kehidupan pahit yang berakir bahagia

kehidupan pahit yang berakir bahagia
49


__ADS_3

Akirnya aku menangis sejadi jadinya didepan mereka. dan mereka berusaha membuat aku tenang dengan cara memeluk ku. aku berfikir apa ini hukum karma? atau ini memang sudah takdirku? tapi disisi lain aku berfikir bahwa aku harus kuat hadapi ini semua. karena ini semua pilihan yang aku buat. dan aku harus terima resiko dan konsekuensinya.


Kemudian kami pun naik ke kamar Hendra di atas. dan kami bersiap untuk istirahat.


Hendra: kalian istirahat aja dulu. biar aku pulang kerumah.


Vita: iya ndra. kita gak bisa pulangkan dela untuk saat ini.


Dela: sebenarnya aku gak masalah kok klo aku pulang sekarang.


Vivi: gila aja kamu sai pulang dalam keadaan gini. yang ada nanti kita semua habis di amuk sama mamamu.


Tina: gak bakal aku ikut ngantar kamu klo kamu balik malam ini.


Vita: iya sai biar tenang dulu. mukamu masih bengkak semua. hidungmu aja masih agak biru.


Hendra: kali ini kamu harus dengerin 3 temenmu sayang. kasian mereka kalau nanti di omelin mamamu.


Dela: iya sudah aku tidur disini aja.. (sambil berbaring di kasur)


Hendra: yaudah aku balik dulu ya. tuh ada uang di laci. kalau kalian butuh apa apa atau mau beli makan, pakai aja uang itu. nie kalian ku tinggalin mobil. aku biar dijemput aja sama temanku.


Dela: aku gak bisa bawa mobil...


Hendra: tenang ada vita. dia bisa kok.


Dela: terserah kamu aja.


Kemudian hendra pergi balik ke rumahnya.


dan kami bertiga pun bersiap untuk tidur.


sebelum tidur aku matikan hp ku biar gak di telpon Kevin.


Vita juga aku suruh matikan hpnya. nanti kevin pasti hubungi dia kalau hp ku gak aktif.


kami ber 4 bergosip sambil bercanda.


sampai kami akirnya ketiduran.


Pagi harinya Hendra sudah datang bawa sarapan nasi kuning. dia tau banget aku suka makan nasi kuning. lauknya telor bumbu bali.


Dela: wah.... kebetulan lagi laper...


Vita: makanan favorid dela tuh nasi kuning. hahahaha


Vivi: hadeehhh orang ini klo makan nasi kuning gak mikir takut gendut. hahaha


Tina: jangan lupa dia juga suka nasi pecel lauknya ayam. peyeknya banyak. hahaha


Dela: sangking kita sering banget kumpul jadi hafal makanan favorid masing masing ya sai...


Tina: kita paling hafal ma makanan favoridmu sai apalagi cemilan. soalnya diantara kita yang paling banyak makan sama gak takut gemuk cuma kamu. hahaha


Dela: ancriiitttttt...


Kami pun sarapan bareng. dan Hendra juga ikut sarapan.


Vita: ke mall yuk...


Vivi: nie orang gila ya jam segini mau ke mall. belum buka kaleeeeee...


Dela: berenang aja yuk.


Tina: gimana kalau kita ke majesty? ambil paket lengkap aja dari rambut sampai kaki?

__ADS_1


Vita: ide bagus sai...


Dela: gak ah... mahal itu lagian kalian tau aku gak hoby perawatan kayak kalian. makanya uangku lebih banyak dari kalian. hahahaha


Hendra: ide bagus itu tin...


Tina: tapi kamu yang bayar... hahaha


Hendra: iya aku yang bayar kalian semua.


Dela: gila itu mahal lho.. klo gak salah terakir aku kesana itu 750rb 1 paket komplit.


(dijamanku harga segitu kalau dibandingkan sekarang mungkin 2jt)


Hendra: gakpapa sayang memang mahal. dimana mana mau cantik atau bagus itu pasti mahal.


Dela: terserah kamu aja. tapi agak siangan aja ya. aku masih malas klo jam segini.


Hendra: terserah kamu aja sai...


kami semua nonton tv di atas. soalnya dibawah kafenya Hendra sudah mau buka.


dan kami sambil menunggu waktu buat ke majesty kami mandi dan sambil bercanda.


kemudian iseng lah aku aktifkan hp. kagetnya bukan main banyak pesan masuk dari Kevin.


permintaan maaf nya banyak banget. sampe ak malas mau bacanya.


Vita: kevin sms ya?


Dela: iya nih...


Tina: kenapa gak balas?


Dela: ah... malas... biarin aja.


Dela: mataaamuuuu (aku sambil berteriak)


Vita: sepertinya emang kamu ditakdirkan sama Hendra sai...


Dela: kalo kalian bahas itu lagi, aku gak jadi ikut perawatan lho ya...


Vita: aduuuhh sensi banget sih... mau datang bulan ya?


Dela: iya nie kayaknya mau datang bulan. pinggang ma susu ku sakit banget rasanya.


Vita: minum yang hangat hangat sai... jangan minum es terus..


Dela: hadeehhh kayak mamaku aja nah. cerewet betul...


Tina: hahaha baru sadar dia cerewet?


Kami pun tertawa bersama.


Gak lama waktu sudah agak siangan. jadi kami pun pergi ke tempat perawatan.


selama diperjalanan hanya bercanda kecil tanpa membahas hal penting.


Kemudian kami sampai di tujuan.


dan kami langsung masuk kedalam.


Vita: mba kita ambil paket A ya..


Petugas: iya mba. buat berapa orang? dan atas nama siapa?

__ADS_1


Vita: buat ber 4.. eh salah ber 5 tapi yang satunya cowok mba. atas nama Dela.


Petugas: baik mba. (sambil mengetik komputer)


kami menunggu sejenak.


Petugas: mari mba silahkan masuk. Nanti didalam sudah ada petugas yang lainnya. 1 orang 1 kamar dan 1 pelayan.


Vita: oke makasi mba.


Kami pun langsung masuk kedalam. tapi ruangan kami terpisah sama ruangan Hendra.


selesai kita di pijat kita langsung masuk ke kolam air dingin dan air panas. tapi sebelumnya kita bilas dulu karna habis luluran.


dikolam kami cuma bercanda sambil menghabiskan waktu.


gak lama kemudian kami pun selesai dan siap siap untuk pulang.


Dela: aku lapar.


Vita: habis ini kita makan dulu sai...


Kami pergi keluar dan Hendra sudah menunggu di mobil. dia juga sudah bayar semua tagihannya.


kami langsung menuju ke mobil juga dan bersiap pergi makan.


Vita: ndra, dela lapar.


Hendra: ayo kita makan di restoran china didepan situ..


Dela: aku pengen ke restoran menado disana ada es kacang merah.


Vita: kan sudah ku bilang jangan minum es.


Dela: kan aku belum datang bulan.


Hendra: iya sudah kita kesana. sesuai seleramu aja.


Dela: habis itu antar pulang ya.


Vita: gak jalan jalan dulu sai?


Dela: aduhhh malas aku...


Hendra: iya sudah kita habis itu antar kamu pulang.


kami pun menuju ke restoran menado. dan aku memesan bubur menado sama es kacang merah. disitu emang terkenal 2 menu itu yang selalu jadi favorid pembeli.


aku makan dengan lahapnya dan aku berusaha melupakan semua masalah yang ada. karena aku masih mengalami sedikit trauma.


dan akirnya kami pun selesai makan.


mereka mengantarkanku pulang ke rumah.


mereka juga gak mampir karena aku gak tawarin mereka mampir ke rumahku.


Dela: makasi ya ndra... sai aku pulang dlu ( pamitku sama sahabatku dan hendra)


Vita: oke sai.. kabar kabar ya...


Hendra: nanti aku telpon.


Dela: oke... byeee...


Vita,Tina,Vivi: bye.....

__ADS_1


kemudian aku masuk kedalam rumah. kebetulan aku lupa kalau hari itu di rumah ada acara arisan keluarga besar.


aku langaung masuk kekamar dan kemudian aku ganti baju untuk bergabung dengan keluarga besarku.


__ADS_2