
Hari hari telah berlalu.
Aku mengurangi aktifitas kumpul kumpulku dengan teman temanku.
karena aku fokus untuk melanjutkan sekolah ke jenjang SMU.
aku pun dan Hendra kembali berpacaran lagi.
selama kami kembali berpacaran, Hendra sudah gak pernah kasar lagi sama aku.
dan hubunganku dengan Kevin pun putus pada saat kami berantem kemarin itu.
Kevin pun setelah itu gak pernah hubungi aku lagi. bahkan dia gak pernah kerumah lagi.
aku juga yakin kalau hubungan ini gak akan bisa bertahan lama.
tapi aku sempat kaget sebelum Kevin berangkat,dia ada titipkan amplop coklat lewat kakakku.
Dan ternyata itu isinya uang.
aku lupa dulu itu dia kasih berapa soalnya sudah lama banget.
Setelah itu gak ada kejadian menarik untuk aku ceritakan disini.
karena itu hanya kehidupan biasa aja.
aku singkat cerita ini pada saat aku mau mengambil hasil ujian akir.
Akirnya setelah beberapa minggu kami ber 4 berkumpul lagi disekolah.
karena kami mengambil hasil akir ujian.
kami pun ber 4 menghabiskan waktu buat pamitan satu sama lain. karena kami akan berbeda sekolah.
Dela: sai maafin aku ya gak bisa 1 sekolah ma kalian. (aku mulai ingin menangis)
Tina: aku juga sai.. maaf ya aku gak bisa 1 sekolah ma kalian berdua.. ( nadanya juga sedikit sedih)
Vita: gakpapa sai. kita beda sekolah tapi masih sahabatan. dan kita gak boleh putus kontak ya. usahakan sebulan sekali atau tiap malam minggu kita kumpul bareng ya..
Vivi: iya sai. aku sama vita pasti kangen kalian...
Dela: iya sai... oiya aku nie disuruh sekolah diluar kota. tapi aku masih gak mau sih...
Tina: nah kan jelek sifat dia mau sekolah jauh jauh.
Dela: tenang sai. belum tentu kok. nie aku lusa mau berangkat ke kota J sai. soalnya mamaku tetap suruh aku sekolah disana. cuma klo aku gak suka dia bilang aku boleh pulang.
Tina: bilang aja gak suka sai...
Dela: hahaha gak lucu lah...
Vita: dengar dengar Hendra juga mau lanjut kuliah di kota J sai...
__ADS_1
Dela: kemarin sih sempat ngomong sama aku.
Vita: kenapa kamu gak sekolah disana aja? kan bisa susul dia. nanti nakal lho...
Dela: hadeehhh kenyang aku sai. memang dia nakal dari dulu.
Vivi: yuk kekantin. aku dah laper banget...
kita pun pergi kekantin. karena kita udah mau lulus, kita sempat sempatkan mengenang kantin tempat markas kita.
kita juga bercanda disana sama ibu kantin sama bapak kantin.
Dela: sai aku balik duluan ya. dah dijemput Hendra. dia mau ajak aku keacara nikahan saudaranya. kalian mau ikut?
Vita: gak sai. klo kemall kita mau. tapi klo ke acara gituan, ogah banget... hahaha
Dela: yaudah nie Hendra sudah sms dia dah didepan gerbang. (sambil pergi)
Kemudian aku keparkiran area sekolahku. disitu Hendra sudah nunggu sama saudara saudara yang lain.
Ada rasa malu sama gak enak sih.
Soalnya mereka keluarga elit sedangkan aku walaupun bapak ku juga orang berada tapi style kami berbeda.
mereka stylenya glamour sedangkan keluargaku stylenya santai.
jadi agak bertolak belakang juga sih.
aku pun langsung masuk ke dalam mobil dan duduk didepan, karena Hendra yang nyetir.
Dela: aku tadi lagi makan dikantin.
Hendra: iya kah...
Dela: yups...
kemudian Hendra mulai jalan.
kami pun berbincang bincang dan sambil bercanda. aku lupa nama beberapa saudaranya yang ikut didalam mobil.
gak lama kemudian kami sampai di tujuan.
selama diacara pesta,aku duduk diam aja dimeja makan sambil sibuk makan.
Hendra gak tau kemana sama saudara saudaranya.
kebetulan disana menu favorid aku.
ada cotto makasar, sop saudara, es pisang ijo, roti maryam sama kari nya. pokoknya banyak menu yang aku suka.
jadi aku gak gubris Hendra kemana.
sampai akirnya aku sudah kekenyangan dan mulai ngantuk.
__ADS_1
Kemudian aku sms hendra ngajak pulang.
gak lama Hendra pun datangin aku.
Hendra: kenapa sayang?
Dela: aku kekenyangan nah...
Hendra: ya ampun sayang, kamu makan banyak banget?
Dela: soalnya menu favorid aku semua ini.
Hendra: hahaha dasar kamu nie. ketahuan banget klo ada darah sulawesinya.
Dela: biariiinnnnnn....
Hendra: udah mau pulang kah?
Dela: iya nah. sudah sore juga..
Hendra: nyanyi 1 lagu dulu ya...
Dela: aku kekenyangan sayang... aku ngantuk...
Hendra: yaudah ayo kita pulang. aku pamit dulu sama sodara sodaraku. nanti habis antar kamu pulang aku balik lagi ya.. tunggu dulu disini sebentar.
aku cuma ngangguk aja.
karena sudah kekenyangan jadi sudah malas ngomong. hahaha
kemudian kami berdua masuk kemobil. dan Hendra mulai menyetir mengarah kerumahku. dijalan cuma berbincang hal hal ringan aja.
Gak lama kemudian sampai lah didepan rumahku. Hendra pun gak mampir karena dia harus balik ke acara tadi. soalnya saudaranya ditinggal disana.
Dela: makasi ya... hati hati dijalan.
Hendra: iya sayang maaf aku gak bisa mampir. nanti lusa aku antar ke bandara ya...
Dela: iya (sambil keluar dari mobil dan langsung menuju kerumah)
Aku sama Hendra selama balikan gak ada berhubungan badan. karena Hendra tau kalau aku masih trauma sama perlakuan terakir Kevin.
jadi dia gak mau maksa aku.
sebenarnya sih banyak laporan ke aku kalau Hendra sering jalan atau cek in ma cewek cewek di luar. tapi aku pura pura aja gak tau.
karena aku pikir, aku malas ngurusin hal gak penting. sebenarnya perasaanku sama Hendra udah mati.
tapi karena dia ngejar terus akirnya kami balikan tapi aku dah gak cinta lagi.
aku mau cari cara supaya bisa putusin dia.
aku jijik sama dia karena hobi gituan sana sini.
__ADS_1
makanya aku selalu alasan kalau aku masih trauma banget sama masalah kemarin.
nie aku lusa sudah mau berangkat. aku mau menghindar dari dia sementara waktu dulu.