Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
20. Bab 20


__ADS_3

***Mohon dukungannya dengan menekan rate bintang limanya dan jangan lupa like komen & vote** yaa, makasih sudah membaca karya ku. Aku mintak maaf jika masih banyak kekurangan dalam penulisan karena masih pemula, terimakasih sudah mau membaca karya ku*.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Selesai membersihkan dapur mereka menuju ruang keluarga dan kavin pun langsung menghidupkan tv, Dea melihat jam di dinding masih jam 14:05, tiba tiba Dea merasa kangen sama bunda nya dan mengajak kavin untuk berkunjung kerumah bundanya.


" mas..kita kerumah bunda yuk? "aku kangen sama bunda.


"ya udah ayok


"aku bersih bersih dulu mas,


Dea pun segera menuju kamar dan membersihkan badan nya setelah selesai Dea menyiapkan baju untuk kavin dan meletakkannya di atas kasur dan tak lupa pula membawa sepasang baju ganti untuk kavin karena nanti malam mereka akan makan malam di luar.


"mas, ganti baju dulu lah, sudah Dea siapin di kamar,


"yaa..."eh..itu apa de, kok bawa paperbeg?


"oh..ini, "baju gantinya mas kan baju mas ngak ada dirumah bunda.


"πŸ˜… ya udah tunggu sebentar yaa mas ganti baju dulu.


Tak berapa lama kavin pun keluar dari kamar dan langsung menghampiri Dea,


"yuk Dea kita berangkat sekarang, ucap kavin sambil menggengam tangan Dea, Dea hanya mengangguk saja dan berjalan mengikuti kavin, Tiba di parkiran kavin membukakan pintu untuk Dea, setelah Dea masuk kavin menutup pintunya tersebut setelah itu kavin mengitari mobil dan duduk di kursi kemudi, kavin melajukan mobil dengan kecepatan normal.


"mas..kita mampir dulu ke toko yaa, mau ngambil kue buat papa.


"baiklah sayang..sambil senyum


Tak lama mereka pun tiba di depan toko kue Dea, Dea segera turun dari mobil dan langsung masuk kedalam tokonya.


"ca..mana pesanan aku tadi?


"ini bos.


"makasih ca, aku titip toko yaa.


"iya...tapi aku mau bonus


"bonus?


"iya..bonus


"bonus baiklah nanti aku transfer.


"yeee bukan uang.


"yaa...truss apa dong


"PONAKANπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Wajah Dea langsung merona karena ucapan Eca.


"iishh apa sih, ya sudah aku pergi dulu.

__ADS_1


"EcaπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Dea langsung keluar dari toko dengan menenteng kue di tangannya, setelah Dea masuk ke mobil kavin langsung menyalakan mobilnya dan melaju menuju rumah mertuanya, tak lama mereka pun tiba di rumah bunda Clara.


"assalamualaikum, ucap Dea & kavin.


"wa'alaikumsalam, ucap bunda Clara.


"bundaa, Dea kangen.


"😊 bunda juga kangen sayang, yuk masuk di dalam ada papa.


"bunda ucap kavin sambil bersalam dan mencium tangan clara


"oh..iya Bun ini Dea bawa kue ke sukaan papa.


Clara mengajak anaknya & menantunya menuju ruang keluarga, Dea melihat papanya sedang asik membaca buku.


"papaaa, ucap Dea, Galang pun menoleh ke arah suara.


"deaaa, sayang papa kangen sama kamu,


"Dea juga kangen sama papa.


"kavin apa kabar nak?


"alhamdulliah sehat pa, jawab kavin sambil bersalam dan mencium punggung tangan Galang, "papa sendiri apa kabar?


"papa juga sehat nak.


"bik..apa kabar, ucap Dea.


"baik non, non sendiri gimana


"alhamdulliah, baik juga bik.


"non bibik kebelakang dulu yaa, Dea hanya mengangguk kan kepalanya.


Setelah lelah melepas kangen dan bertukar cerita, Clara menyuruh Dea mengajak kavin beristirahat.


"de..ajaklah suami mu kekamar untuk beristirahat.


"yaa..Bun, "yuk mas istirahat dulu.


"paa...Bun kita istirahat dulu yaa ucap kavin.


"yaa, ucap Galang kompak dengan istrinya.


Tiba dikamar kavin merebahkan tubuhnya di kasur dan Dea segera menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya setelah selesai Dea pun menghampiri kavin di ranjang, Dea melihat kavin yang sudah terlelap Dea tersenyum melihat wajah tampan suaminya, dan saat Dea akan berdiri kavin langsung menarik tangan Dea.


aaaaaaaaa....burgg, Dea jatuh di atas tubuh kavin.deg..deg..jantung mereka berdua.


"mas...


"apa? Hem, ucap kavin sambil senyum

__ADS_1


"mas..lepas


"ngak..


Mata mereka saling tatap hingga Tampa sadar kavin sudah menempelkan bibirnya pada bibir Dea, karena tak ada penolakan dari Dea kavin semakin leluasa menciumnya, Dea reflek memejamkan matanya menikmati ciuman lembut dari kavin, ia menyesap dan ********** dengan lembut ia gigit kecil bibir mungil Dea agar terbuka lalu ia memperdalam ciumannya, Dea memukul dada kavin agar menyudahi ciuman tersebut karena dirasa sudah kehabisan oksigen, kavin pun melepaskan ya dan langsung membawa tubuh Dea ke samping dan memeluknya, Hinga menempelkan kepalanya di ceruk leher Dea.


"mas...


"Hem


"lepas mas, ak.....sebelum Dea menyudahi kalimatnya kavin lebih dulu menjawabnya.


"biar kan seperti ini sebentar Dea,


"tapi mas....


"apa mau lanjut de, ucap kavin sambil membalik tubuh Dea Hinga sekarang mereka bertukar posisi, kini kavin yang berada di atas Dea, mendengar ucapan kavin seketika wajah Dea merona karena malu.


"gimana de, Hem..


"gimana apanya


"tawarannya..sembil menarik turunkan alisnya..


"tawaran apa, Dea pura pura polos.


Tampa menjawab kavin kembali mencium Dea, dengan begitu lembut dan mesranya, Hinga tak sadar tangan sudah mulai masuk kedalam baju Dea dan menjelajah di tubuh Dea, Dea kaget dan langsung memukul kavin.


"mas...udah aku mau istirahat.


kavin melepaskan ciumannya dan pindah posisi kini kavin memeluk Dea dari belakang dan menempelkan dagunya pada leher Dea, hembusan nafas kavin membuat Dea merasakan sensasi baru yang belum pernah di rasakan karena nafas kavin yang sudah beraturan Dea membalik tubuhnya dan melihat kavin sudah terlelap, Dea memandangi kavin yang sudah terlelap itu dan seketika pipinya merona membayangkan apa yang burusan mereka lakukan, kerena kelelahan Dea pun Terlelap dengan posisi masih berpelukan.


sore harinya..


Kavin bangun lebih dulu dari Dea dan kavin memperhatikan wajah Dea yang begitu imut, kavin mencium lembut bibir Dea, Hinga Dea Terbangun dari tidurnya..


"heemmm....mas...ngapain sih.


"bangun de udah sore, " mandi yuk


"mas dulu an mandi nya.


"mau mandi barengan?


"ngak


"πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…, ya udah mas mandi dulu.


"hemm..


kavin melangkah menuju kamar mandi sementara Dea mengambil paper bag yang tadi di bawanya dan langsung mengeluarkan baju nya dan meletakkan di atas kasur, tak lama kavin keluar dengan handuk yang dililitkan di pinggangnya, Dea yang melihat kavin seperti itu langsung memalingkan wajahnya, Dea pun langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Kavin sudah siap memakai pakainnya dan segera turun dan bergabung dengan papa Galang yang sedang duduk dan di ruangan keluarga dan Gian pun sudah pulang dari kantor.


πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ πŸ’ 

__ADS_1


__ADS_2