kehidupan pahit yang berakir bahagia

kehidupan pahit yang berakir bahagia
19


__ADS_3

Kemudian aku pun mulai ketakutan luar biasa dengan keganasan Hendra... dan akirnya malam itu pun jadi malam kelam buat aku... disitu lah pecah perawanku pertama kali... sakit yang luar biasa aku rasakan ini, bikin aku jadi syok dan gemetaran... dia tetap menggenjotku sampai akirnya keluar air maninya...


***Hendra: maafin aku sayang. cuma dengan cara begini kamu tetap sama aku. aku ambil perawan kamu bukan buat taruhan atau kesenangan. tapi untuk dijadikan pendampingku kelak. (dengan nada menyesal)


Dela: kenapa harus aku? (sedikit menangis)


Hendra: aku gak tau sayang. dari awal aku emang suka sama kamu. dan aku gak mau lepasin kamu.


Dela: kamu begini karena kamu baru pertama kan tidurin cewek virgin? selama ini kan kamu cuma dapat bekas aja kan?


Hendra: aku akui emang itu bener. dan sekarang aku bener bener gak mau lepasin kamu... aku sumpah tadi gak macam macam ma cewek itu. tapi aku jujur, mungkin kalau gak ketemu ma kamu, aku bakal tidurin itu cewek. karena jujur aja dari tadi siang aku sudah berusaha tahan ini semua. tapi aku gak bisa. sekarang kamu bisa benci dan marah sama aku. tapi aku tetap gak berubah sama kamu. dan cuma kamu yang bener bener aku sayangi.


Dela: seandainya aku gak perawan, apa kamu tetap sayang sama aku***?


Hendra pun diam gak jawab pertanyaanku..


Dela: sudah Ndra. aku tau jawabanmu sekarang. tapi aku salut kamu jujur sama aku. sekarang apa yang kamu inginkan sudah kamu dapatkan. tolong habis aku mandi kamu antar aku pulang ya... (akupun masih menangis)


Hendra pun tetap diam. dan dia memelukku dengan penuh kasih sayang...


***Dela: aku mau mandi... tolong lepasin aku... (akupun sedikit meringis karena vaginaku sakit sekali)


Hendra: Dela,aku sayang sama kamu***...


Aku pun pergi kekamar mandi tanpa menjawab Hendra...


Selsai aku mandi aku langsung bersiap dan mengajak Hendra untuk mengantarkan aku pulang...


Hendra: sayang, aku mohon maafin aku atas kejadian tadi...


Aku tetap gak menjawab omongan Hendra.


kemudian kami pun pergi kemobil dan aku diantar Hendra sampai depan rumah...


Ternyata mamaku belum pulang. dan dia masih diacara ultah temennya disalah satu hotel berbintang dikotaku..


Dela: makasi dah antar sampai rumah... sekarang kamu pulang dulu aku mau tidur.. (langsung masuk kerumah tanpa melihat wajah Hendra)

__ADS_1


Kemudian Hendra pun langsung pergi...


stengah jam kemudian dia sms aku...


Hendra: sayang, aku sudah sampai di rumah. aku gak tidur dikafe..


Aku gak membalas pesannya Hendra. cuma membacanya saja...


kemudian dia pun mengirimku pesan lagi.


***Hendra: walaupun kamu diamin aku, sampai kapan pun aku gak akan ngelepasin kamu.. aku mau tanggung jawab sama kamu. dan kamu cuma punyaku. aku gak akan berbagi dengan orang lain...


Dela: terus kamu milik bersama dengan semua wanita? dan aku cuma milik kamu? kok kamu egois?


Hendra: pokoknya kamu milik ku. aku gak mau tau... kamu cuma punyaku***...


Aku sudah gak mau bales sms dia lagi..


karena aku pikir gak akan ada habisnya dan dia bakal ngomong itu terus..


kakakku sudah tertidur jadi aku pikir dia gak akan tau akan kejadian malam ini.


selama beberapa hari Hendra telpon dan sms gak pernah ku jawab. dan setiap pulang sekolah aku selalu lewat pintu belakang. jadi dia selama beberapa hari pun gak ketemu aku. dan aku sudah pesan sama ke 3 sahabatku untuk tidak kasih tau Hendra aku pulang lewat mana...


mereka ber 3 pun bingung dan mereka menyanyakan hal itu sama aku..


***Vivi: gimana waktu itu yang kita gep dia sai? kamu semenjak kejadian itu gak pernah cerita ma kita lho... kamu banyak diam sekarang. jadi kita mau tanya gak enak...


Tina: iya sai... aku dah diceritain ma Vivi.. ada apa kamu sama Hendra?


Vita: aku curiga perawanmu sudah diambil paksa sama Hendra ya***?


Sontak aku pun kaget... dan aku menoleh kearah mereka...


Dan mereka bertiga saling pandang pandangan dan mengerti maksud dari tatapanku..


***Vita: serius kamu sudah bercinta ma Hendra? (dengan nada serius)

__ADS_1


Dela: iya itu kejadiannya pas aku diseret dia dikafe waktu itu Vi... (sambil menunduk dan ingin nangis)


Vivi: ya ampuuunnn sudah ku duga... bakal kejadian... soalnya aku liat ekspresinya Hendra itu lain banget malam itu... (menepuk jidat)


Tina: kamu gakpapa kan del? ( sambil merangkulku dengan nada suara yang sedikit cemas )


Vita: kok bisa sih? coba ceritain ke kita...


Dela: waktu itu kan aku bertengkar hebat ma Hendra di kafenya. dan dia kayak kerasukan terus paksa aku untuk bercinta. dia mengakui semua. tapi dia juga mengancam kalau aku gak akan bisa tinggalin dia apapun yang terjadi...


Vita: ini yang aku takutkan. akirnya terjadi. kalau kamu sudah ditangan Hendra,gak mungkin kamu bisa lepas dari dia Del... (dengan nada cemas)


Vivi: iya sih... kita nie tau siapa Hendra... apa yang disukai gak bakal bisa jadi milik orang. itu harus jadi milik dia...


Tina: apalagi kamu masih virgin... ku jamin kamu kemana mana pasti diikutin anak buahnya Del***...


***Dela: emang segitunya ya?


Vita: disisi lain ada keuntungan Del... kamu bakal dijagain terus disegani dan kamu bakal kaya ratu.. aku brani jamin itu.. apapun yang kamu minta pasti dikasih... tapi kekurangannya kamu gak bisa bebas. kemana mana kamu diikutin. walaupun orangnya gak keliatan.


Vivi: sama kayak dibuntutin gitu del...


Dela: terus aku harus gimana?


Tina: yaudah mau gimana lagi.. jalani aja... lagian siapa sih yang gak mau ma Hendra.. kalau dia gak kasar ma kamu santai aja sai... dia itu terkenal kasar ma cewek. tapi aku liat dia ma kamu itu beda banget...


Vivi: udah deh Del... kamu nyerah aja... ikutin aja alurnya. asal dia gak main tangan aja ma kamu...


Dela: tunggu aku tenang lah baru aku hubungin dia.


Vita: tiap pulang sekolah dia nungguin kamu lho... nanti kamu masih tetap lewat belakang sekolah?


Dela: iya Vit. ak belum mau ketemu ma dia. ( sedikit trauma).


Vita: yaudah kamu tunggu dibelakang nanti aku jemput disana. aku nanti dijemput abangku... oke***....


Dan aku pun mengikuti sarannya Vita... dan aku bergegas kebelakang pagar sekolah..

__ADS_1


__ADS_2