Kebahagiaan Q

Kebahagiaan Q
27. Bab 27


__ADS_3

Pagi harinya...


Selesai sarapan pagi kavin & Dea langsung check out dari hotel, setelah meningalkan hotel mereka langsung berburu oleh oleh, berbagai macam aneka makanan khas Bali dan tak lupa pula Dea membeli beberapa pernak pernik yang lucu lucu untuk Eca, dan para karyawan ditokonya, setelah puas berbelanja mereka langsung menuju bandara karena hari sudah makin siang.


💠💠💠


Tiba di bandara di kotanya mereka sudah ditunggu oleh junet, setelah memberikan kunci mobil pada kavin junet langsung pergi dengan mobilnya.


Kavin menjalankan mobilnya dengan kecepatan rata rata, Dea melihat bukan jalan menuju apartemen tapi jalan menuju rumah bundanya.


"mas...kita mau kerumah bunda?


"bukan..rahasia sayang, jawab kavin langsung senyum


Mendengar jawaban suaminya yang menurut Dea sudah mulai main rahasian hinga membuat Dea kesal, di sepenjang perjalanan tak henti hentinya mulut Dea komat Kamit karna kesalnya, kavin hanya terkekeh melihat istrinya lebih lucu jika sedang kesal.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit, mobil yang dikendarai kavin sudah memasuki sebuah rumah berlantai dua dengan nuansa klasik, didepan rumah terdapat sebuah kolam kecil yang disertai kursi, ayunan dan ada taman disekitarannya.


"udah sayang baca mantranya kita sudah sampai, ayo turun ajak kavin


"apa turun mas?


"emang ini rumah siapa mas? tanya Dea heran


"udah ayo turun dulu sayang, nanti juga kamu tau, ucap kavin lalu kavin keluar dari mobil dan berjalan mengitari mobil untuk membuka pintu sang istri.


Perlahan kaki mereka melangkah menuju rumah tersebut, di depan pintu utama yang masih tertutup Dea melihat sepasang paruh baya sedang berdiri mereka menyapa dengan sopan. Dea heran mengapa ia diperlakukan seperti majikan, pikir Dea.


"selamat datang tuan & nyonya, perkenalkan saya bik ana dan ini suami saya pak amat, ucap wanita paruh baya tersebut.


"iya bik...makasih ya bik, saya akan masuk dengan istri saya, ucap kavin


Dea hanya menyimak ucapan suaminya dengan wanita paruh baya tersebut sambil sesekali ia tersenyum agar tidak dinilai sombong.


"sayang...ayo buka pintunya, ucap kavin


"mas..ngak sopan tau masuk rumah orang sembarangan, diketuk dulu lah mas, jawab Dea


"udah ngak apa apa kok, udah izin juga pada yang punya rumah, ucap kavin


Ada sedikit keraguan di hati Dea membuka pintu rumah tersebut, saat pintu sudah terbuka pertama yang ia lihat adalah foto pernikahannya yang terpajang begitu besar diruang tamu dalam rumah tersebut, karna merasa kebingungan Dea langsung menoleh dan melihat ke arah kavin hanya di balas senyum manis dan anggukan oleh kavin.

__ADS_1


"mas..ini maksudnya apa? tanya Dea sambil melihat beberapa fotonya saat resepsi pernikahan yang terpajang didinding yang di cetak dengan ukuran yang tak terlalu besar diruangan keluarga


"ini memang rumah kita sayang, jawab kavin sambil memeluk sang istri dari belakang.


"oh..rumah kita, sahut Dea dengan santai karena ia terlalu fokus melihat foto tersebut.


"hah..apa? ru..rumah Ki..ta? dengan gagapnya ia bertanya karena kaget menyadari ucapan suaminya reflek badannya memutar dan menghadap ke suaminya.


"iya sayang ini rumah kita, apa kamu suka


"benaran mas?, aku sangat menyukainya makasih ya mas


"kita akan membina rumah tangga yang harmonis disini serta penuh kasih sayang dirumah ini, ucap kavin dan langsung memeluk istrinya


"iya mas, ini yang aku impikan mas, kita akan tinggal bersama dengan anak anak kita yang penuh canda tawa dari mereka nantinya, jawab Dea sambil membalas pelukan suaminya


"sekarang kita lihat kamar kita dilantai atas yuk, ajak kavin


Mereka berada didalam kamar nya, kamar yang berukuran besar ranjang yang berukuran besar pun sudah tertata dengan rapi, dan lemari yang berjejer rapi dengan berbagai jenis tas dan sepatu serta baju baju yang serba baru juga sudah tersusun rapi di lemari tersebut, semua perabotan yang gunakan juga bernuansa klasik, puas melihat lihat Dea berjalan menuju balkon dan melihat pemandangan Sora yang indah dari balkon tersebut, Dea merentangkan kedua tangannya sambil memejamkan matanya dan menghirup nafas dalam dalam serta membuangnya secara perlahan, ia siap menghadapi masa depan dengan keluarga kecilnya yang bahagia seperti yang ia impikan selama ini.


Sebuah pelukan hangat dari sang suami membuyarkan lamunannya, dan menoleh kesamping dan melihat sebuah senyum yang tulus dan bahagia, kavin menyandarkan dagunya di bahu istrinya sesekali kavin mencium leher istrinya yang mulus, sesekali Dea mendesah karna perlakuan suaminya yang mulai nakal.


"mas....


"mas...mau ngelakuinnya disini?


Kavin baru sadar kalau mereka sedang berada di balkon, seakan mendapat lampu hijau, kavin pun langsung mengendong tubuh istrinya sambil mencium bibir mungil Dea yang seakan candu baginya, kavin meletakkan istrinya di atas ranjang secara perlahan, pergulatan panas pun di sore hari dirumah yang baru pun terjadi dengan penuh cinta dan bahagia dari pasangan halal ini.


Selesai makan malam mereka bersantai dikamar sambil menonton acara tv, kavin merebahkan kepala nya di atas paha Dea sebagai bantalannya.


"sayang...besok kita akan acara syukuran dirumah ini kamu ngak usah khawatir karna semuanya sudah disiapkan oleh bunda & mama, ucap kavin.


"acaranya jam berapa mas?


"jam 2 an sayang


"hm...ya sudah.


"eh..mas tapi kapan semua ini mas persiapkan, tanya Dea


"ada deh..jawab kavin

__ADS_1


Dea merasa kesal dengan jawaban suaminya, selalu saja begitu jika ditanya.


"aagggrrhhhh, teriak kavin saat Dea mencubit dadanya


"aduh...sayang sakit, ini kdrt namanya, ucap kavin sambil mengusap usap dadanya


"habisnya ditanya bukannya jawab malah main rahasia rahasia an, jawab Dea kesal.


"ya...sudah mas jawab


Kavin langsung bangun dari tidurnya dan langsung mengecup singkat bibir istrinya, Dea melotot saat mendapat ciuman mendadak dari suaminya karena kaget


"mas..kebiasakan deh, ucap Dea sambil memeluk pelan dada suaminya


"😅😅😅, itu obat pereda sakit, karna sudah nyubit mas tadi, harus kamu yang nyium mas biar ngak sakit lagi, ujar kavin


"is....sini mana lihat bekasnya


Kavin pun segera membuka bajunya dan Dea pun melihat bekas cubitannya emang merah, seketika Dea langsung mencium bekas cubitannya dan langsung mengambil salaf di kotak P3K, setalah mengoleskannya Dea kembali memasang kancing baju kavin.


"udah baikan apa belom


"sangat baik, 😅😅😅


"ayo jawab kapan mas menyiapkan semua ini


"baiklah sayang...rumah ini mas beli saat mas sudah menyukai dan mencintai mu, mas menyuruh junet buat mencari rumah yang tak jauh dari rumah bunda dan toko kue mu, akhirnya dapat disini dan para pekerja suruhan junet mulai merenovasi rumah ini, dan saat kita kebali itu rumah ini sudah siap, mas sudah beri tahu pada bunda dan mama kalau pulang dari Bali kita langsung pindah kesini, mereka setuju dan mereka menyiapkan acara untuk syukurannya yaitu besok sayang, ujar kavin panjang lebar.


"emang kapan mas mulai cinta sama aku?


"sejak mas memelukmu


"kalau kamu sayang....?


"saat mas nyium aku, jawab Dea sambil senyum


Kavin yang mulai gemas melihat istrinya senyum langsung membungkam mulut istri, ia mulai menyesap lembut bibir istrinya tak lama kavin pun mulai mengakhiri aksinya karna dirasa sudah sama sama kehabisan nafas.


"udah ah....kita tidur, udah malam, ucap Dea yang mengelak dari serangan suaminya.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠

__ADS_1


Mohon di like juga komennya yaa


Bersambung.


__ADS_2