Kata Hati

Kata Hati
29


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu, kandungan Fia sudah mulai terlihat, Albi pun sudah sembuh dari ngidamnya walau masih saja manja. Dan seperti perjanjian sebelumnya, kini mereka sudah pindah di rumah pemberian Alvin dengan fasilitas yang sangat lengkap. Di belakang rumah terdapat beberapa deretan kamar untuk para pekerja yang bekerja di rumah tersebut dengan spesialis pekerjaan masing-masing, di depan kamar mereka pun di buatkan semacam Gazebo untuk mereka berkumpul, seperti saat sarapan, makan siang, makan malam bahkan mereka sering melakukan mini party, mereka bebas melakukan apa pun sesuai keinginan mereka, namun tetap harus mematuhi beberapa peraturan yang telah berlaku di rumah tersebut. Meski begitu, mereka juga mendapatkan upah di atas rata-rata jika harus di samakan dengan beberapa pekerja seperti mereka di tempat lain. Mereka sangat bersyukur bekerja di tempat Albi, karena tuan dan nyonya rumah mereka sangat baik dan akrab, bahkan mereka terkesan seperti keluarga. Untuk hari libur, mereka di beri satu hari setiap minggu, atau mereka boleh ambil empat hari sekaligus dalam satu bulan. Dan ada juga kepala pelayan yang mengatur semua kegiatan para pekerja mulai dari jam lima Subuh hingga jam tujuh malam, selebihnya hanya ada dua orang yang akan stand by di rumah utama menempati kamar yang telah di sediakan, siapa tau ada kebutuhan mendadak dari sang majikan. Albi ingin semua yang bekerja dengannya merasa bahagia, dan tidak merasa jika mereka hanyalah pelayan. Sungguh majikan yang sangat baik.


"Sayang,,, hari ini Fia boleh ke resto?" Fia yang sudah menghabiskan salad buahnya mengutarakan keinginannya


"Bersiaplah, nanti aku akan mengantarmu" sambil mendaratkan kecupan hangat di kening Fia dan membelai lembut rambut Fia


Tak menunggu lama Fia pun telah bersiap, dengan menggunakan gaun terusan berwarna biru langit, berlengan panjang dan panjang di bawah lutut, menambah keanggunan sang pemilik gaun tersebut. Albi yang melihat pun tersenyum kagum, perlahan Fia berjalan keluar dari dalam lift dan mendekat pada Albi. Seketika Albi langsung mendaratkan kecupan manis di bibir Fia tanda sayangnya kepada istrinya


"Anak papa baik-baik saja khan!" Albi mengucapkan sambil mengecup dan mengelus perut Fia yang sudah mulai menonjol. Usia kandungan Fia saat ini sudah empat bulan

__ADS_1


"Ya papa" ucap Fia sambil mengelus kepala Albi yang masih terus mencium perutnya


Setelah adegan di pagi hari tersebut, mereka pun segera berangkat menuju resto Afira terlebih dulu sebelum menuju ke kantor Albi


"Lila, tolong jaga istri dan anak ku" pesan Albi kepada Lila setelah mengantar Fia ke dalam ruangannya


Setelah memberi pesan, Albi melanjutkan perjalanan menuju kantornya, meski ragu setidaknya dia membawa Fia di tempat yang masih dalam pengawasannya.


"Bu, mau kemana?" tanya Lila yang melihat Fia berjalan menuju pintu keluar

__ADS_1


"Aku ingin membeli snack di minimarket depan" jawab Fia


"Tidak perlu Bu, biar saya saja yang membelikannya, apa yang ibu inginkan?" sahut Lila


"Baiklah, ini,," setelah menerima kertas dengan daftar snack yang ingin di beli Fia, Lila pun pamit dan berjalan kearah minimarket tersebut


Fia yang merasa bosan karena menurutnya Lila sangat lama sekali, padahal baru lima menit keluar dari resto, sedangkan untuk bolak balik dari resto ke minimarket membutuhkan waktu setengah jam dengan berjalan kaki, Fia pun memutuskan untuk menunggu di luar resto dengan kesal.


"Akhhhh,,,,"

__ADS_1


__ADS_2