
Sang Surya menyapa dengan kehangatan mentari pagi yang indah, alunan melodi dari kicauan burung yang merdu. Namun tak mengusik tidur anak perawan yang masih sembunyi di balik kain tebal yang nyaman.
Tok..tok...
"Dea bangun sudah pagi masih juga molor, ucap bunda Clara."
Yaa itulah nama Claudya di panggil Dea, yang mana tiap pagi masih juga di bangunin oleh bundanya, anak kedua dari pasangan Galang Suhardi dan Clara. Kerena tak mendapat jawaban dari dalam kamar anak gadisnya bunda Clara membuka pintu kamar putrinya. Bunda Clara geleng-geleng kepala melihat anak gadisnya masih setia dengan selimut dan bantal guling nya.
"Dea ayo cepat bangun, ucap bunda Clara."
"iyaaa udah bangun ini Bun, cuma matanya aja yang masih terpejam, jawab Claudya."
"yaa...Allah ini anak, cepatan bangun, terus mandi, bunda tunggu di meja makan, ucap Clara."
"iyaa bunda ku yang cantik jawab Claudya."
Setelah selesai mandi Claudya keluar dari kamarnya untuk sarapan bersama.
"Pagi pa Bun bang, sapa Claudya."
"pagi jawab semuanya serentak."
Mereka makan dengan lahapnya Tampa suara, selesai makan Claudya membantu bundanya membersihkan meja makan.
"Pa..Bun..Gian berangkat dulu yaa, ucap Gian."
"yaa hati hati di jalan, jawab Papa & bunda Clara."
Gian berangkat bekerja sedangkan papa nya istirahat dirumah karena kurang sehat, terpaksa Gian sendiri yang berangkat bekerja.
Claudya telah selesai membantu bundanya, dia segera menuju ke kamarnya untuk mengambil ponselnya, Claudya menghidupkan ponselnya, Dea melihat hari ini ultah kekasihnya, sudah 2 tahun Claudya menjalin hubungan dengan kekasihnya Alek tapi tak direstui oleh ke dua orang tuanya tapi tetap saja Claudya berpacaran sampai sekarang.
"ahhh iya hari ini alek ultah, aku ke toko kue dulu ah buat kue yang spesial untuknya, batin Claudya."
Claudya bergegas bersiap-siap untuk pergi ke toko kue tak lupa pula iya dengan tas ranselnya yang selalu di bawa ketika naik motor, karena tas ransel itu berisi baju ganti. Setelah di rasa selesai Claudya keluar dari kamarnya dan segera mencari bundanya.
"Bunda...bunda..Bun.."
__ADS_1
"iya sayang ada apa kok teriak teriak, ucap bunda nya.."
"Dea mau ke toko kue dulu yaa, jawab Claudya."
"boleh tapi di antar sopir yaa, ucap bundanya."
Clara heran dengan anak gadisnya ini lebih senang naik motor dari pada mobilnya.
Namun dengan bujuk rayu nya Claudya dapat juga mengendarai motornya untuk pergi ke toko kue nya.
anggap saja ini moto Claudya yaa..ðŸ¤
Claudya mengendarai motor nya menuju toko kuenya, yang di beri nama CLA CAKE singkatan namanya dengan bunda nya, Claudya Tiba di tokonya, setelah memarkirkan motor Dea masuk lewat pintu rahasia. Tiba di ruangannya Dea berlalu ke kamar mandi untuk Menganti baju dengan dress warna biru muda tak lupa merias wajahnya, "sempurna".
Claudya segera keluar dari kamar menuju ruangan dengan segera menelpon asistennya.
Tut..Tut..Tut .
"Ca..keruangan gue sekarang, ucap Claudya."
Setelah Eca menjawab sambungan telpon langsung terputus.
tok..tok..tok..
"ya masuk, jawab Claudya."
Eca masuk keruangan Claudya dengan membawa hasil penjualan toko.
Eca adalah sahabat Claudya sejak kuliah dan sekarang menjadi asistennya di toko kue Claudya.
"ini bos laporan mingu ini, ucap Eca."
"hm...tarok disitu dulu, sok formal, 😂
ca... nanti sore temani aku ke moll yuk."
__ADS_1
"😂, ngapain ke moll de, ucap Eca."
"nyari kado buat alek hari ini dia ultah, ucap Claudya."
"baiklah setelah toko tutup kita pergi, jawab Eca."
Eca sebenarnya tau kalau Alek bukan cowok baik-baik karena Eca pernah melihat Alek keluar dari hotel dengan cewek seksi dan sudah beberapa kali Eca sering melihat Alek jalan dengan cewek yang sama dan keluar masuk hotel. Ece memberi tahu semuanya pada Claudya tetapi tak pernah percaya, Claudya berkata kalau bukan dirinya sendiri yang melihat maka dia tak kan pernah percaya. Semenjak itu Eca tak pernah lagi memberi tau Dea walau pun Eca sering melihat Alek dengan perempuan lain.
Setelah Eca keluar dari ruangannya, Claudya mengerjakan berkas yang di berikan Eca, karena setelah ini Dea akan membuat kue yang spesial untuk kekasih hatinya, 1 jam pun berlalu Claudya sudah selesai dengan berkasnya .
Claudya segera menuju dapur untuk membuat kue, tiba di dapur para karyawannya kaget tak biasanya bos mereka ke dapur.
"ada yang bisa kami bantu buk, ucap salah satu karyawannya."
"ah..tidak saya hanya mau membuat 1 buah kue biar saya saja, kalian lanjutkan kerja kalian ucap Claudya sopan."
"baik buk, ucap mereka serentak."
Dengan cekatan Claudya membuat kue ulang tahun untuk kekasih hati, satu jam pun kini berlalu Claudya sudah selesai dengan kue yang di buatnya dan juga menghiasnya, setelah selesai Claudya segera menuju ruangnya untuk Menganti bajunya karena Dea akan pulang dulu Menganti motor dengan mobil dan tak lupa pula membersihkan tubuhnya, 15 menit pun berlalu Dea sudah sampai di rumahnya, Dea langsung menuju kamarnya.
Setelah selesai Dea pun keluar dari kamarnya dengan dress warna navy dan rambut di kuncir kuda tapi tidak terlalu tinggi dengan polesan make up yang natural membuat ia semakin cantik. Bunda Clara yang melihat anak gadis sudah cantik dengan warna dress warna navy pun bertanya.
"loh...kapan pulang Dea & mau ke mana dengan dandan yang cantik sekali, tanya bunda clara."
"ha..ha..tadi Bun, Dea keluar sebentar yaa sama Eca mau ke moll & Dea pulangnya malam karena Dea mau ngerayai ultah alek., ucap Claudya."
"ya..jangan pulang terlalu malam, ucap bunda Clara."
"Dea berangkat dulu yaa langsung mencium pipi bunda nya & segera pergi."
"hati-hati jangan ngebut bawa mobilnya."
"iya....jawab Dea sambil jalan.
💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠ðŸ’
Jangan lupa like komen & vote yaa.
__ADS_1
makasih sudah mau membaca karya ku.