
Bagi Raven tidak ada rasa cemburu dengan saudara nya, tapi Raven dan Ravi sifat mereka selalu bertolak belakang, Ravi selalu merasa kan cemburu dengan kehadiran kila, bahkan Ravi tidak senang melihat kila bahagia, tapi kila sangat senang melihat kedua kakaknya bahagia.
......WhatsApp......
Bikin kesel
Aduh baby girl, kamu jangan bikin kakak khawatir ya, baby
Baby girl
maaf ya soalnya aku baru aja sampai di kota Nunukan
Bikin kesel
kalau begitu besok kakak pulang ke nunukan juga ya
"Ma, ma, ma, besok kak Ravi mau pulang ke sini loh" kata Kila
"Aduh, Ravi-ravi kuliahnya aja belum selesai" kata Diana ngoceh
"Gak tau itu ma mungkin dia lagi kangen, tapu dia gak sendirian loh mau dia bawa kak Vandra Tammuruna, dan kak Devi Liu Tammuruna dan juga Alvaro Rendra Tammuruna dan calon bayinya mungkin mereka akan melahirkan bayi kecilnya di sini dan katanya kak Vandra calon babynya cewek loh" kata kila
"Baiklah kalau begitu lagi" kata Diana
"Oh ya udah kalau begitu kila ke sekolah dulu ma" kata kila langsung mengambil kunci motornya dan jalan ke sekolah
"Kamu pergi ke sekolah sendirian saja ya?" tanya Diana
"Ya ma, soalnya kak Raven ada tugas kuliah kan hari ini dan ya, Niken juga sudah pergi ke sekolah sama kakak sepupunya kok si Sri" kata Kila langsung mengambil helmnya juga
"Ya udah hati-hati ya" kata Diana
"Bye-bye mama" kata kila
Dan malam hari nya
"Kamu mau kemana baby girl?" Tanya Raven
"Di WC ada siapa?" tanya kila kembali
"Ada mama" kata Raven
"Hmmm masih lama lagi gak sih, udah gak tahan ini, rasanya keluar dikit dah" kata kila kalau ada Ravi di situ mah udah pasti kila di olok dan di katakan jorok sama Ravi
"Harum banget sumpah" kata Raven seperti orang yang suka
POV keesokan harinya
Ravi sudah ada di rumah saat itu hari masih pagi dan kila pergi ke dapur untuk segera sarapan dan Ravi juga sudah ada di sana dan keesokan pagi harinya kila dan Raven sedang sarapan
Lalu Raven mendatangi meja nya kila lalu mengambil piringnya kila, yang kila sudah bersiap-siap mau makan
__ADS_1
"Kakak ih!" kata kila kesal
"Aaa" kata Raven mempraktekkan membuka mulutnya dan mengambil nasi di dalam sendok dan piringnya kila yang sudah kila siapkan
lalu kila membuka mulutnya seperti yang Raven tiru kan dan Raven berhasil menyuapi kila 4 sendok makan yang berarti 4 kali nasinya masuk ke mulutnya setelah Raven melakukan hal itu Raven langsung mengusap dan mencium pucuk kepalanya kila "Baby Girl, banyak-banyak makan ya biar cepat besar" kata Raven langsung mencium pucuk kepalanya kila
"Aku udah besar kak, sebentar lagi aku kuliah loh" kata Kila seperti orang yang berbisik dengan Raven
"Oh, baby girl, sebesar dan sedewasa apapun dirimu, aku akan selalu mengganggap mu adek kecil ku, dan meskipun nanti kamu sudah punya suami, sudah punya anak, sudah punya cucu, aku selalu mengganggap mu baby girl ku" kata Raven
lalu Ravi melihat hal itu pun dan langsung berkata
"Baby girl udah besar kok masih saja di suap" kata Ravi melihat hal itu dan kila masih duduk di meja makannya dan kursinya masih saja dia mengunyah nasi yang disuapin
"Kak Ravi" kata kila yang barusan selesai mengunyah nasi yang disuapkan oleh Raven tadi
"Ada apa, baby girl?" Kata Ravi mendekati dirinya kepada kila
"Ini" kata Kila langsung menyerahkan piring nya kepada Ravi dan kila sudah tau maksud dari Ravi, begitu juga Ravi sudah tau maksudnya kila
Ravi peka sebagai kakak dan Ravi langsung mengambil nasi dan ayam di sendok dan langsung menyuapinya
"Aaaa buka mulut mu baby girl" kata Ravi langsung membuka mulutnya dan mempraktekkannya
Kila langsung menurut apa yang Ravi suruh dan langsung membukakan mulutnya, Ravi pun melakukan hal yang sama, yang seperti Raven lakukan kepada Kila, begitu juga Ravi
"Kamu minta di suap ya baby girl, ini nasi kamu sudah habis kok" kata Ravi
"Kamu mau tambah lagi, kalau kamu mau tambah lagi, kakak bisa suapin kamu dan sendok kamu nasi , baby girl" kata Ravi
"Sudah kak, aku sudah kenyang" kata kila
"Kamu mau ya, kakak antar jemput" kata Ravi mengambil kunci motornya
"Gak usah kak, kila bisa sendiri kok" kata kila mengambil helm dan kunci motornya
"Ya udah hati-hati ya" kata Ravi dan kila langsung pergi ke sekolahnya dan setelah pulang sekolah kila melihat semua keluarga Tammuruna berdiam diri di rumahnya
"Ada apa ini?" tanya Kila melihat kak Vandra Tammuruna nya dan keluarganya berkumpul di rumahnya mau ke rumah sakit rasanya sudah tidak mampu lagi terpaksa melahirkan di rumahnya saja
"Keponakan mu sebentar lagi hadir dan katanya keponakan kamu itu cewek loh" kata Ravi melihat ke arahnya istrinya vandra Tammuruna Liu
"Oh, Bagus, hore, akhirnya aku jadi Tante lagi" kata kila kegirangan
"Ya keponakan mu sebentar lagi hadir kok mungkin sekitar nanti malam" kata Dokter kepercayaan Tammuruna yang mereka sudah bawakan dari Makassar.
"Dan sekarang sudah jam 5 sore" kata kila langsung mengambil perlengkapan baby yang tersedia di kamarnya
"Kila, kakak pakai dulu ya kamarmu" kata Vandra Tammuruna
"Boleh, tapi habis itu langsung di bersihkan ya, tidak papa kok aku tidur di depan tv saja" kata kila langsung membersihkan rumahnya dan segera menyapu dengan cepat hingga bersih-sebersihnya
__ADS_1
"Gak papa nanti biar kakak saja yang membersihkan nya ya, termasuk darah-darahnya nanti" kata Vandra Tammuruna
Alvaro Rendra Tammuruna keponakannya keluarga Tammuruna dan dia barusan juga datang dan bermain dengan kila
dan sengaja kila mengoloknya
"Yeeeey, Alvaro mau punya adek lagi, kira-kira Alvaro bakalan senang gak punya adek lagi?" tanya kila sambil memakan kue yang berada di toples itu dan sekeping coklat Silverqueen juga kila sendiri yang memakannya
"Serius berarti Alvaro punya teman dong" kata Alvaro senang
"Ya, Alvaro jadi punya teman berantem lagi" kata kila langsung menyala televisi nya dan menonton siaran kartun setelah itu langsung menonton berita terbaru di televisi
"Tante, tante ila acaranya seru-seru ya" kata Alvaro ikut kila memakan kue yang berada di toples warnanya coklat dan rasanya sangat enak dan itu kue Toraja
"Ya makanya tante suka diam diri di depan televisi" kata Kila dan mereka mendengar suara Liu berteriak dari arah kamarnya kila semua keluarga Tammuruna sangat khawatir dan Niken juga datang ke rumahnya kila membawa rendang dan rawon untuk keluarga Tammuruna dan juga Tayo ikutan datang dan memberikan daging istimewa yang Tayo masak untuknya
"Shalom, selamat malam" kata Tayo dan langsung dibukakan pintu
"ketan merah dan ketan hitam silahkan masuk" kata kila
"Ini kila hadiah dari aku dan seluruh keluarganya Ammarang, maaf ya mengganggu, aku harus pergi dulu, aku mau temani papa aku di Pertamina padat banget orang yang mau antri bensin, jadi aku harus membantu nya dan salam ya dari keluarga Ammarang" kata Tayo segera membalikkan badannya
"Ini ada rawon dan rendang dari keluarga nya Ken" kata Niken dan kila langsung menyuruhnya masuk
Kila langsung menghampiri calon keponakannya itu
"Wah sepertinya adeknya Alvaro akan lahir" kata Vandra Tammuruna
"Aku tunggu di sini saja ya" kata Niken ga berani masuk di kamarnya kila
"Gak papa ketan merah, masuk saja" kata kila
"Aku mau" kata Niken
"Hey, mau kemana? nanti dulu kau pulang" kata Kila memberikan kode-kode keras
Niken hanya berdiam diri
"waduh sialan seperti aku terjebak ini, haduh masuk ke dalam perangkap sendiri" kata Niken di dalam hatinya
"Aduh sayang sakit banget" kata liu .
"Sebentar ya sayang, sebentar lagi baby girl kita akan lahir" kata Vandra dan tiba-tiba terdengar suara tangisannya seorang bayi tentu saja bayinya cewe dan setelah dia di mandikan Kila langsung memasang nya di story WhatsApp
"Selamat datang cantik, yeee jadi Tante" caption di story WhatsApp nya Friskila Arsyilla Tammuruna
"Yeee adeknya Alvaro sudah lahir" kata Alvaro juga ikut merasakan senang
"Yeee karena adeknya Alvaro sudah lahir berarti Alvaro sudah tidak di sayang lagi dong, berarti adeknya aja lagi yang di sayang, Sini tante kila sayang sama adeknya Alvaro, sedangkan Alvaro gak ada sudah yang sayang sama Alvaro" kata Kila mengoloknya
"Ila-la nakal" kata Alvaro memukul kila dan sambil menangis
__ADS_1
"memangnya ya tante ila-la ini nakal kita pukul dia ya" kata Niken memukul kila