Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
16. Bab 16


__ADS_3

Kavin yang mendengar suara yang tak asing baginya langsung menoleh ke arah suara, betapa kagetnya kavin melihat Dea & Vian berdiri di depan pintu.


"maaf kak jika kami menganggu, ucap Dea,"


Dea langsung memberikan rantang yang ada ditangan pada Vian setelah itu Dea pergi dari ruangan kavin tiba diluar Dea menyetop taksi, setelah taksi berhenti Dea masuk kedalamnya dan memberi alamat tokonya pada sopir taksi, taksi pun melaju ke toko Dea.


Dea menangis sejadi-jadinya di dalam taksi, saat hatinya mulai menerima kavin tapi apa yang Dea lihat membuat hatinya sakit lagi, ia merasa Dejavu saat melihat adegan tadi, seketika lintasan bayang masa lalu saat ia memergoki Alek selingkuh.


"aku sudah mulai membuka hati ku pada mu tapi kau sudah menghancurkannya, mungkin hanya aku saja yang berharap tentang pernikahan ini, sedangkan kami hanya dijodohkan, berhentilah berharap de, ucap Dea dalam hati,"


Sementara di kantor kavin, Vian marah pada kavin.


"apa yang kakak lakukan dengan wanita ular ini, apa kakak sudah lupa sakitnya dicampakkan oleh dia, jika kakak sudah lupa..aku hanya mengucapkan selamat kak untuk jatuh di lubang yang sama untuk kedua kalinya,"


"apa yang kamu lihat tak seperti yang kamu pikirkan,"


"jangan jelaskan ke aku, tapi jelaskan lah ke kak Dea, ucap Vian dan langsung pergi dari ruangan kavin sambil membawa rantang yang diberikan oleh Dea,"


Tiba didepan tokonya Dea segera masuk kedalam ruangannya dan segera menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya, setelah selesai Dea kembali keruangannya dan duduk di depan laptopnya.


tok....tok...tok...


"ya..masuk jawab Dea,"


"de..kamu kenapa tadi aku lihat kamu menangis pas turun dari taksi," ucap Eca.


"ngak..cuma kemasukan debu,"


Namun Eca tak percaya begitu saja Karna mata Dea sembab, tapi ia juga tak mau memaksa Dea untuk bercerita padanya.


"oh, ini laporan 5 hari yang lalu,"

__ADS_1


"hemm,"


"de..apa sudah dapat resep kue terbaru,"


"oh iya sudah besok kita coba yaa,"


"baiklah aku keluar dulu yaa,"


"yaa.."


Sementara kavin marah besar pada Desti. ia adalah mantan kekasih kavin 3 tahun lalu, Desti menolak lamaran dari kavin karena lebih memilih sahabat kavin yang lebih kaya & perhatian kepada Desti, namun hubungan mereka tidak berjalan lama, setelah menikah dengan Ronal sikap Ronal berubah pada Desti, walau semua kebutuhan Desti di penuhi tapi Ronal sering bersikap cuek pada Desti. dan pada suatu ketika pertengkaran Pun terjadi dan Desti memilih pisah dari Ronal dan Ronal pun mengabulkan keinginan Desti, Tampa mau mpertahankan rumah tangga nya, melihat sikap Ronal seperti itu makin membuat Desti merasa kecewa dengan sikap Ronal Hinga akhirnya mereka bercerai, setelah resmi bercerai Desti kembali ke tanah air. Dan niatnya ingin kembali pada kavin.


"apa yang kamu laku kan disini, sekarang pergi dari sini,"


"aku mau mintak maaf sama kamu, aku khilaf dan menyesal telah memilih Ronal dari pada kamu, ternyata Ronal tak sebaik yang dia lakukan ke aku,"


"aku sudah memaafkan kamu, dan aku ngak peduli lagi sama kamu, karena aku sudah mempunyai seseorang yang lebih baik dari pada kamu, sekarang pergiiiii, teriak Kavin,"


"kavin beri aku kesempatan sekali lagi dan aku ingin kita mulai dari awal lagi,"


Desti pergi dengan perasaan kesalnya, namun kavin tidak peduli setelah Desti pergi kavin segera mencari Dea ke toko kuenya, tiba diparkiran kavin langsung masuk kedalam mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang menuju toko dea, tak lama akhirnya kavin tiba di depan toko kue Dea dan segera masuk kedalam ruangan Dea, kavin melihat Dea sibuk Hinga tak menyadari kavin sudah ada didalam ruangannya dan duduk di sofa.


"hem...hem..


Dea menoleh ke arah suara dan Dea melihat kavin sudah ada didalam ruangannya dan duduk di sofa.


"ada apa kesini kak," ucap Dea.


Tampa melihat kavin ia masih sibuk dengan laptopnya.


"aku kesini ingin menemui istri ku dan memastikan keadaannya,"

__ADS_1


Deg..


jantung Dea berdegup kencang saat mendengar ucapan kavin, tapi Dea sebisa mungkin bersikap seperti biasa saja.


"apa yang mesti kakak pastikan aku baik-baik saja dan sekarang aku lagi sibuk,"


"tinggalkan pekerjaan mu dan kita makan siang,"


"aku sudah makan dengan Eca, bohong Dea,"


"aku ngak mau tau cepat lah,"


"maaf kak aku lagi si...,"


Sebelum Dea menyelesaikan kalimatnya, kavin menarik Dea dari kursi dan Dea pun langsung berdiri kavin langsung memeluknya karena kavin tau kalau Dea kecewa padanya.


Deg..deg...


jantung Dea saat mendapat pelukan dari kavin.


"maafkan aku de, aku bisa jelasin semuanya dan aku akan tunjukkan rekaman sisi Cctvnya, kalau aku tidak ada apa-apa dengannya," Dea melepaskan pelukan kavin.


"ngak usah repot-repot kak, aku sadar diri kok kita menikah hanya dijodohkan dan aku ngak marah," ucap Dea sambil menahan rasa sesak di dadanya.


"jangan bicara seperti itu de, aku tau kita menikah karena dijodohkan tapi aku sudah cinta dan sayang sama kamu de, aku juga ngak tau sejak kapan rasa ini hadir aku merasa nyaman ketika bersama mu dan aku ingin kita memulainya dari awal lagi dan aku ingin kamu jadi istri aku seutuhnya dan ibu dari anak-anak ku. I LOVE YOU MY WIFE.


deg...deg...


jantung Dea berdetak lebih cepat karena ungkapan cinta dari kavin ternyata perasanya terbalas juga, kavin memeluk Dea dengan erat dan begitu juga Dea membalas pelukan kavin.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan vote, terimakasih sudah mau membaca karya ku.


Bersambung.


__ADS_2