Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
19. Tinggal Berdua


__ADS_3

"Kemarin jejak ku, hari ini langkah ku dan esok adalah tujuan ku"


Pagi harinya.


Dea bangun lebih dulu dari kavin karena sekarang hari Sabtu kavin tidak bekerja dan juga pagi ini mereka akan pindah ke apartemen setelah sarapan pagi. Setelah selesai membersihkan tubuhnya dan dengan pakaian lengkapnya Dea segera turun dan membantu mama nya di dapur.


"pagi...maa


"pagi juga sayang.


"biar Dea bantu ya maaa..


"ya..baiklah.


Dea & Risma melanjutkan acara memasaknya sambil mengobrol ria sesekali terdengar tawa dari mereka berdua. Tak lama Vian pun datang karena mendengar suara tawa dari dapur.


"pagi maa, kak ipar


"pagi juga, ucap Dea & Risma


"ada ngak ni yang bisa Vian bantu.


"tumben mau bantu masak, biasa juga bantu in makanπŸ˜… ucap Risma


'iss mama...tau aja kalau Vian mau bantuin makan bukan bantuin masakπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


"DeaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…, ada ada aja kamu dek,


"Vian ngak bisa masak kak, bisanya yaa cuma makan yang sudah matangπŸ˜…πŸ˜…


"makanya belajar dek, biar bisa masak, kakak dulu juga ngak bisa masak cuma karna sering bantuin bunda dan sekalian belajar masak deh.😊


"baiklah vian akan coba untuk belajar masak.


"yakin mau belajar lihat minyak panas aja udah ngeri, apa lagi air yang mendidih, ucap Risma.


"😁😁 maa...kan mama bisa jadi jurunya,


"ya sudah nanti sore mama ajari, gimana mau kan.


"siap ibu ratuπŸ˜…


"Alhamdulillah, sudah siap sekarang kita tata di meja makan dulu yaa, Vian bantuin biar sekalian belajar, Vian hanya mengangguk, setelah semua selesai Dea segera melangkah kekamar untuk membangun kavin, tiba di kamar Dea melihat kavin masih tertidur pulas dibawah selimutnya.


"mas..mas bangun.


ucap Dea sambil menggoyang goyang tubuh kavin.


"hemm..udah jam berapa de?


"jam 7 mas..ayo cepat katanya mau ke apartemen setelah sarapan.


Cup


satu kecupan mendarat di pipi Dea, Dea yang kaget masih mematung di pinggir ranjang Hinga tak tau kalau kavin sudah masuk kedalam kamar mandi morningkiss.


"ya..baiklah mas mandi dulu yaa, kita turun sama sama, ucap kavin sambil berlalu kekamar mandi.


Setelah kavin masuk kedalam kamar mandi Dea segera menyiapkan untuk kavin, setelah itu Dea menunggu kavin sambil menonton dan duduk manis sofa. Tak lama kavin pun keluar dan segera memakai pakaiannya, setelah selesai memakaikan pakaiannya kavin langsung menghampiri Dea. Mereka langsung menuju ruang makan.


Tiba di meja makan Dea segera mengambilkan nasi serta menatanya di piring dan memberikannya pada kavin tak lupa juga Dea mengambil nasi untuk dirinya. Pagi ini mereka makan bersama dengan lahapnya Tampa ada yang bersuara, setelah selesai makan Dea membantu mamanya membersihkan meja makan dan peralatan makan yang kotor. Sementara kavin dan papa Indra menuju ruang keluarga.


"pa..kavin mulai hari ini akan tinggal di apartemen.


"kenapa, apa sudah tak nyaman tinggal disini lagi.


"bukan pa, hanya saja kavin ingin mandiri, karena kavin kan sudah punya tangung jawab.


"ya..baiklah asal kalian bahagia papa ngak akan larang, kapan kalian akan pindah?


"rencana pagi ini pa.


"Hem..baik baiklah dalam menjalankan hubungan apalagi dalam rumah tangga, dan kejujuran adalah kunci utama dalam rumah tangga, lebih baik jujur walau pun itu pahit sekali pun dari pada manis tapi penuh kebohongan.


"ya..paa aku akan selalu terbuka sama Dea.

__ADS_1


Tak lama Dea pun datang bersama mama Risma.


"maa...pagi ini kami langsung ke apartemen


"Hem...sering seringlah main kesini


"ya maa ucap Dea & kavin.


Setelah meminta izin pada kedua orang tuanya kavin & Dea langsung menuju kamar untuk mengambil kopernya yang sudah di siapkan sejak tadi malam.


"loo mau kemana ucap Vian yang baru saja turun dari kamarnya, karena siap sarapan tadi Vian langsung menuju kamarnya.


"kakak mau tinggal di apartemen, jawab kavin.


"kok pindah sih kak, emang disini kenapa.


"ya ngak kenapa napa, kakak cuma mau memulai hidup baru dengan istri kakak.


"ya..udah deh, kak ipar sering sering main sini yaa.


"iya dek.


"ya sudah kami pergi dulu maa..pa..Vian, ucap kavin.


"ya hati hati dijalan, ucap Risma


Risma yang melihat anak dan menantu pergi pun merasa sedih karena anggota keluarga nya bukan bertambah tapi malah berkurang, tapi ya itu lah mereka ingin menciptakan momen mereka sendiri dan merasakan hidup berumah tangga dan mencari kebahagian untuk keluarganya.


Kavin sudah masuk kedalam mobil dan Dea melalaikan tangan pada papa, mama & juga Vian yang masih berdiri di teras rumah, setelah mereka pergi barulah Indra & kelurga nya masuk kedalam rumahnya.


"de ntar malam kita makan diluar yaa.


"dimana mas?


"ada deh, nanti kamu juga tau.


"Hem..baiklah


Tak berapa lama mereka tiba di apartemen kavin segera menurunkan koper dari dalam mobil dan membawanya masuk kedalam ruang apartemen, tiba dikamar Dea langsung menyusun baju dalam lemari, setelah selesai Dea melihat jam sudah 10:25, karena merasa haus dan langsung melangkah keluar namun belum sempai sampai di pintu, pintu sudah di buka oleh kavin dengan membawa 2 botol air mineral


pintu kamar di buka oleh kavin dan melihat Dea yang berdiri tak jauh dari pintu


"mau kemana de, ni..de minum dulu.


"makasih mas tau aja aku lagi aus, aku tadi mau keluar untuk mengambil minum tapi mas udah nyampe duluan.


"feeling mas kuat kalau kamu lagi aus.


"😊 Dea hanya senyum menangapi ucapan kavin, selesai minum Dea meletakkan botol tersebut di atas meja dan langsung menuju ranjang karena capek Dea pun merebahkan tubuhnya di kasur.


"ngantuk de?


"iya mas,


Kavin langsung menghampiri Dea dan merebahkan tubuhnya di samping Dea serta memeluk Dea dari belakang.


"mas mau tidur juga.


"ngak cuma menemanin kamu tidur aja.


Seketika Dea sudah terlelap karena kelelahan, setelah Dea tidur kavin langsung keluar dan menelpon junet untuk meminta bantuan, apalagi kalau bukan acara untuk nanti malam.


"Jun..tolong kamu Carikan aku tempat kencan yang romantis serta talong kamu cari orang untuk menghias kamar ku yang di apartemen, sebagus mungkin.


"baik bos, nanti aku kasih tau alamatnya untuk tempat kencannya, untuk menghias kamar aku tidak akan mengecewakan mu bos.


"baik nanti aku kasih tau kapan kamu boleh ke apartemen ku.


"baik bos.


kavin masuk kembali kekamarnya dan melihat Dea masih terlelap, tak lama pun kavin terlelap di samping Dea sambil memeluk Dea.


Dirumah Clara.


Clara merasa senang karena mendapat kabar dari Risma kalau Dea dan kavin sudah saling cinta, Sabagai orang tua Clara merasa bahagian karena hampir 2 bulan Dea menikah akhirnya mereka saling jatuh cinta juga, dan dua keluarga itu sudah tak sabar ingin mendengar kabar bahagia apalagi kalau bukan kehadiran malaikat kecil, mereka berharap agar mereka segera di berikan cucu.

__ADS_1


"pa...sepertinya sebentar lagi kita bakalan dapet cucu deh pa..


"emang dapat dari mana bun?


"iihhh papa, ya dari Dea lah pa, tadi..Clara menceritakan semuanya pada suaminya, Galang begitu senang mendengar kabar bahagian ini.


"semoga saja Bun mereka cepat di berikan momongan.


"aammiin.jawab Clara.


Sementara di apertemen Dea sudah bangun dan merasa ada sesuatu yang berat menimpa perutnya dan ternyata adalah tangan kavin, Dea mengangkatnya secara perlahan agar kavin tidak bangun tapi ternyata malah makin kuat.


"astaga, kok susah sih lepas nya.


mas...mas bangun mas, aku mau ke kamar mandi,


Tapi yang di bangunin tetap saja tidak bergerak, akhir Dea hanya membalikan badannya dan melihat suaminya terlelap,


"gimana ni, aku kebelet lagi, ucap Dea dalam hati.


"mas..bangun mas..aku udah ngak tahan ucap Dea sambil mencubit cubit pipi kavin.


Sebenarnya kavin sudah bangun hanya saja kavin malas untuk membuka matanya, tapi karena mendengar Dea yang sudah kebelet, kavin pun membuka matanya.


cup


satu kecupan mendarat di pipi Dea, Dea kaget karena mendapat ciuman mendadak dari kavin, seketika wajahnya merona,


"mas....awas aku mau ke kamar mandi.


kavin mengeser tubuhnya dan Dea pun segera menuju kamar mandi, selesai Dea pun langsung keluar dari kamar mandi.


"mas aku masak dulu ya buat makan siang yang sudah terlewat ini ucap Dea.


"Hem baiklah.


Dea melangkah keluar dan langsung menuju dapur dan memasak makanan, sementara kavin langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya, tak lama kavin pun langsung menemui istrinya di dapur, dan langsung memeluknya dari belakang.


"astaga...ucap Dea kaget bukan kepalang karena lagi asik masak, tiba tiba ada yang meluk dari belakang.


"πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜… maaf ya sayang kaget ya.


"mas...lihat situasi & kondisi dong kalau mau peluk peluk, bikin aku jantungan aja.


"ini udah lihat situasi dan kondisi lo de.


"masa sih.


"Hem..kan cuma kita berdua aja disini ngak ada yang lihat juga ko.


"iya emang kita berdua disini tapi aku kan lagi masak, sekarang mas duduk dulu ya tu dikursi. biar cepat matangnya.


"Hem..baiklah.


Tak lama Dea pun menata makanan dimeja dan mengambil piring dan dua gelas air setelah menata makanan di meja kini Dea menata makanan di piring dan memberikannya pada kavin setelah itu Dea juga mengambil makan untuk dirinya, mereka makan siang berdua saja.


selesai makan Dea langsung membersihkan meja makan & peralatan makan serta peralatan masak juga, kavin yang melihat Dea kerepotan langsung berdiri dan membantu Dea mencuci semuannya.


"mas mau ngapain?


"yaa mau bantu kamu lah de.


"ngak usah mas, biar aku aja.


"ngak apa apa biar mas bantu.


"mas..ak...dengan cepat kavin langsung memotong ucapan Dea.


"udah biar kita berdua yang membersihkan nya jangan protes.


"yaa..baiklah.


πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ 


Jangan lupa like komen dan vote yaa.

__ADS_1


__ADS_2