Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
8. Membahas Perjodohan


__ADS_3

Galang bahagia karena anak Indra juga menerima perjodohan ini.


"Bun..barusan Indra telfon katanya putranya juga menerima perjodohan ini, ucap papa Galang.


"syukur deh kalau begitu pa, gimana kalau mereka kita nikah kan saja, ucap bunda Clara.


"baiklah nanti siang kita atur pertemuan dengan Indra untuk membahas hal ini, ucap Galang.


Keluarga Galang sudah berada di meja makan untuk sarapan pagi bersama. Selesai makan Gian berpamitan pada kepada kedua orang tuanya begitu juga dengan Dea.


Dea berangkat ke toko kuenya yang di antar oleh sopir. Tiba di depan tokonya Dea langsung menuju ke ruangannya dan segera menelpon Eca.


Tak berapa lama Eca pun masuk keruangan Dea.


"ca apa aja bahan kita yang kurang untuk membuat kue, tanya Dea.


"nanti aku catat "apa kita akan belanja hari ini ucap eca


"baiklah, iya nanti siang kita ke moll, ucap Dea.


"baiklah, aku keluar dulu untuk mencek apa aja yang kurang, jawab Eca.


Indra beserta istrinya mengadakan pertemuan di sebuah kafe besama Galang dan juga istrinya.


"maaf ndra aku sedikit terlambat, ucap Galang.


"ngak juga aku baru juga tiba, ucap Indra.


"bagaimana rencana kita karena anak-anak tidak menolak rencana kita, ucap Indra.


"kami terserah kalian aja bagai mana baiknya, langsung dinikahkan juga tak apa atau mau tunangan dulu juga tidak masalah, jawab Galang.


"bagaimana sebaiknya kita nikah kan saja Minggu depan, ucap Indra.


"apa tidak terlalu cepat, ucap Clara.


"lebih cepat lebih baik sambung Risma.


"iya sih mbak, masalahnya untuk mempersiapkan semua itu butuh waktu, ucap Clara.

__ADS_1


"tidak usah dipikirkan, biar kami saja yang mempersiapkan nya, ucap Indra.


"baiklah kalau begitu ucap Galang.


Dua keluarga itu masih berunding tentang pernikahan anak-anak mereka, tak berapa lama pelayan pun datang membawa makan & minuman mereka, mereka pun menikmati makan itu, setelah selesai makan, Indra memutuskan untuk pulang, begitu juga dengan Galang.


Dea & Eca sudah berangkat menuju moll, tiba di moll segera memarkir mobilnya setelah itu mereka segera berbelanja dan Eca pun mengambil troli, setelah itu Eca mendorong troli Dea pun berjalan di samping Eca, Dea mengambil semua bahan untuk keperluan membuat kue, Hinga trolinya penuh setelah dirasa cukup Dea & Eca segera menuju kasir untuk membayar belanjaan nya.


Karena merasa lapar mereka segera menuju restoran di moll tersebut, Tampa sengaja Alek pun makan di tempat itu dengan kekasihnya, Alek yang melihat Dea pun segera menghampiri Dea, Dea yang melihat Alek berjalan ke arahnya Dea pun buru-buru pergi dan menarik tangan Eca.


"de..de..Dea..deaaaa tunggu ucap Alek dengan sigap Alek mengejar Dea, dan menarik tangan Dea.


"Alek lepasin tangan gue, mau apa lagi lo, ucap Dea.


"aku mau mintak maaf sama kamu de dan aku mau perbaiki semuanya dan kita mulai lagi dari awal lagi, ucap Alek.


"aku sudah memaafkan kamu lek, tapi untuk tawaran lo untuk kita mulai lagi dari awal aku ngak bisa lek ucap Dea, yang menhan air mata agar tidak lolos.


"kenapa de, "aku akan berubah menjadi lebih baik lagi, aku janji sama kamu de, ucap Alek memohon.


"gue tetap dengan keputusan gue lek, jika lo mau berubah berubah lah tapi bukan karena gue, lo berubah demi masa depan lo sendiri bukan karena orang lain.


Alek hanya menatap kepergian Dea dengan Eca, ada rasa menyesal dalam diri Alek entah sudah ada rasa cinta dalam dirinya, atau entah sudah merasa kehilangan Dea di sisinya.


Dea tak dapat lagi menahan air matanya hatinya masih sakit saat kejadian malam itu Hinga berakhir naas pada dirinya.


"sudahlah de, jangan dipikirkan lagi, ucap Eca


Dea pun menangis sejadi jadinya dalam pelukan Eca.


"menangis lah de jika itu bisa membuat mu tenang dan lepaskan lah semua masalah lo gua akan selalu ada buat lo, ucap Eca.


Tak lama Dea pun melepas pelukannya dari Eca.


"maaf ca gue udah bikin baju lo basah, ucap Dea.


"biasa aja kali, udah nangisnya gue laper ni, ucap Eca😂


"😊 kita makan di kafe biasa ajak yu, ajak Dea

__ADS_1


Dea segera menuju kafe tempat biasanya mereka makan, jika sedang tak sibuk tiba di kafe Dea & Eca segera masuk kedalam kafe tersebut, tak lama pelayan pun datang setelah memesan makanan sembil menungu Pasaman mereka datang Dea bercerita.


"ca..ada yang aku kasih tau ke lo, ucap Dea.


"apa de, lo ngak pecat gue kan, ucap Dea.


"issh....ngomong apa sih, masa gue mau pecat sahabat gue sendiri, "aku di jodohkan oleh papa dengan anak tamannya, ucap Dea.


"apaaaaa, ucap Eca kaget.


"iishh suara mu kecilin dikit napa, ucap Dea.


Saat Dea akan menjawab tampa sengaja dea melihat Kavin di kafe itu juga sedang makan dengan temannya, kavin pun melihat Dea Tampa sadar kavin tersenyum tipis pada Dea, begitu pun Dea,"astaga manis sekali senyumnya, batin Dea".


"de..de..claudyaaa, ucap Eca.


"ah..hmm..iya apa ucap Dea gugup.


"lo mikirin apa sih, ucap Eca.


"ngak ada, ucap Dea.


"lo belum jawab pertanyaan gue, ucap Eca.


"yang mana, ucap Dea pura-pura lupa.


Saat Eca akan mengulangi pertanyaan nya tapi pelayan pun tiba membawa pesanan mereka.


💠


💠 💠


💠 💠 💠


Jangan lupa like, vote dan juga komen yaa


dan terimakasih sudah mau mampir di karya ku.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2