunya adek perempuan yang Raven miliki dan udah begitu dia anak terakhir lagi


ketika keduanya sudah tidur Raven menangis melihat kila tidur di atas brankas rumah sakit dengan tubuh yang dipenuhi selang


"Kila maafin kakak kila karena kakak selama ini jahat sama kamu, gak pernah mengganggap kehadiran mu, bahkan kehadiran mu adalah pengganggu bagi kakak, kakak memang jahat kila, kakak gak pernah ada waktu buat kamu, kakak gak pernah memberikan apa yang kamu mau, kakak belum bisa menjadi kakak yang terbaik untukmu" kata Raven dan tak sengaja air matanya menjatuhi di pipinya kila, kila langsung terbangun dari tidurnya dan mengelap air matanya dan melihat Raven yang sedang tertidur di dekat ranjangnya kila dalam keadaan duduk


"Kak Raven tidur yang nyenyak ya kila sayang banget sama kakak, begitu juga dengan kak Ravi" kata kila sambil berusaha menguatkan tangannya agar bisa sampai ke pipi Raven dan Ravi lalu kila melanjutkan tidurnya


"Kamu juga tidur yang nyenyak ya" kata Ravi langsung mencium pucuk kepala nya kila, Ravi memeluk kila dan juga Raven


"Cepat sembuh ya sayangnya kakak" kata Raven


Kila tersenyum melihat wajah kedua kakaknya yang tampan itu, meskipun kila tidak bisa tidur dengan nyenyak karena kila sangat merasa kelaparan tapi sayangnya kila masih dilarang makan oleh dokter soalnya baru selesai menjalani operasi


"ini sudah mau jam 12 malam yok tidur gak baik tidur tengah malam bagi anak cewek" kata Raven melarang kila


"Pokoknya kak Raven sama kak Ravi juga harus tidur kalau kakak gak mau tidur, aku juga gak mau tidur" kata kila

__ADS_1


"Bawel ya" kata Ravi sambil mencubit hidungnya kila dan setelah itu dia langsung mencium kedua pipinya kila dan memeluk kila


__ADS_2