Kasih Sayang Keluarga

Kasih Sayang Keluarga
Tammuruna bersyukur


__ADS_3

Setelah menunggu lama di rumah sakit akhirnya kila cucu bungsunya dari keluarga Tammuruna dia siuman setelah dioperasi, dan langsung di larikan ruangan IGD bukan lagi di ruangan operasi agar kila tidak merasakan trauma lagi berada di rumah sakit perlahan-lahan kila membukakan matanya


"Kakak, aku dimana?" tanya kila dengan mata yang sangat berat


"Kamu sekarang lagi berbaring di rumah sakit kamu tenang saja nanti kamu juga akan sembuh kok" kata Raven berusaha membujuk adek kesayangannya itu karena kalau tidak dia akan merasakan sangat bosan dan meminta agar dia bisa secepatnya dipulangkan dari rumah sakit itu


"Apa?" kata kila yang tiba-tiba amnesia apa yang kakaknya ucapkan


"Gak papa kita akan pulang sebentar lagi" kata Raven refleks terkejut mendengar reaksi nya kila setelah berbicara kalau dirinya di rumah sakit


"Baguslah kalau begitu" kata kila yang langsung berbaring kembali


"Kamu mau tidur ya, kamu gak makan dulu" kata Raven memberikan pisang coklat kepada kila karena dia tau kalau si baby girl dari keluarga Tammuruna itu suka sekali pisang goreng coklat sama babi krispi pedas


"Tapi aku mengantuk kak" kata Raven langsung memejamkan matanya di atas brankas rumah sakit itu


"Makan aja dulu sedikit saja ini ada loh kakak bawakan makanan favorit kamu" kata Raven memberikan babi dan pisang coklat itu kehidungnya kila dengan aroma yang sangat kuat


Kila refleks langsung terbangun dari brankas nya dan langsung duduk mendekat kan hidungnya ke tempat aroma makanan kesukaannya yang sangat kuat

__ADS_1


"Wah sepertinya enak ini" kata kila langsung membuka matanya segar dan langsung mengambilnya dari tangan Raven dengan orang yang sangat kelaparan


"Nah sekarang kamu sudah mau makan kan" kata Raven merasa bersyukur melihat adek kecilnya sudah jauh dari kata sakit bahkan dia sepertinya sudah jauh lebih sehat sekarang tinggal menunggu keputusan dari dokter dulu baru mereka bisa pulang


"Tentu saja mau apalagi makanan kesukaan ku yang sangat enak ini dan di tambah lagi masakan kakak, masakan kakak paling enak, paling enak kedua setelah papa" kata Kila langsung mengunyahnya dengan nasi dan sayur kangkung di tumis babi itu


"Kita cuman perlu menunggu dokter ya baby girl" kata Raven mengelus-elus kepalanya kila


Dan Raven masih sangat tidak menyangka kalau dia benar-benar harus merawat adeknya sendiri di rumah sakit ini syukur saja orang-orang di rumah sakit itu sudah menjadi kepercayaan keluarga Tammuruna jadi kila tidak perlu merasakan takut lagi


Dan dokter itupun datang dan berkata.


"Dek kila bisa pulang besok lusa ya" kata dokter kepercayaan keluarga Tammuruna


"karena adek kila harus melakukan pengecekan dan pencucian darah besok pagi, diharapkan makan makanan yang sehat ya dan jangan tidur bergadang ya besok biar operasi pencucian darah nya dapat berjalan dengan lancar" kata dokter kepercayaan keluarga Tammuruna itu


"Oke baby girl dengar kan kata dokter kamu jangan kuat bergadang ya, kamu itu sukanya bergadang sih kan gak baik bagi kesehatan itu buktinya kamu sudah di marahin dokter" kata Raven memberikan nasehat dengan lembut kepada adek bungsu nya itu dan adek satu-satunya perempuan yang dia miliki


"Oke sip" kata kila langsung menaruh mangkuk itu ke dalam lemari di ruangan dimana dia di rawat dan lagi-lagi

__ADS_1


"Ini sudah Sore kamu harus ganti pakaian ya biar makin gak sakit" kata Raven pelan-pelan mencoba membuka selang infus nya agar lebih mudah di pasangkan baju untuknya


"Baik terimakasih kakak" kata kila dengan manjanya


dan malam hari nya mereka tetap saja berdua


Diego, Diana dan Ravi belum saja datang kerumah sakit dan itu membuat mereka berdua harus terus menunggu Raven memang sangat sabar orang nya apalagi untuk kila adek kesayangannya itu


Raven tidak mau lagi di PHP dengan Diego, Diana dan Ravi lagi jadi sebisa mungkin dia merawat kila seorang diri dan juga dengan bantuan dokter kepercayaan keluarga Tammuruna


Dan keesokan harinya saa pukul 06.00 di Makassar kila baru bangun tidur dan dokter juga sudah masuk keruangan nya untuk melakukan pengecekan darah dan setelah melakukan pengecekan darah lalu di lanjutkan dengan suntik bius tujuannya adalah agar kila pingsan untuk sementara selama waktu operasi jadi agar saat kila di operasi dia tidak akan merasakan yang namanya nyeri dan tidak akan merasakan takut melihat peralatan yang tajam apalagi saat ini diana sang ibu tidak ada di samping nya.


Operasi sudah berjalan kila lalu dibawakan lari oleh dokter-dokter spesialis kepercayaan Tammuruna dan mencoba merawat kila untuk melakukan proses cuci darah


"Sebelum melakukan operasi apakah kila tadi malam tidur bergadang" kata dokter itu bertanya seperti orang kebingungan


"Tidak dia tidak bergadang dia malah tidur jauh lebih awal daripada saya, justru saya yang bergadang untuk menjaga dia" kata Raven memberikan tau


"Lalu apa yang kila makan kemarin, apakah dia memakan sayur-sayuran?" tanya dokter kepercayaan keluarga Tammuruna itu

__ADS_1


"Ya tentu saja" kata Raven dengan yakin karena dia sendiri yang masak dan dia sendiri yang memberikan makanan itu kepada adek kesayangan nya itu


"Baiklah tapi sepertinya ada sedikit penghambat, btw dia makan apa ya kemarin" tanya dokter itu ragu


__ADS_2