Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
10. Galau


__ADS_3

Dea bangun dan melihat bunda nya duduk di sofa, Dea berusaha untuk bangun namun Clara melarangnya.


"jangan banyak gerak dulu, ucap Clara.


"Dea haus Bun, ucap nya.


Clara segera memberi kan Dea air, setelah Dea minum Clara pun keluar membuat sup untuk Dea. Tak berapa lama Galang pun masuk kedalam kamar Dea.


"udah bangun de, ucap Galang


"udah pa, tapi kepala Dea masih pusing paa.


"ini bunda bawakan sup biar ngak pusing lagi, ucap Clara.


Clara yang tiba-tiba datang dari balik pintu pun segera menghampiri putrinya, Clara segera menyuapi Dea dengan penuh kasih sayang, Galang yang melihat pemandangan itu merasa bahagia.


"udah Bun Dea udah kenyang.


"ya sudah sini minum obat dulu yaa, ucap Clara.


"de..boleh papa nanya sama kamu?


"boleh pa, emang papa mau nanya apa.


"apa kamu keberatan dengan perjodohan ini, kamu boleh menolaknya biar papa yang bicara dengan om Indra, ucap Galang yang merasa kasihan pada putrinya.


"ngak kok pa, Dea cuma kecapean aja ntar juga baikan, "Dea ngak merasa tertekan kok pa dengan perjodohan ini Dea ngak mau ngecewakan papa & juga om Indra pa, Dea menerima perjodohan ini ikhlas kok pa, ucap Dea.😊😊


"makasih ya sayang kami melakukan ini karena demi masa depan kamu dan kami juga tau bagai mana sifat kavin karena om Indra sudah bercerita pada kami, papa Banga sama kamu. Ya sudah istirahatlah biar cepat sehat.


"ya paa,


"istirahatlah de kalau ada apa-apa panggil bunda, ucap Clara.


Clara keluar dari kamar Dea sambil membawa sisa makanan Dea, setelah bunda nya pergi Dea pun beristirahat sambil chat sama Eca.


"ca..gue ttp toko yaa.


"sip, emang Lo kenapa ngak datang de.


"kurang enak badan ca.


"istirahatlah biar gue yang jaga toko.


"makasih ya ca.


"πŸ‘ŒπŸ‘Œ

__ADS_1


Selesai chat dengan Eca, Dea pun segera beristirahat dan karena pengaruh obat tak berapa lama Dea pun Terlelap.


πŸ’  πŸ’  πŸ’  πŸ’  πŸ’ 


Dikantor kavindra


Kavindra sibuk dengan berkas-berkas yang menumpuk di atas mejanya. Kavin kurang fokus karena memikirkan seminggu lagi akan menikah dengan wanita pilihan kedua orang tuanya.


"Semoga ini yang pertama & terakhir, aku yakin dengan pilihan kedua orang tua ku, ucap kavin dalam hati.


Tak berapa lama kavin pun keluar dari ruangannya.


"Ranti kalau ada yang mencari saya bilang saya keluar, ucap kavin pada sekretarisnya.


"baik bos, ucap Ranti.


Kavin pun segera keluar dan segera menuju ke parkiran mobilnya, dan segera menuju kafe untuk makan siang. Selesai makan siang kavin pergi ke sebuah danau dimana dia biasa menyendiri jika sedang dalam masalah.


Tiba tempat tujuan kavin memarkirkan mobilnya, kavin melepas pandangan ke tepi danau. Kavin menata suasana hatinya agar lebih baik dari sebelumnya.



Dirumah Dea


Dea bangun dan duduk di tepi ranjang Dea melihat jam 15:25 menit.


Dea segera membersihkan dirinya di kamar mandi, tak berapa Dea pun keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian santainya, Dea duduk di depan cermin sambil menyisir rambutnya.


Ceklek


pintu kamar Dea di buka oleh Clara, Dea melihat ke arah pintu siapa yang membuka pintu.


"bunda, ucap Dea


"gimana keadaan mu de, ucap Clara


"udah baikan kok Bun, jawab Dea


"syukurlah nak kalau kamu sudah baikan, ucap Clara


Dea hanya tersenyum mendengar ucapan bunda nya.


Kavin segera pulang kerumahnya karena hari sudah semakin sore, Kevin melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Tiba dirumah kavin segera menuju kamarnya dan segera membersihkan dirinya, 25 menit pun berlalu kavin keluar Dangan mengunakan pakaian santainya.


Kavin pun menuju ruang keluarga karena disitu ada mamanya & juga vivian.

__ADS_1


"kavin 3 hari lagi kalian jemput cincin dan juga fitting baju pengantin di butik Tante Mery, ucap mama kavin.


"iya maa, jam berapa maa, tanya kavin


"jam 10 lah karena Tante Mery ada acara siangnya, ucap mama kavin.


"baiklah maa.


Vivian asik bercerita dengan kakaknya & juga mamanya, mereka saling bertukar cerita Hinga papa Indra pulang, ikut pun bergabung dengan mereka.


πŸ’  πŸ’  πŸ’  πŸ’  πŸ’ 


Hari hari berlalu, hari ini adalah hari dimana mereka akan pergi ke butik dan juga menjemput cincin untuk pernikahan mereka.


Pagi pagi sekali kavin berangkat ke kantornya karena ada meeting pagi ini dengan investor. Tiba di kantor kavin segera masuk keruangan.


tok....tok... to...


Masuk, ucap kavin dari dalam Tampa menoleh sedikitpun Tampa ke sumber suara.


"bos..meeting akan segera di mulai karena investor kita sudah datang, ucap Ranti.


"baiklah ayo kita kesana, ucap kavin.


Kavin keluar dari ruangannya dan di ikuti oleh Ranti dari belakang.


Meeting pun berlangsung selama 1:45 menit, selesai meeting kavin segera keluar dari ruangan meeting karena dia akan menjemput Dea untuk fitting baju pengantin.


Kavin langsung menuju ke parkiran untuk menaiki mobil mewahnya. Tiba-tiba saja kavin ingat bahwa dia tak punya nomor telfon Dea. Kavin pun segera menelfon papanya untuk mengirim no Dea.


Tak berapa lama pesan masuk dari papanya kavin. Kavin pun segera menelfon Dea.


Dea yang lagi sibuk di ruangan mengerjakan laporan yang di berikan Eca, tiba-tiba ponselnya berbunyi karena no baru Dea pun acuh dengan ponselnya. Setelah 3 x Dea pun menerima panggilan telfon.


πŸ’ 


πŸ’  πŸ’ 


πŸ’  πŸ’  πŸ’ 


Jangan lupa like, komen dan juga vote nya, terimakasih sudah mampir di karya ku.


maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan..


harap dimaklumi yaa. TerimakasihπŸ™


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2