Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
12 Jalan-jalan tahun baru


__ADS_3

Setiap Fadli menemui Indah selalu hanya duduk dan ngobrol dirumah. ada keinginan Fadli untuk mengajak Indah keluar walau hanya sekedar berjalan-jalan mengelilingi taman kota. Apalagi ini bertepatan dengan malam pergantian tahun, rasanya jika duduk santai didalam rumah terasa bosan. Akhirnya Fadli berinisiatif mengajak Indah untuk jalan-jalan keluar, dan Indah menyetujuinya dengan syarat harus membawa Deni juga. Mau tidak mau Fadli harus menuruti permintaan Indah.


Saat jalan-jalan tiba-tiba Deni yang masih kecil minta dibelikan kembang api. Dan Indah mengatakan keinginan Deni kepada Fadli, dan Fadli pun langsung mencari penjual kembang api. Saat akan berjalan mencari penjual kembang api, Indah berbisik kepada Deni,


"dek.. nanti minta beli kembang api yang besar ya, biar seru mainnya" ucap indah mengajari adiknya. Indah ingin tau apakah Fadli tipe laki-laki yang perhitungan ato tidak, apalagi itu bukan untuk Indah, melainkan untuk adiknya.


Sesampainya di penjual kembang api, Indah memilih beberapa, dan Deni juga begitu. Indah mencolek pipi Deni seraya memberi kode agar menjalankan apa yang diperintahkan Indah tadi. Deni yang berusia 7 tahun sudah bisa diajak kerja sama. Dan segera Deni merengek meminta kembang api yang besar dan harganya lumayan untuk kalangan sederhana seperti mereka. Fadli berfikir keras menanggapi rengekan Deni.

__ADS_1


"yang ini kembang apinya kegedean sayang, nanti susah mainnya, dan nanti kalo meledak bisa terbakar tangannya, kita beli yang ini aja ya.. yang agak kecil, biar mudah mainnya" rayu Fadli kepada Deni dan Deni mengangguk tanda setuju. Indah hanya bisa membuang nafas kesal karena Deni terlalu mudah untuk dirayu.


Setelah sampai di taman kota, Fadli, Indah dan Deni bermain kembang api. Mereka sangat bahagia. Apalagi Deni yang masih kecil, sangat suka bermain kembang api sampai akhirnya waktu pergantian tahun tiba, dan tak jauh dari tempat mereka berada ada acara perayaan pergantian tahun dengan menyiapkan kembang api yang Indah yang dinyalakan tepat pada waktu pergantian tahun. Deni sangat senang melihat banyak kembang api yang bertaburan di langit. Bahkan dia tidak terlihat lelah dan mengantuk walau waktu sudah tengah malam.


Sesampainya di rumah Deni langsung diajak ke kamar oleh Ibu Vera. sementara Indah dan Fadli masih mengobrol diruang tamu bersama Erwin dan Tiara. Erwin menawarkan agar Fadli menginap disini dan besok akan berjalan- jalan bersama menikmati libur tahun baru. Fadli hanya mengangguk menyetujui tawaran Erwin.


Pagi harinya setelah selesai sarapan Indah, Erwin, Tiara dan Fadli akan berjalan-jalan menikmati libur tahun baru. Mereka berencana ke pantai.

__ADS_1


Fadli menulis namanya dan nama Indah diatas pasir pantai dan segera menunjukkan kepada Indah. Saat akan melihat ternyata tulisan itu telah disapu ombak, segera Fadli menulis kembali dan Indah membacanya sambil tersenyum manis.


"walau tulisannya hilang disapu ombak, tapi cinta aku ke kamu gak akan hilang sampe kapanpun" ucap Fadli sambil berbisik ditelinga Indah, sedang Indah yang mendengar ucapan Fadli merasa bahagia walau sebenarnya dia masih kesal karena sat ulang tahunnya Indah hanya mendapatkan kado berupa payung lipat. Tapi walau begitu saat melihat Fadli romantis Indah lupa akan rasa kesalnya.


#############################


hai para pembaca semua..

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan komentarnya ya, supaya novel ini bisa lebih baik lagi.


terimakasih 😊


__ADS_2