Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
13. Rumah Mertua


__ADS_3

Kavin segera bangun dan melangkah menuju kamar mandi, setelah kavin pergi Dea pun merias wajahnya di depan cermin walau riasannya tipis tapi tak mengurangi ke cantikan nya, setelah selesai Dea duduk di sofa menunggu kavin sembari chat dengan Eca.


Tak berapa lama kavin pun keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah rapi.


"ayo kita sarapan, setelah sarapan kita pulang, ucap kavin.


"kita pulang kemana kak?, tanya Dea.


"kerumah mama karena mereka semua sudah menunggu disitu, jawab kavin.


"baiklah, jawab Dea.


Usai sarapan mereka segera pulang kerumah orang tua kavin.


"Dea..nanti malam gimana kalau kita nonton yuk, anggap aja kita pacaran dulu, sebagai tahap pengenalan, ajak kavin.


"ya..baiklah kak.


"kita mulai perlahan-lahan aja dulu, semoga kedepannya lebih baik, ucap kavin.


Kavin mulai membuka diri pada Dea berharap ini awal dari pengenalan.


"baiklah aku setuju, jawab Dea.


Tak berapa lama mereka pun tiba dirumah Indra Admaja. Indra yang melihat anak & menantunya merasa senang.


"Mereka memang serasi, ucap Galang.


"iya kau benar, ngak salah kita menjodohkannya, ucap Indra.


Kavin & Dea keluar dari mobil dan segera menghampiri keluarga mereka.


"assalamu'alaikum, ucap kavin & Dea.


"wa'alaikum salam, jawab semuanya.


"selamat datang nak di keluarga baru mu, ucap Risma.


"iya maa..jawab Dea.


Dea yang melihat bunda nya pun segera menghampirinya.


"Bunda..Dea kangen, ucap Dea sambil memeluk bunda nya.


"baru pisah semalam udah kangen, jawab Clara.


"yaa kan ngak pernah jauh dari bunda, jawab Dea yang masih belum melepaskan pelukannya dari bunda nya.

__ADS_1


"udah ah malu tu sama suami, udah punya suami masih juga manja, ucap Clara.


"DeaπŸ˜…πŸ˜…


"hy Vian, apa kabar ucap Dea.


"baik kak, selamat datang yaa kak, aku jadi ada teman mainπŸ˜…πŸ˜…, ucap Vivian.


Dua sahabat ini baru saja bertemu & sekarang sudah menjadi besan, Indra & Galang merasa bersyukur karena di pertemukan kembali dengan sahabatnya yang sudah lama terpisah dan yang membuat ia bahagia lagi karena mereka menyatuka keluarganya dengan menikahkan anak mereka, bersanda gurau di ruang keluarga, Hinga tak terasa sudah makan siang. Mereka pun menuju ruang makan untuk makan siang bersama.


Clara & Risma melayani suami mereka, Clara yang melihat putrinya yang diam saja akhirnya angkat bicara.


"de..layani ni suami mu, kamu harus terbiasa mulai dari sekarang, ucap Clara.


"tapi kan Bun...


"udah..ayo cepat, ucap Clara.


Dea pun berdiri dari duduknya dan mulai mengambilkan makanan untuk kavin, mulai dari nasi, sambal dan tak lupa lauknya ia tata di dalam piring serta segelas air putih, seperti yang dilakukan olah bundanya.


"kalian jangan tunda punya momongan karena kami ingin sekali punya cucu, ucap Indra.


uhuuk...uhuuk...


Dea tersedak saat mendengar ucapan papa mertuanya, bagaimana mungkin memberikan mereka cucu dalam waktu dekat sementara mereka masih memikirkan perasaan masing-masing, dengan sigap kavin memberikan air mineral pada Dea, ia meminum air itu sampai habis.


"insya Allah paa, doa kan saja, ucap kavin. Hinga membuat wajah Dea merah merona mendengar ucapan kavin.


author : rasa nano nano de.


Dea :aku ngak suka sara itu.


author : terus suka rasa apa?


Dea : sara sayange


author :πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


"Dua hari lagi kalian akan pergi honeymoon karena papa sudah sediakan semuanya, ucap Indra.


uhuuk...uhuuk..


kali ini kavin yang tersedak saat mendengar kata bulan madu.(πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…)


"pa..kok cepat banget sih, aku lagi ada proyek, elak kavin.


"biar papa yang handel bersama dengan junet, ucap Indra.

__ADS_1


"Minggu depan aja pa, tawar kavin.


"lah sama saja kan, dua hari lagi atau satu Minggu lagi, tujuannya pergi honeymoon juga, ucap Vivian.πŸ˜…


"yang dikatakan kak kavin benar pa, aku lagi banyak pesanan kue ditoko dalam Minggu ini pa, ucap Dea.


"yaa..sudah kalau itu sudah jadi putusan kalian, ucap Indra.


Selesai berdebat mereka pun melanjutkan makan siang lagi dengan lahapnya, selesai makan para suami melangkah menuju ruang keluarga, Dea membantu mama mertua & bunda nya untuk membersihkan meja makan.


"ris..kami pulang dulu yaa, udah sore ni, ucap Clara. Dea..bunda pulang dulu yaa, jadilah istri yang baik dan nurut sama suami.


"yaa..Bun, Dea akan melaksanakan nasehat bunda, ucap Dea. hati-hati Bun, sambung Dea.


"ma..pa..kak ipar Vivian pamit dulu yaa, mau istirahat, ucap Vivian. Yang di anggukan oleh anggota keluarga.


Risma yang melihat Dea kelelahan pun menyuruh kavin mengajak Dea untuk istirahat.


"kavin ajaklah istrimu untuk istirahat dikamar mu, ucap Risma.


"Yuuu..istirahat dikamar ucap kavin.


"pa..ma..Dea permisi ya, ucap Dea.


"yaa..istirahat lah kamu pasti capek, ucap Risma.


Tiba dikamar kavin Dea melihatnya begitu kagum, karena rapi dan juga bersih, warna dindingnya pun sejuk di pandang mata.


"istirahatlah, aku mau mandi dulu, ucap kavin.


"setelah kakak mandi kita kerumah bunda bentar yaa, aku mau mengambil baju, ucap Dea,


"baju mu sudah ada dilempari itu, tadi bunda yang bawa kesini, ucap kavin.


"oh..ya, ucap Dea, sambil berjalan menuju lemari, Dea kaget melihat bajunya sudah ada disitu semua dan beberapa baju baru.


Sementara Kavin segera melangkah kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, Dea menyiapkan pakaian santay buat kavin dan meletakkannya di atas tempat tidur, tak lama kavin pun keluar dari kamar mandi hanya mengunakan lilitan handuk di pinggangnya yang memperlihatkan bentuk tubuhnya sixspeck. Dea mendengar pintu kamar mandi yang di buka pun menoleh kebelakang.


"astaga..kak, ucap Dea yang kaget melihat kavin yang telanjang dada.


Dea pun langsung menyambar handuk dan berlari menuju kamar mandi karena dia gugup melihat tubuh kavin, karena Dea belum pernah melihat bentuk tubuh laki-laki.


Kavin hanya tersenyum melihat Dea yang malu.


πŸ’ 


πŸ’  πŸ’ 

__ADS_1


πŸ’  πŸ’  πŸ’ 


Bersambung


__ADS_2