Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
Bab. 3. Koma


__ADS_3

Bruuuuuggggg


Mobil Dea menabrak mobil yang sedang parkir di pinggir jalan, mobil Dea pun ringsek seketika, warga yang melihat kejadian itu pun membantu mengeluarkan Dea dari dalam mobil yang sudah parah. Tak berapa lama polisi pun datang ke lokasi Dea di larikan kerumah sakit terdekat, polisi mengamankan barang barang Dea dan segera menelpon pihak keluarga.


Drt.....drrtttt...drttt


"assalamualaikum, ya Dea ada apa, ucap papa Dea."


"waalaikum salam, ah maaf pak ini saya dari pihak kepolisian, saya mau menyampaikan berita duka, bahwa anak bapak mengalami kecelakaan dan sekarang sedang berada di rumah sakit xxx.


"ap...appaaaaa, jawab Galang kaget, ya baiklah pak kami akan segera kesana, ucap Galang."


"baiklah pak kami akan menunggu bapak disini karena barang korban masih Sama kami."


Setelah sambungan telpon putus, Galang segera memberikan tau istri dan juga putranya bahwa Dea sekarang berada dirumah sakit.


"Bun..Gian sekarang kita harus kerumah sakit, karena Dea kecelakaan ucap papa Galang."


"bunda Clara yang mendengar berita itu pun langsung menangis & tubuhnya lemas seketika."



Papa Galang & Gian memapah istri nya menuju mobil, mereka segera menuju rumah sakit, 30 menit pun berlalu kini ketiga sudah tiba dirumah sakit, setelah Gian melajukan mobil dengan kecepatan normal, turun dari mobil mereka langsung menuju ruang UGD.


"maaf,,apa bapak keluarga korban, ucap polisi itu."


"iyaaa saya papanya bagaimana ke adaan anak saya, dan kenapa bisa seperti ini pak ucap papa Galang."


Polisi pun menceritakan kejadian nya, informasi yang ia dapat dari para saksi, tiba tiba pintu ruangan UGD terbuka keluarlah seorang dokter.


"keluarga pasien, tanya dokter."


"saya papanya dok bagaimana ke adaan anak saya dok, tanya papa Galang yang sudah mulai khawatir."


"Sebelumnya saya mintak maaf pak, keadaan pasien sangat kritis karena pendarahan di kepala, kita harus segera melakukan operasi, ucap dokter."


"baiklah lakukan lah yang terbaik buat putri saya dok, jawab papa Galang."


"baiklah mari ikut saya untuk menanda tangani berkas untuk operasinya, jawab dokter.'

__ADS_1


papa Galang pun segera menanda tangani surat surat tersebut, bunda Clara yang mendengar itu pun langsung tak sadar kan diri, beruntung Gian dengan sigap menangkap bundanya, dan segera di bawa ketempat perawatan.


Tak lama bunda Clara pun sudah siuman, namun operasi putrinya masih belom selesai, dengan segera bunda Clara menghampiri suaminya yang duduk di depan ruang operasi yang terlihat gelisah.


"mas..apa belom siap operasi Dea, tanya bunda Clara."


"belom Bun, kita doa kan saja Yaaa semoga operasinya berjalan lancar, jawab papa Galang."


Hampir 3 jam operasi belom juga selesai.


"ya Allah tolong selamatkan putri hamba ya Allah, doa papa galang."


Selang beberapa menit keluar dokter dari ruangan operasi, dengan segera papa Galang menemui dokter tersebut.


"bagaimana ke adaan putri saya dok, tanya papa Galang."


"operasinya berjalan lancar hanya saja putri bapak mengalami koma, ucap dokter."


Bunda Clara yang mendengar itu pun kembali menangis sejadi jadinya, karena ia tak sanggup mendengar semuanya.


"berapa lama koma nya dok, tanya papa Galang."


ucap dokter.


ya terimakasih dokter๐Ÿค ucap papa Galang.


๐ŸŒน๐ŸŒน๐ŸŒน


Sudah seminggu sejak kecelakaan itu Claudya dirumah sakit namun belum juga ada tanda-tanda untuk sadar.


Begitu juga dengan bunda Clara yang tak pernah beranjak dari tempat anaknya, bunda Clara selalu merawat Claudya dengan telaten mulai dari menggelap badan Claudya dan Menganti baju Claudya & tak lupa ia bunda Clara mengajak Claudya berbicara, terkadang Eca juga datang bila toko sudah tutup, Eca akan selalu mampir untuk melihat sahabatnya sekaligus bosnya itu.


Seperti pagi ini bunda Clara berada dalam ruangan Claudya, untuk Menganti bajunya, bunda Clara mengajak Claudya berbicara.


"assalamualaikum..Dea masih belum bangun apa ngak bosan tidur melulu, ini bik Inah bawain masakan kesukaan kamu, terus siapa yang menemani bunda makan, ucap bunda Clara dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya & membasahi tangan Claudya.


Tak berapa lama datang Eca & juga Gian untuk melihat Claudya, Gian yang melihat bunda yang menangis pun menghampirinya.


"udah dong nangisnya Bun, bunda udah makan sini Gian suapi yaa, bujuk Gian pada bundanya.

__ADS_1


"bunda belum lapar yan, jawab bunda clara


"makan dikit aja dong Tan, ntar Tante sakit lagi kan kasihan kak Gian sama om Galang ucap Eca.


Akhirnya Clara makan disuapi gian, walau hanya sedikit tapi Gian senang karena bunda nya mau makan.


"de apa ngak kangen melihat matahari terbit bangun dong, gue kerepotan di toko karena ngak ada lo, ucap Eca.


"masa kalah sama Alek, dimana jiwa petualang Lo, motor Lo juga udah kangen Lo, bisik Eca.


Clara yang melihat Eca berbisik pada Claudya pun heran, namun bunda Clara melihat air mata di sudut mata Claudya.


"Gian cepat panggil dokter, lihat Claudya menangis ucap bunda, sontak membuat Gian & Eca kaget dan segera melihat ke Claudya.


Gian pun bergegas memangil dokter dengan segera dokter pun memeriksa Claudya.


"Alhamdulillah..putri ibuk sudah sadar kita tunggu sebentar lagi yaa.


"Alhamdulillah..terimakasih dokter ucap Gian.


Tak berapa lama papa Galang datang dengan menenteng makanan & minuman, Galang segera masuk kedalam ruangan putrinya.


"assalamualaikum..ucap Galang.


"Wa Alaikum salam..jawab Mereka serentak


๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ ๐ŸŒ 


Terimakasih sudah mampir di karya saya & bila ada salah kata mohon di maaf kan.


jangan lupa.


๐Ÿ‘‰like


๐Ÿ‘‰vote


๐Ÿ‘‰komentar


mohon jangan dibully

__ADS_1


Berambung


__ADS_2