kehidupan pahit yang berakir bahagia

kehidupan pahit yang berakir bahagia
51


__ADS_3

Akirnya tiba saat aku berangkat.


Hendra sesuai janjinya dia yang anter aku sama semua keluargaku.


pada saat itu aku berangkat cuma sendirian.


karena sehari sebelumnya mamaku sudah berangkat duluan sama papaku dan keponakanku.


Gak lama kemudian Hendra datang kerumah.


Hendra: sayang,ayo kita pergi. aku nanti mungkin minggu depan berangkat ke kota itu juga. soalnya aku harus lanjutkan kuliah S2 bisnisku.


Dela: oiyaaa... maaf aku minggu depan gak bisa ketemu kamu, soalnya aku sudah ada dikota M.


Hendra: masa sebentar aja gak bisa ketemu?


Dela: iya ndra. soalnya mama sudah beli tiket. dari kota M aku langsung ke bandara kota S. soalnya aku langsung balik kesini lagi. mau urus sekolah.


Hendra: yaudah klo gitu. kita bakal lama gak ketemu lho.


Dela: klo kamu libur kan bisa pulang toh.


Hendra: iya sih...


Kemudian kami siap siap untuk pergi kebandara.


selama diperjalanan aku sibuk sama hpku soalnya mamaku sudah tunggu dibandara kota J sama papaku.


15 menit kemudian kami sampai dibandara.


aku langsung cek in dan langsung keruang tunggu.


sebelum aku kesana, aku perpisahan dulu sama Hendra sama keluargaku yang lain.


mereka nyusul karena gak 1 mobil sama aku.


Diruang tunggu pun aku sibuk smsan sama Hendra sama 3 sahabatku juga.


sekitar 1 jam kemudian aku naik pesawat.


zaman dulu belum pake garbarata.


jadi jalan kaki lumayan jauh ke pesawat.


untungnya aku gak bawa barang banyak.


semua aku masukan bagasi.


setelah didalam pesawat,15 menit kemudian aku pun take off.


aku tidur selama penerbangan.


kepalaku pusing banget waktu itu.


Dan akirnya setelah 1 jam 45 menit aku mendarat.


dan langsung ambil bagasi trus pergi keluar.


mamaku sama papaku sudah nunggu.


Dela: mama... papa.... (sambil teriak)

__ADS_1


Mama: mama disini del... (sambil lambaikan tangan) *bukan uka uka ya. hahaha


aku langsung lari ke arah mereka dan langsung peluk mereka.


keponakanku juga langsung senang liat aku.


kalau gak salah waktu itu umurnya masih 3 tahun. sekarang dia sudah SMU kelas 2. berarti aku sudah tua yak... hahaha


kami gak banyak ngomong langsung ke arah parkiran. disana ada supir tanteku yang sudah tungguin aku.


dimobil selama perjalanan kami berbincang sedikit.


Mama: kamu pusing gak?


Dela: iya ma. masih mabuk udara. *klo sekarang namanya jetlag. hahaha


Papa: yaudah kamu tiduran aja. laper gak?


Dela: gak pa. tadi dipesawat dapat nasi goreng. trus sudah minum susu juga dipesawat. bahkan Dela habis 1 liter susu pa. sampai ketawa pramugarinya. mungkin pikir pramugarinya Dela rakus pa... hahahah ( ceritaku panjang lebar sama papaku yang sekarang sudah meninggal 5 juni 2019 kemarin pas lebaran pertama) *jadi sedih klo ingat beliau.


Papa: hahaha mumpung makanannya sama minumannya gratis nak. (sambil elus kepalaku) *astaga aku beneran nangis ingat beliau saat ini.


Dela: iya pa. besok pulang naik pesawat itu lagi gak? makanannya enak pa. minumnya bisa tambah. trus pesawatnya bagus.


Papa: iya besok naik itu lagi.


Dela: naik ekonominya aja ya. jadi kita 1 deret duduknya pa.


Mama: kamu ekonomi aja. mama ma papa naik bisnisnya. kasian keponakanmu. dibisnis duduknya lebih lebar.


Dela: lho mama kok egois... ikut lah aku di bisnis. enak aja anaknya dilepas.


Mama: mahal tau...


Mama: nanti mama pulang duluan. kamu nanti lewat bandara disini lagi. soalnya tantemu suruh kamu disini sampai liburanmu habis.


Dela: jadi aku gak pulang bareng mama?


Mama: gak lah. kamu puas puasin aja dulu liburan disini. nanti mama tinggalin atm mama. kan kamu tau pin nya.


Dela: boleh belanja kah? aku gak bawa baju banyak lho ma.


Mama: pakai aja uang itu. memang sudah mama sendirikan kok khusus buat kamu hidup disini.


Dela: baiklahhhh...


hampir 3 jam diperjalanan akirnya kita sampai. soalnya kotanya macet banget.


aku gak kasih tau Hendra klo aku gak jadi pulang lewat kota S. dan aku juga gak kasih tau dia kalau aku agak lama disini.


tadi sebelum aku berangkat, Hendra kasih kunci apartemennya disini. biar aku bisa tidur disitu kalau gak betah dirumah tanteku.


ini cerita aku singkat ya. kalau dijabarkan bakal puanjaaannngg banget.


soalnya aku liburannya lama banget.


selama aku disana cuma biasa aja pertemuan keluarga yang lama gak ketemu. jadi gak ada hal menarik.


Seminggu kemudian mamaku pun harus balik ke kotaku. jadi aku gak anter mereka ke bandara. soalnya mereka di kota S.


sedangkan aku gak jadi ikut kekota M dan S. pada saat itu aku juga sudah daftar les vokal punya salah satu artis indonesia. jadi gak bisa aku tinggal. soalnya seminggu 3 kali pertemuan. sayang klo ditinggal kata mamaku.

__ADS_1


kemarin dia bayar mahal buat aku les vokal.


aku pun menelpon mamaku.


Dela: mama sudah sampai bandara?


Mama: iya nie. bentar lagi mau masuk pesawat.


Dela: iya kah ma. yaudah mama sama papa hati hati ya...


Mama: iya. kamu disana juga hati hati. jaga diri baik baik ya. jangan bikin malu mama ma papa.


Dela: iya ma. nanti kabarin ya...


Mama: iya. yaudah nie mau naik pesawat. mama tutup telponnya ya... bye...


Dela: iya ma.. bye...


setelah itu aku dapat telpon dari Hendra.


Hendra: halo sayang,kamu sudah mau berangkat kah? nie aku sudah sampai kota J. nie lagi dijalan mau ke apartemen..


Dela: iya halo. nie aku sudah diparkiran bandara ( aku berbohong soalnya mau kasih kejutan)


Hendra: aduh... padahal aku kangen. ntar kita lama gak ketemu.


Dela: tenang masih ada liburan kok...


Hendra: iya sih.. padahal mau ku ajak ke kafe temenku.


Dela: next time aja ya. oiya aku matikan dulu. soalnya aku mau cek in. nie ak masih ngurus barang dulu diparkiran. (aku angkat telponnya di luar rumah biar rame jadi gak ketahuan bohong)


Hendra: nanti kalau sudah sampai kabarin ya sayang..


Dela: oke... bye ..


Hendra: bye...


Kemudian aku tutup lah itu telpon.


aku langsung mandi terus aku siap siap mau ke apartemen Hendra buat kasih kejutan.


karena aku belum bisa bawa mobil dan gak tau jalan. jadi aku minta tolong kakak sepupu aku.


Dela: mas, tolong anterin ke apartemen K dunk. pacar aku dah sampai disini.


Albert: kamu nginap disana?


Dela: gak tau nanti. tolong bantu aku ijin ma mamamu ya...


Albert: ada duit rokok gak?


Dela: gampang...


kemudian sepupuku pun pamit ke mamanya dan diijin kan sama mamanya. untungnya mama nya gaul jadi biasa aja.


kemudian kami pun meluncur ke sana. sebelum keapartemen, aku mampir ke toko parfum dimall dulu.


Kebetulan dia suka pake parfum kenzo flower saat itu... daebaaakk harganya buat nangis klo original nie. untung ditinggalin mamaku uangnya lumayan.


habis itu kami bablas ke apartemen K.

__ADS_1


aku senyum senyum dijalan karena mau kasih kejutan dan aku penasaran ekspresi dia seperti apa.


__ADS_2