
Hari telah berganti , hari ini adalah hari di mana Anin di perintahkan mantan bos nya itu untuk datang ke perusahaan Grand Cahaya , dan menghadap nya langsung .
" Gimana Nin apa kamu hari ini jadi berangkat ke Perusahaan bos Arya " tanya Vina setelah keluar dari kamar nya dan melihat Anin sudah rapi dengan pakaian nya .
" Insyaallah jadi kak , tapi kakak beneran mau anter aku kesana kan kak ? " tanya Anin .
" Ya jadi lah nin , kan kakak di perintahkan langsung dari atasan, masa iya mau di tolak , bisa-bisa besok kakak nggak kerja lagi , hehe . " ucap Vina sambil tersenyum .
" Ya udah kakak siap-siap dulu ya Nin, nanti setelah kakak siap-siap kita sarapan dulu biar nggak kelaparan nanti disana , mending kalau sebentar kalau seharian kan bisa koit kita , hahah . " dengan ketawa ngeledek nya itu
" Iya kak, ya udah kakak siap-siap aja dulu Anin tunggu kakak di meja makan ya " ucap Anin .
15 menit selesai Vina mandi dia langsung keluar dan menuju meja makan .
" Ayo Nin kita sarapan selesai sarapan kita langsung berangkat . "
"ayo kak " .
Di perusahaan Grand Cahaya Arya dan asisten nya yakni Yoga udah berada dalam ruangan Arya .
" Gimana ga apa kamu sudah bilang ke Resepsionis Kantor Permata kalau hari ini gadis yang kemaren saya pecat di suruh datang ke perusahaan ini ? ". Tanya Arya pada yoga .
" sudah bos ,saya sudah mengabari ke Vina apa yang bos sampai kan ke saya , dan hari ini jam 10 nanti mereka akan sampai kesini . " ucap yoga .
" Bagus, sekarang kamu kembali keruangan kamu dan bilang ke Sekertaris baru itu tangani rapat jam 11 nanti karena saya nggak bisa hadir . "
" Baik bos laksanakan . " yoga langsung keluar dari ruangan Arya .
Ya setelah yoga nyari sekertaris yang bagus menurut kriteria Arya akhirnya yoga mendapatkan nya juga , dan Yoga berharap ini sekertaris bener-bener baik dan bisa mematuhi peraturan Kantor . Nama sekertaris itu adalah Clarissa , dan biasa di panggil Risa
" Ris nanti jam 11 kamu di perintahkan bos Arya untuk menangani rapat , Kamu bisa kan ? "
" Iya saya bisa pak ,nanti saya akan berusaha semampu saya untuk mensukseskan rapat itu . ". ucap Risa mantap .
__ADS_1
" Bagus , saya permisi keruangan dulu . "
" Baik pak "
Sekarang pukul 9.45 dan dua orang cantik yakni Vina dan Anin dan mobil mereka sudah berada di area parkiran perusahaan Grand Cahaya .
" Ya Allah ini perusahaan megah banget . ". ucap Anin terpesona .
" Ya iya lah ,orang yang punya aja tajir melintir , punya banyak cabang di mana-mana , uang nya nggak bakalan habis berapa turunan tu . "
" Ya udah dari pada kamu terus berkhayal mending kita masuk aja sekarang , siapa tau pas masuk ke dalam khayalan kamu menjadi kenyataan . "
Mereka berdua langsung berjalan memasuki area kantor dan menuju ke meja resepsionis .
" Maaf apa ada yang bisa kami bantu . " ucap resepsionis .
" Oh ini mba , kita mau bertemu dengan pak Arya . ". ucap Vina .
" Apakah sudah ada janji sebelumnya ? " tanya sang resepsionis .
" Tunggu sebentar . " Resepsionis itu langsung menelpon Yoga .
" Siap pak ". kata resepsionis itu dan langsung menutup telpon .
" Tunggu sebentar ya , pak yoga akan menuju kesini . " ucap resepsionis itu .
Nggak butuh waktu lama Vina dan Anin menunggu muncul lah seorang pria tampan berbadan atletis ..
" Mari Bu Vina , Bu Anin ikut saya ke ruangan pak Arya . " Lanjut langkah mereka menuju lift pribadi sang CEO .
Ting... Lift pun terbuka .
" Ayo ikut saya . ". ucap yoga .
__ADS_1
" Tok tok tok " ketuk yoga dari luar .
" Masuk " dengan suara khas nya Arya .
" Ini bos Bu Vina dan Bu Anin yang kemaren bos pecat . " ucap yoga .
" Ya , sekarang duduk lah , dan kamu Yoga ajak Bu Vina keluar dulu saya mau ngobrol sama dia berdua ."
" Baik bos , ayo Bu Vina kita nunggu di luar. "
" Tapi pak kita tidak boleh berduaan dalam satu ruangan yang tertutup apalagi kita bukan muhrim . " Anin buka suaranya .
" Kamu tenang aja , saya nggak akan ngapain kamu ,lagian saya juga nggak tertarik pada gadis seperti kamu . " jawab Arya ketus , berani-beraninya gadis ini menolak satu ruangan sama dia , padahal yang selama ini rata-rata gadis yang selalu mengejar dirinya ..
" Maaf pak ." ucap Anin nggak enak ..
" Jadi apa maksud bapak memanggil saya kesini pak ? " lanjut Anin lagi .
" Setelah kamu di pecat dari kantor Permata kamu mau kerja di mana lagi ? " . tanya Arya
" saya belum tau pak , nyari kerjaan susah apalagi saya hanya tamatan SMA aja , di terima di kantor Permata dan di tempat kan di gudang aja saya sudah bersyukur banget ,tapi saya malah di pecat . ". dengan raut sedih nya Anin sambil menunduk menahan tangis nya .
" Nggak usah sok sedih , saya nggak suka orang cengeng dan nggak suka melihat orang lemah . " sindir Arya ,yang sebenarnya juga merasa nggak tega .
" Saya mempunyai tawaran buat kamu ,tapi terserah kamu mau terima atau nggak . " lanjut Arya .
" Saya mau pak ,wahh terimakasih banyak pak. " spontan Anin memegang tangan bos nya itu dan menyalaminya .
" Maa... maaf pak kalau saya lancang . "
" Kamu dengar dulu tawaran apa yang akan saya tawar kan jangan senang dulu . " ucap Arya dingin .
" Saya mau menawarkan kamu untuk jadi istri sementara saya , dan saya akan bayar kamu 10 kali lipat dari gaji kamu di permata, kamu nggak perlu khawatir , pernikahan hanya beberapa bulan saja , karena saya mau menghindari perjodohan dari orang tua saya . "
__ADS_1
Anin terpaku dan tak bisa berkata-kata untuk beberapa saat .
~ Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊 .