
Tiba dirumah Dea keluar dari mobilnya, setelah keluar Dea melangkah kerumah dengan menenteng 2 buah kue di tangannya
"assalamualaikum, bunda ucap Dea.
"wa'alaikumsalam, wah enak ni kuenya ucap Clara.
"hehehe, ini camilan untuk nanti Bun."
"tamunya belum datang Bun, tanya Dea.
"belum sayang mungkin bentar lagi, jawab Clara
"ya sudah Dea bersih-bersih dulu, ucap Dea
"yaa, yang cantik yaa dandannya, ucap Clara
"👌 bunda, ucap Dea.
Dea langsung menuju kamarnya tiba dikamarnya Dea segera membersihkan tubuhnya, 20 menit pun berlalu Dea selesai membersihkan tubuhnya, Dea memakia dress selutut yang terlihat sangat anggun dan menawan, tak lupa pula memoles sedikit wajahnya.
Indra tiba di rumah Galang dengan mobil mewahnya, Galang pun langsung menyambutnya dengan begitu hangatnya. Setelah itu mereka segera masuk kerumah Galang.
"kenalin ini istri ku & itu putra ku, ucap Galang.
Clara berkenalan dengan keluarga Indra begitu juga sebaliknya.
"dimana putri mu apa masih sakit, ucap indra.
"oh..dia masih di kamar bentar lagi juga keluar ucap Clara,
Tak lama bik Inah pun datang membawa minuman beserta kue yang di bawa oleh Dea.
saat mereka asik ngobrol, Dea pun keluar dari kamar dan berjalan ke arah mereka dengan gaya anggun nya, Clara yang melihat putrinya pun tersenyum.
"sayang sini ucap Clara.
Dea pun duduk di samping bundanya, kavindra yang melihat Dea begitu cantik tak berkedip, Risma yang melihat putra nya pun tersenyum dan menyikut lengan putra nya sukses membuat kavindra salah tingkah.
"wah cantik putri mu Lang, puji Risma.
"iya dong kan bibit unggul, ucap Galang.
Mereka tertawa mendengar ucapan Galang, sukses membuat pipi Dea merah merona karena malu.
"Tante juga cantik, ucap Dea sambil senyum.
manis sekali senyumnya, batin kavindra.
"siapa nama mu nak, ucap Risma.
"nama aku Claudya biasa di panggil Dea, jawab Dea.
"nama yang cantik seperti orangnya, kenalkan nama Tante Risma, ini putra Tante & yang itu putri Tante, ucap Risma.
"kavindra 🤝 Claudya
__ADS_1
"Vivian 🤝 Claudya
"kayaknya kita bisa jadi besan, bisik Indra.
"iya..sepertinya begitu, bisik Galang pada Indra.
Mereka asik bercerita tentang banyak hal, Dea asik bercanda dengan Vivian, kavindra curi-curi pandang pada Dea tapi Dea cuek saja seolah tidak tau, namun tingkah kavindra tak luput dari perhatian para orang tua mereka.
Tibalah saat makan siang bersama semuanya melangkah menuju meja makan, mereka makan siang bersama dengan suasana yang berbeda. Setelah selesai makan Dea membantu Clara membersihkan meja makan, sementara Galang & Gian membawa keluarga Indra ke taman samping rumahnya.
Keluarga mereka makin akrab hanya saja kavindra yang tak banyak bicara walau Gian selalu mengajaknya bercerita kavindra hanya menjawab seperlunya saja. Sementara Dea asik dengan Vivian yang labih cerewet dari Dea.
Waktu terus berlalu, kelurga Indra berpamitan pulang, setelah kelurga Indra pergi, Galang beserta istrinya masuk kerumah yang di ikuti oleh 2 anak, mereka masuk kerumah & langsung menuju kamar masing-masing untuk beristarahat.
Dea melangkah kekamarnya, tiba dikamarnya Dea langsung menuju kamar mandi dan Menganti pakaian rumah, setelah selesai Dea langsung menuju ranjang untuk beristirahat.
💠 💠 💠
Di rumah Indra
"kavin gimana menurut mu putri nya om Galang, ucap Indra.
"cantik kenapa emangnya pa, jawab kavindra.
"papa akan melamarnya untuk mu, sambung Indra.
uhuk....uhuk...kavin tersedak ludah sendiri karena kaget ucapan papanya.
"pa..apa gak terlalu cepat, aku juga belum kenal dengan nya, ucap kavin.
"lebih baik saling kenalnya setelah menikah saja, ucap Indra.
"aku juga setuju kalau kak Dea jadi kak ipar aku, ucap Vivian.
"anak kecil jangan ikut-ikutan, ucap kavin.
"aku udah besar tahun depan juga wisuda, ucap Vivian.
"udah jangan ribut, gimana kavin dengan tawaran papa, ucap Indra.
"terserah papa aku istirahat dulu, ucap kavin.
"baiklah...papa anggap kamu setuju, ucap Indra.
💠 💠 💠
Malam harinya dirumah Galang, selesai makan malam mereka ngumpul di ruang keluarga.
"de,,ada yang mau papa bicarakan sama kamu, ucap Galang.
"mau bicara apa pa, ucap Dea sembil ngemil.
"de..tadi om Indra meminta mu untuk menjadi menantunya, ucap Galang.
uhuk...uhuukk
Ini de minumnya ucap Clara, dengan cepat Dea mengambilnya, dan meminumnya sampai habis.
__ADS_1
Deh..deg..
jantung Dea karena mendengar ucapan papa.
"bunda setuju kalau anak Indra jadi mantu kita, ucap Clara.
Dea hanya diam belum ada menjawab sepatah kata pun."apa aku harus terima saja yaa mungkin ini lebih baik setidak aku bisa membuat mereka bahagia, batin Dea".
"de..de..dea, ucap Gian yang melihat adiknya melamun.
"ah..iya pa, ucap Dea
"ini abang bukan papa, sambung Gian
"kamu kenapa de ucap Clara.
"😅😅😅ngak apa apa kok Bun, ucap Dea.
"jadi gimana kamu mau menerima lamaran om Indra, ucap Galang.
Dea Manarik nafasnya dalam-dalam dan membuangnya secara perlahan, huuff
"pa...kita aja belum saling kenal, masa om Indra minta aku jadi mantunya?
"saling kenalnya nanti setelah menikah de, itu lebih baik.
"tapi kan paa aku baru saja patah hati pa.
"udahlah de, untuk apa patah hati di simpan lama lama ngak baik de, mending kamu terima lamaran om Indra biar, jawab bunda
"gimana de..?
"jika itu yang papa pilihkan maka Dea akan menerimanya lamaran om Indra, ucap Dea lesu
"terimakasih sayang kamu memang anak papa yang baik, papa sama bunda sayang sama kamu ucap Galang.
"ya..sudah bun..pa..kak..Dea kekamar dulu mau istirahat, ucap Dea.
"yang di anggukan oleh mereka.
Dea masuk ke kamarnya tiba dikamar Dea segera duduk di tepi ranjangnya, semoga keputusan ku tak salah dan semoga saja dia bisa menerima ku dengan tulus.
💠
💠 💠
💠 💠 💠
Jangan lupa tinggalkan jejak Yaaa
👉 like
👉 vote
👉 komentarnya
Harap memberi kritik & saran yang mendukung & tidak menjatuhkan. semoga kalian suka dengan karya ku.
__ADS_1
Bersambung