Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
Kesabaran Seorang Istri 28


__ADS_3

Hari ini adalah hari Anin dan Arya pindah ke rumah baru mereka semua barang yang ada di rumah baru itu sudah tersedia mereka hanya membawa sebagian pakaian untuk mengisi lemari mereka , perabot rumah tangga sudah lengkap dan sudah ada di art nya .


" Anin Arya hari ini ada hari kalian pindah rumah , Ibu dan papa berharap kalian sering mungkin main ke sini ketika ada masa luang dan kamu Arya harus banyak meluangkan waktu untuk Anin agar cepat jadi Dede bayinya . "


senyum penuh arti dari bibirnya Ibu arya .


" ya ibu sama papa tenang aja secepatnya Arya dan Amin akan kasih kabar bahagia ya kan sayang . ", tanya Arya


Anin yang ditanya seperti itu hanya bisa tersenyum dan menganggukan kepala .


" Ya udah biarin papa sama ibu yang mengantarkan kalian ke rumah baru kali sekalian biar kita tahu di mana rumah kalian ucap papanya Arya . "


" baik lah Pa Sekarang kita langsung berangkat aja . " sambung Arya


papa dan ibunya Arya berada di mobil bagian depan sedangkan arya dan Anin berada di tempat duduk tengah sementara asisten Yoga membawa sebagian koper di mobil sendiri .


Tidak ada obrolan antara Anin dan Arya , cuma Anin dan ibu nya Arya saja , ibunya Arya menyaran kan untuk selalu memakan makanan sehat agar bisa cepat hamil . sepanjang perjalanan tidak ada obrolan lain selain tentang kehamilan , sepertinya mertua nya Anin itu sudah tidak sabar melihat calon cucu mereka .


nggak lama kemudian akhirnya mobil mereka sampai ke rumah baru nya Arya dan Anin .


" Ini Bu , pa rumah Arya sama Anin . " ucap Arya . rumah besar tidak kalah jauh dari rumah utama keluarga Nugroho .


" Rumah kamu sangat bagus Arya , kapan kamu membeli nya ,kok nggak kasi tau ke ibu sama papa . " tanya ibu nya Arya .


" Beberapa hari sebelum Arya menikah sama Anin Bu , ini sengaja Arya beli untuk hadiah pernikahan untuk Anin . " ucap Arya sambil memeluk pinggang istri nya , Arya memang pandai bersandiwara ..

__ADS_1


" Pintar sekali kami bersandiwara tuan , Seandainya ini nyata bukan hanya sementara mungkin aku orang yang sangat bahagia , tapi itu nggak mungkin , kita ibarat bumi dan langit , perbedaan nya jauh sekali , kamu langit dan aku bumi , aku di bawah susah untuk menggapai langit . " Anin berbicara dalam hati sambil melihat Arya yang tersenyum ke pada ibu nya , Sungguh Anin akui dia terpesona sama ketampanan Arya , tapi itu cukup dia sendiri yang tau ..


" Ayo Bu , pa kita masuk dulu , Ayo sayang . " Arya mengajak kedua orang tua nya dan menggandeng tangan Anin bener-bener seperti orang yang mencintai Anin .


" Wah Arya desain rumah nya bener-bener bagus , ibu yakin Anin akan betah tinggal di rumah ini , ya kan sayang . " tanya ibu nya Anin .


" Iya Bu ,Anin pasti sangat bahagia , apalagi Anin sangat di cintai mas Arya , ya kan mas . " Anin balik nanya ke Arya .


Arya yang tadi hanya tersenyum tiba-tiba kaget mendengar omongan Anin .


" Tentu saja sayang ,kalau mas nggak mencintai kamu ,nggak mungkin mas menikahi kamu . " jawab Arya dengan senyum terpaksa , sungguh acting yang luar biasa .


" Ya udah kalian langsung istirahat saja , ibu dan papa pamit permisi dulu . " ucap ibu Arya .


" Ibu sama papa mau langsung pulang ? ," tanya Anin .


" Tapi Bu Anin kan mau ker... "


" Iya bu, mana mungkin Arya izin kan Anin bekerja , Anin hanya di rumah mengurus Arya saja . " dengan cepat Arya memotong omongan Anin ,karena kalau Anin ngomong kalau dia di izin kan Arya kerja bisa - bisa Arya di Omel habis - habisan oleh ibu nya Arya .


" Baik lah ,ibu sama papa pamit dulu ya . Assalamualaikum . " pamit ibu dan papa Arya .


" Wa'alaikumsalam , hati-hati di jalan Bu ,pa . " ucap Anin .


setelah mobil orang tua Arya menjauh dan tak terlihat Anin langsung menanyakan sama Arya maksud omongan dia tadi mengenai tidak mengiizin kan Anin kerja , bukan kah tadi malam dia sudah mengiijin kan Anin kerja pikir nya .

__ADS_1


" Tuan kenapa tuan tadi bilang sama ibu kalau Anin tidak boleh bekerja , kan tuan sendiri yang mengijin kan Anin kerja tadi malam . " sedikit emosi Anin di buat nya .


" Siapa juga yang ngelarang kamu untuk bekerja . " jawab Arya


" itu tadi tuan ngomong sama ibu , kan Anin bisa mati karena kebosanan di rumah tuan . " jengkel Anin .


" Itu hanya di depan ibu ,lagian bukan urusan ku kamu mau ke mana aja , ingat kita hanya nikah sementara , tadi itu hanya drama semata , yang penting saat kamu kerja ibu dan papa tidak pernah tau , karena kalau mereka tau , saya juga yang kena getah nya . " jawab Arya .


" jadi tuan mengijin kan saya kerja " tanya Anin memasti kan .


" He'em . ". hanya deheman


Walaupun Arya tidak suka dan tidak mencintai Anin serta ini hanya pernikahan sementara , Arya tidak pernah main tangan atau KDRT ( Kekerasan dalam rumah tangga . ) karena Arya selalu di ajarkan oleh kedua orang tuanya untuk bisa menghargai perempuan dengan tidak menyakiti fisik nya , meskipun kadang omongan Arya menyakiti perasaan Anin .


tidak terasa hari sudah mulai gelap, Anin dan Arya baru selesai makan malam mereka memasuki kamar mereka masing-masing .


Iya inilah salah satu alasan Arya ingin pindah rumah setelah pernikahan mereka di karenakan Arya nggak mau satu kamar dengan Anin ,gimana pun dia lelaki normal pasti ada sisi nafsu nya ,untuk menghindari itu makanya dia pisah kamar karena dalam perjanjian dia tidak akan menyentuh Anin karena ini hanya pernikahan sementara .


Hari ini adalah hari selesai nya masa cuti Arya dan Anin hari ini juga hari pertama Anin masuk kerja di kantor permata , hari ini Anin sangat bersemangat untuk bekerja kembali dan itu tidak lepas dari pantauan seorang Arya yang melihatnya secara diam-diam .


~ ****Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊 .


 


Hari ini Up nya 2 episode, tapi episode yang ini nggak terlalu banyak karena lagi cape , insyaallah besok di usahakan up lagi 🤗**

__ADS_1


 


__ADS_2