Kata Hati

Kata Hati
31


__ADS_3

"Cepatlah Ren, apa kau tak bisa mengemudi dengan benar?" Albi yang merasa khawatir dengan keadaan Fia dan bayinya selalu saja membuat Reno serba salah


"Tuan, saya sudah menyetir dengan sangat cepat, tenanglah, sebentar lagi kita sampai" sahut Reno yang sudah pusing dengan ocehan bosnya yang sedari tadi menyalahkan dia


***


"Yoga, apa pilot mu sekarang sudah tak bisa lagi mengemudikan helikopter ini? Kenapa sangat lambat sekali? Seperti naik sepeda saja" Tak kalah dengan Reno, Yoga pun sedari tadi hanya mendapat omelan dari Alvin.


"Vin, ini sudah kecepatan penuh,," jawab Yoga


"Dasar Alvin kurang waras, tunggu, tadi apa katanya, naik sepeda!! Bukankah dia tidak pernah naik sepeda?" bathin Yoga


"Tuan, bersiaplah, saya akan mencari tempat pendaratan terdekat" ucap sang pilot karena mereka telah sampai di tempat yang di tuju

__ADS_1


"Yoga, telpon Albi" segera Yoga menelpon Reno setelah mereka melakukan pendaratan di sebuah padang rumput yang tak terpakai


Albi yang telah tiba di tempat penculikan Fia, meminta anak buahnya untuk menjemput Alvin yang berjarak sepuluh kilometer dari mereka. Albi berjalan mengendap ke dalam gudang tak layak pakai bersama Reno. Tampak di dalam beberapa algojo sedang berjaga di sebuah ruangan, yang di yakini Albi sebagai tempat penyekapan Fia


"Rindi,,," saat berusaha mendekat, Albi terkejut dengan hadirnya seorang wanita yang berjalan dari dalam ruangan tersebut


"Bi,,," sapa Alvin yang telah berdiri di belakang Albi


"Fia ada di ruangan itu, dan ternyata yang melakukannya adalah Rindi" jelas Albi


"Begini saja, Yoga dan Reno alihkan perhatian algojo tersebut, Vin tolong bawa Rindi pergi dari tempat ini, tapi sebelum itu cari bukti agar dia tak mampu menolak saat aku menanyainya nanti, setelah aman, aku akan membawa Fia pergi, Reno tolong minta empat anak buah mu untuk melindungi kami nanti" Albi mengatur strategi dan mereka hanya mengangguk


Bughhhh,,,

__ADS_1


"Suara apa itu?" tanya Rindi yang memang hendak pergi


"Entahlah bos, kami akan memeriksanya" jawab salah seorang algojo


Diam-diam Alvin membekap mulut Rindi dari belakang agar tidak teriak saat dia menangkapnya. Yoga dan Reno pun mulai berkelahi dengan para algojo tersebut, Albi dengan empat anak buah Reno berjalan menuju ke tempat dimana Fia berada


"Fi,,,," Albi langsung mendekap dan menggendong Fia ketika sudah menemukan keberadaan Fia dengan wajah penuh amarah


"Mas,,," sapa Fia lirih sambil tersenyum


"Bertahanlah sayang, aku akan menyelamatkanmu" Albi pun mengemudikan mobil dengan kecepatan penuh


Setiba di rumah sakit, Fia langsung di bawa ke IGD, Albi menanti di depan pintu dengan perasaan gundah dan penuh emosi. Alvin, Yoga dan Reno menyusul ke rumah sakit setelah menyelesaikan tugas mereka

__ADS_1


Setelah menanti beberapa jam, kini Fia telah di pindah ke ruang perawatan VVIP, Albi dan Alvin yang melihat bekas luka di pelipis dan bekas tamparan di pipi Fia pun meradang. Mereka hanya menanti sampai Fia sadar, setelah itu mereka akan membuat perhitungan pada Rindi, karena telah melakukan kesalahan fatal dengan menyakiti orang yang sangat mereka sayangi. Yoga dan Reno hanya bisa menanti di luar kamar rawat Fia sambil berjaga. Kedua orang tua mereka sudah di beri tau tentang apa yang terjadi pada Fia dan keadaan Fia saat ini


__ADS_2