Kata Hati

Kata Hati
26


__ADS_3

Hening terasa di kamar Albi dan Fia, Alvin sedang merebahkan tubuhnya di sofa bersama Albi. Mereka saling diam terhanyut dengan pikiran mereka sendiri


"Vin, Bi di tunggu Fia di meja makan" Yoga memberitahu pada duo Al yang sedang terdiam


"Baiklah, aku pun sudah lapar" sahut Alvin, dan mereka pun berjalan menuju meja makan dengan tanpa bicara



"Ya Tuhan, makanan apa ini Bi? Sebenarnya kamu punya uang tidak? Kenapa istrimu hanya bisa memasak ini? Tega sekali kau jadi suami. Aku tidak mau tahu, Yoga siapkan mobil, kita pulang sekarang juga, Nafia ikut, aku tidak bisa membiarkan Fia tinggal bersama dia" emosi Alvin pun memuncak ketika dia hanya melihat menu nasi kuning di meja makan, karena Alvin terbiasa hidup mewah dan tak pernah memakan nasi kuning


"Itu Fia yang masak lho Vin" jawab Albi

__ADS_1


"Sudah mas kita makan dulu ya! Nanti kalau tidak enak, aku masakkan yang lain" ucap Fia mencoba menengahi pertengkaran diantara duo Al


"Apa Fi, kamu masak sendiri!" sontak membuat emosi Alvin kembali naik, sementara Albi hanya menelan salivanya dengan kasar, masih untung tangan Alvin tidak mendarat di mukanya


"Ya mas, memang kenapa?"


"Bi,,,," Alvin yang sudah tak bisa lagi berkata hanya mampu memanggil nama Albi


"Mas Bian dan Yoga, bisa tinggalkan kami berdua, ada yang mau aku bicarakan dengan mas Alvin" pinta Fia karena ingin meredam emosi Alvin, lewat sorot matanya dia menunggu persetujuan Albi


Sepeninggal mereka hanya hening yang tercipta diantara Fia dan Alvin, Fia membiarkan Alvin untuk meredam emosinya terlebih dulu, kemudian dia menyodorkan air minum untuk Alvin

__ADS_1


"Mas, ini semua aku yang minta bukan salah mas Bian, jadi mas Alvin tidak harus marah, capek khan!" tegur Fia lembut pada Alvin setelah dirasa emosinya mulai turun


"Kenapa Fi?"


"Mas, aku hanya ingin menikmati waktu berdua dulu dengan mas Bian sebelum buah hati kami lahir, aku hanya ingin mencoba untuk menjadi istri yang baik, bukankah jika kami tinggal di rumah yang besar, akan banyak orang yang bekerja membantuku di rumah tersebut, lalu dimana kami bisa bebas berdua, dan juga Mas Alvin ingin cepat-cepat menjadi Daddy khan! Mas, aku mohon biarkanlah kami tinggal disini menikmati kehidupan kami untuk sementara waktu, aku janji, setelah anak kami lahir kami langsung pindah ke rumah yang sudah di beli mas Bian" Fia berusaha menjelaskan dengan suara selembut mungkin agar Alvin mengerti apa yang di inginkannya


"Tidak, saat kau positif hamil, aku akan segera memindahkan kalian berdua" ucap Alvin tegas tanpa mau di bantah


"Baiklah,,, ayo kita makan" ajak Fia karena Alvin sudah kembali tenang


"Janji ya" Alvin menegaskan sekali lagi

__ADS_1


"Ya mas, aku janji, setelah positif hamil aku akan pindah" sambil tersenyum Fia mengucapkannya, dan membuat Alvin tersenyum senang


Setelah pembicaraan yang panjang dan memakan waktu yang agak lama, akhirnya mereka bisa makan dengan tenang, tanpa ada perdebatan lagi. Sepertinya tenaga mereka sungguh sudah terkuras habis. Albi dan Yoga pun memandang heran pada Fia, karena dengan mudahnya bisa membujuk seorang Alvin yang tak pernah bisa luluh pada siapa pun


__ADS_2