
Tengah malam Dea terbangun dari tidurnya karena merasa ingin ke kamar mandi, Dea pun melepas pelukan kavin secara perlahan, setelah itu Dea pun memakai pakaiannya kembali, lalu Dea menuju kamar mandi, tak lama Dea pun keluar dan langsung menuju dapur untuk mengambil air minum karena merasa haus, dan tak lupa membawa segelas air kedalam kamar.
Tiba di kamar Dea melihat kavin masih tidur lelap, Dea pun kembali membaringkan tubuhnya di sebelah kavin.
Pagi ini kavin bangun lebih dulu dari Dea, kavin mencium wajah istrinya dan terakhir bibir istri, seketika Dea pun terbangun karena kavin mengigit kecil bibirnya, kavin pun langsung tersenyum melihat Dea membuka matanya.
"ayo mandi, ajak kavin.
"mas duluan yaa, aku masih ngantuk mas.
"apa ngak ke toko kue hari ini, Hem?
"ngak mas nanti siang aja.
"kita mandi aja dulu nanti ikut mas kekantor, siang nya baru kita ke toko.
"baiklah mas, ucap Dea
sambil duduk dan segera mengambil handuknya, dan melangkah menuju kamar mandi Tampa Dea sadari kavin mengikut di belakangnya.
"mas aku mandi dulu yaa.
"udah bareng aja.
"tapi mas...
"udah cepat....
Dea terpaksa mengalah semenjak menikah baru kali ini mereka mandi bareng, entah kenapa kavin meksa kali ini untuk mandi bareng, alhasil mandi pun menjadi hampir dua jam.
Dea keluar lebih dulu karena kesal di kerjain oleh kavin, setelah memakai pakaian dan menyiapkan baju untuk kavin setelah itu Dea pun kembali tidur dan berbalut selimut tebal karena kedinginan Hinga ia mengigil.
Tak lama kavin pun keluar dari kamar mandi dan melihat Dea sudah lelap, setelah memakai stelan kantornya kavin membuat dua gelas susu hangat untuk dirinya dan juga Dea.
"sayang bangun, ucap kavin, namun Dea tak juga bangun.
"sayang...sayang...kavin menyentuh kening istrinya ternyata panas.
"astaga..kamu demam de, maaf kan mas de mungkin gara gara mandi kelamaan ni.
"kavin pun segera menelpon dokter keluarga nya.
Tak lama Airin pun datang ke apartemen kavin, Airin menekan bel dengan cepat kavin membuka pintu dan segera membawa Airin kekamarnya untuk memeriksa Dea.
"gimana Rin, keadaan istri ku.
"dia cuma kelelahan dan tekanan darahnya juga rendah, apa kamu habis menggempur dia tadi malam sampai ampun, Hinga istrimu seperti ini, ucap Airin sambil menyerahkan resep obat pada kavin.
kavin hanya mengaruk kepalanya sambil menyegir kuda.
Tak lama Dea pun bangun dan melihat seorang dokter di samping suaminya.
"mas..
"kamu sudah bangun sayang..
"jangan banyak gerak dulu, apa masih pusing ucap Airin.
"iya dok...
"istirahatlah semoga cepat sembuh, saya permisi dulu ya.
Dea hanya menganggukkan kepalanya, kavin mengantar Airin keluar, kavin kembali lagi ke kamar.
"sayang mas beli obat dulu yaa.
"hem....ya mas
Kavin segera keluar dari apartemennya, dan segera menuju apotik untuk membeli obat untuk istrinya, sementara Dea kembali tidur sambil menunggu kavin datang.
drtt....drtt....
ponsel Dea berbunyi Dea melihat siapa yang menelpon ternyata Eca.
"hallo, assalamualaikum, ca
"wa'alaikum salam, de..kamu lagi dimana?
"aku masih dirumah ca, aku kurang enak badan.
"oh...aku kira kamu kesini, ya sudah kalau begitu istirahatlah.
"yaa...makasih ca, emang ada apa ca?
__ADS_1
"cuma mau bilang ada beberapa bahan yang kurang, biar aku saja yang belanja sama Rindi.
"ya..aku percaya sama kamu ca.
"ya sudah aku ttp dulu yaa telponnya,
"ya..makasih ca.
Tak lama kavin pun datang dengan menenteng obat dan membawa sop ayam untuk Dea.
"sayang makan dulu yaa, biar mas yang suapin.
Dea hanya menganggukkan kepalanya Dea bergeser sedikit agar bisa duduk supaya kavin lebih mudah untuk menyuapinya, kavin pun mulai menyuapi Dea, sampai makan itu habis dan setelah itu kavin memberi kan obat pada Dea, Dea pun meminum obat yang diberikan oleh kavin.
"mas ngak kekantor.
"ngak sayang, "mas mintak maaf yaa gara gara mas kamu kayak gini.
"udahlah mas ini bukan karena mas, emang aku dari semalam udah merasa kurang enak badan.
"lah..terus kenapa ngak bilang sama mas tadi pagi.
"yaa maaf mas, ucap Dea sambil menundukkan kepalanya.
"istirahatlah mas kerja dari rumah aja, mas ambil laptop dulu yaa.
"Hem..
Dea kembali membaringkan tubuhnya di kasur, dan kavin mengambil laptopnya di atas meja, kavin langsung naik keatas ranjang dengan membawa laptopnya, dan melihat Dea sudah terbaring di tempat tidur.
"sayang tidurlah mas akan jaga kamu disini.
Dea menganggukkan kepalanya, dan melihat kavin yang serius dengan laptopnya, tak lama Dea pun terlelap.
kavin tak menyadari kalau Dea sudah terlelap saking asiknya dengan laptopnya,hampir dua jam kavin menatap laptopnya.
kavin menoleh ke arah Dea dan melihat Dea berkeringat, kavin pun menghidupkan kembali AC dikamarnya.
Setelah selesai dengan pekerjaannya kavin meletakkan kembali laptopnya dan menghampiri Dea, dan kavin pun membaringkan tubuhnya di sebelah Dea, tak lama kavin pun terlelap dengan memeluk Dea.
Tepat jam 13:15 kavin bangun dan melihat Dea masih tidur nyenyak, kavin mencium pipi Dea setelah itu kavin menuju kamar mandi untuk membersihkan wajahnya dan menggosok gigi, dan setelah itu kavin Menganti bajunya dengan pakaian rumah, selesai dengan kegiatannya kavin segera memesan makanan, tak lama bel pun berbunyi kavin langsung keluar dan mengambil pesanan mereka.
Kavin menata makanan di meja makan, setelah itu kavin menuju kamar untuk membangun kan Dea, tiba dikamar Dea masih belum bangun, kavin menghampiri Dea dan membangun kan Dea dengan mencium semua wajah Dea seketika Dea pun bangun karena merasa terusik.
"sayang..ayo bangun kita makan dulu setelah itu minum obat, tutur kavin
"yuk sayang kita makan dulu,ucap kavin dan langsung mengandeng Dea keluar dari kamar.
Tiba di meja makan Dea berniat melayani suaminya tapi dengan cepat kavin mencegahnya.
"sayang biarkan mas yang menyuapi kamu yaa.
"iya..mas,"maaf yaa mas aku ngerepotin.
"mas gak merasa di repotkan sayang.
"makasih ya mas, udah mau merawat aku.
"iya sama sama sayang, " sudah sekarang kita makan dulu, kalau cerita terus kapan kita makannya, tutur kavin.
Kavin menyuapi Dea dengan telaten, mereka makan sepiring berdua Hinga makanan habis,
setelah Dea minum obatka inipun mengajak Dea beristirahat dikamar, sambil menonton dan Dea pun merebahkan kepalanya di atas paha suaminya itu.
"sayang apa masih pusing.
"ngak mas, "jam berapa kita kerumah mama mas.
" apa kita tunda aja dulu.
"ngak usah mas kasian mama pasti udah masak kesukaan mas deh.
"kalau begitu jam 5 an aja kita kesana gimana.
"ya...udah deh.
Waktu terus berputar tak terasa jam pun sudah menunjukan jam 4 sore, kavin dan Dea segera membersihkan diri dan bersiap siap untuk pergi kerumah mamanya, tak lama mereka keluar dari apartemen dan segera menuju parkiran.
Kavin membuka kan pintu untuk Dea dan setelah Dea masuk kavin pun mengitari mobil dan segera duduk di kursi kemudi, kavin melajukan mobilnya dengan kecepatan normal, tak butuh waktu lama mereka pun tiba dirumah mama Risma.
"assalamualaikum,ucap Dea & kavin.
"wa'alaikumsalam, jawab Vian.
__ADS_1
"kakakkkkk, teriak Vian saat melihat Dea, " kakak apa kabar aku kangen.
"Alhamdulillah, kakak baik, "karena kamu kangen makanya kakak kesini, "mama mana ucap Dea.
"mama didapur kak.
Vian menyalami kavin dan setelah itu Dea & Vian menuju dapur, dan melihat mama mertuanya sedang asik masak, Hinga tak menyadari kehadiran Dea.
"maa...ucap Dea.
Seketika Risma menoleh ke arah suara dan melihat mantunya sudah berdiri di belakangnya dengan senyuman yang menghiasi bibirnya.
"eh..sudah datang ya nak? "kita duduk di depan aja yuk.
"apa sudah siap semua maa, kalau belum kita masak berdua aja maa.
"udah sayang.
Dea hanya menganggukkan kepalanya dan mereka segera menuju ruang tamu Dea melihat papa Indra dan Galang sudah duduk manis di sofa.
"paa..sapa Dea.
"eh..mantu papa, gimana kabarnya nak?
"sehat paa, " papa gimana kabarnya?
"papa juga sehat.
Tak lama datang bibik Ani membawa minuman dan cemilan, saat sedang asik bercerita bel rumah pun berbunyi, Vian segera membuka pintu, dan melihat kedua orang tua Dea sudah datang dan juga Gian.
Assalamualaikum,ucap Galang.
Dea langsung menoleh ke arah suara yang sangat familiar di telinganya, Dea pun kaget melihat papa, bunda dan juga Gian datang, dengan cepat Dea pun berlari menghampiri kedua orang tuanya.
"bundaa, ucap Dea sambil lari.
"issh kamu ini udah nikah juga masih kayak anak kecil, ucap bunda Clara sambil memeluk putrinya.
"😄😄😄 Dea kangen sama bunda, papa juga dan bang Gian.
"Dea...ngak disuruh masuk dulu bunda nya, ucap mama Risma.
"😄😄😄 iya maa, "yuk paa, Bun dan bang gian kita masuk kedalam.
Dea bergelayut manja pada bunda nya, kavin melihat istrinya hanya tersenyum kecil, para lelaki asik bercerita banyak hal sementara para perempuan pun mulai menata makanan di meja makan.
"sudah dulu ngobrolnya, kita makan malam dulu.
Para lelaki itu pun segera menuju meja makan, ini kali kedua mereka makan bersama keluarga Indra & keluarga Galang, tapi hanya saja bedanya Dea & kavin sudah tak canggung lagi, kerja mereka sudah saling cinta, para orang tua yang melihat anaknya sudah menerima satu sama lain pun merasa bahagia.
Tak lama mereka pun selesai makan malam dan para lelaki kembali keruangan tamu sementara para perempuan membersihkan meja makan dan mencuci piring bekas makan mereka.
"Vin...kapan akan kalian terima hadiah dari papa? "papa lihat kalian sudah semakin harmonis.
"ya...paa, kami juga mau menanya kan itu sama paa, apa hadiahnya masih berlaku, ucap kavin.
" yaa...masihlah, "kalian berangkat besok saja jam 2 siang gimana?
"ah..baiklah, kalau nanti aku bilang sama Dea.
"kalau dari papa & Gian nanti papa transfer yaa.
"ngak usah paa,
"tidak ada penolakan.
"udah terima aja, ucap Gian.
Para perempuan pun sudah selesai kini ikut gabung dengan para lelaki, dua keluarga ini pun saling tukar cerita Hinga tak menyadari hari sudah semakin malam, Galang dan keluarga nya pun pamit, Dea mengantar kedua orang tuannya sampai ke mobil, setelah keluarga pulang Dea pun masuk kembali kedalam rumah bersama dengan kavin.
Tiba dikamar Dea membersihkan wajahnya dan Menganti baju tidur.
"mas ngak ganti baju dulu.
Kavin hanya mengangguk kan kepala dan langsung masuk kedalam kamar mandi, tak lama kavin pun keluar, dan segera menghampiri istrinya yang sudah membaringkan tubuhnya di kasur.
"sayang..besok siang kita berangkat kebali.
"kebali? "kok mendadak sih mas?
"iya..sayang, "kita ngak bisa menolak lagi hadiah dari papa.
"ya..mas besok kita berangkat, "ya udah sekarang kita istirahat aku ngantuk mas.
__ADS_1
"mas juga ngantuk sayang, kavin memeluk istrinya dan mencium kening pipi dan terakhir bibirnya. Tak butuh waktu lama mereka terlelap.
💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠ðŸ’