
Ting , Ting , Ting .. detik jam terus berputar dan sekarang tiba hari yang menegang kan bagi seorang Anin , karena hari ini adalah hari terakhir nya menjadi seoarang Gadis ( dalam arti akan menjadi istri orang ,dan ketika pernikah itu berakhir dia akan di sebut janda , bukan gadis lagi walaupun dia belum di sentuh sedikit pun oleh Arya . )
Kerabat sudah berdatangan dan sebentar lagi acara akan segera di mulai . Arya yang sudah siap dengan pakaian akad nya sudah turun dan duduk di depan penghulu .
" Kau sangat tampan sayang . " puji ibu nya Arya .
" Arya memang tampan dari lahir Bu , " bisik Arya pada ibunya membuat sang ibu tersenyum bahagia , dia nggak tau kehidupan pernikahan anak nya nanti , tapi naluri seorang ibu memang kuat dan ibu nya yakin kehidupan anak nya nanti akan lebih bahagia .
Sedang kan di dalam kamar Anin sudah selesai di hias dan masih menunggu ijab qobul nya selesai baru dia keluar , di kamar ini dia si temani kakak nya itu yang setia menemani dari awal sampai ke titik ini.
" Kamu sangat cantik dek , kakak terpesona liat nya , gimana nanti pak Arya yang liat pasti nggak kedip ". canda Vina untuk mencair suasana tegang nya Anin .
" Kakak bisa aja , Anin gerogi kak . " ucap Anin yang tangan nya sekarang dingin seperti es batu .
" Udah - udah rilexs aja dulu , sebentar lagi acara nya akan di mulai nihh . ". ucap Vina , emang ada salah satu alat yang merekam ijab Kabul yang tersambung ke kamar yang anin dan Vina berada saat ini .
Anin yang melihat Arya sangat tampan , apakah ini hanya mimpi orang yang saat ini dia liat dan dia puji tampan itu akan menjadi suami sah nya beberapa saat lagi .
Sedangkan di luar ruangan yakni di ruangan pernikahan itu , semua sudah siap dan akan segera di mulai .
" bisa kita mulai sekarang pak ? .". tanya penghulu mya
" Bisa pak . " jawab Arya tegas .
" Baik , Bismillahirrahmanirrahim .
" Saya nikah dan kawin kan Satria Arya Nugroho bin Ricky Nugroho dengan Anindita Khumaira binti Dias Angga dengan seperangkat alat sholat di bayar tunai . " ucap pak penghulu .
" Saya terima nikah dan kawin nya Anindita Khumaira binti Dias Angga dengan seperangkat alat sholat di bayar tunai . " ucap Arya lantang dengan satu tarikan nafas .
( bukan Arya tidak mampu memberi mas kawin mahal karena di surat perjanjian sudah tertera bahwa saat akad nikah arya hanya kasih seperangkat alat sholat tapi setelah itu Anin akan mendapatkan salah satu aset yang dimiliki Arya sebagai ucapan terima kasih karena sudah bersedia menikah sementara dengan Arya , dan itu semua tidak diketahui siapapun selain Anin dan Arya tak terkecuali kedua orang tua Arya dan asisten Yoga maupun Vina )
__ADS_1
" Gimana para saksi . "
" Sah ,sah ,sah . " jawab beberapa saksi .
Anin yang mendengar ijab Kabul yang di ucap kan Arya memejam kan mata nya ,itu tanda nya dia seutuhnya menjadi milik Arya sekarang . Vina yang melihat Anin memejam kan matanya , Vina menyentuk pundak nya dan berkata .
" Dek ... ijab kabul sudah selesai sekarang waktu nya kita keluar , kamu siap . ? tanya Vina .
" Anin siap kak ". jawab Anin .
Anin dan Vina keluar dan menuruni tangga dengan anggun , Kecantikan Anin membuat semua orang melihat nya tanpa berkedip termaksud Arya sendiri , dia kagum dengan kecantikan gadis yang sekarang sudah menjadi istrinya itu . Bukan hanya Arya di sudut lain ada seseorang yang terpesona juga ,tapi bukan terpesona dengan gadis yang saat ini menjadi ratu sehari melain kan kakak kesayangan nya itu yakni Vina , iya orang itu adalah asisten Yoga yang terpesona melihat kecantikan Vina .
Karena terpesona Arya sampai nggak sadar kalau Istrinya itu sudah tepat di hadapan nya .
" kalian berdua sudah sah menjadi sepasang suami istri , semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah , dan di berikan keturunan Sholeh dan Sholehah . " Ucap penghulu dan di Aamiin kan seluruh kerabat yang hadir tak terkecuali Anin , Anin juga mengAamiin kan doa pak penghulu itu , walaupun dia pikir itu nggak akan mungkin terjadi .
" Sekarang istri mencium punggung tangan suami nya dan suami mencium kening istrinya . " ucap salah satu kerabat yang hadir di sana .
" Selamat ya sayang ,semoga kalian berdua selalu bahagia dan menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan yang paling penting cepat - cepat lah bikin cucu untuk ibu dan papa . " ucap ibu nya Arya yang langsung di iya kan oleh papa nya Arya...
" Iya Ibu , Pa terima kasih . " jawab Anin dan Arya barengan .
setelah kerabat pulang ke rumah masing-masing dan acaranya selesai Arya dan Anin langsung memasuki kamarnya
" ingat batasan kamu dan ingat perjanjian kita kalau kamu hanya istri sementara jangan membuat kesalahan apalagi di hadapan saya ". ucap setelah mereka memasuki kamar
" Kamu tidur di sana aja ". Arya menunjuk ke arah sofa .
" dan jangan ganggu istirahat saya, kamu mengerti ." lanjut Arya lagi
Anin tidak menjawab dia hanya menghela nafas panjangnya gimana pun ini harus dia hadapi beberapa waktu kedepan nya sesuai dengan perjanjian yang sudah dia tanda tangani
__ADS_1
karena malas berdebat Anin pun masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri setelah itu dia langsung beristirahat di sofa yang tadi Arya kasih tahu ke dia .
" semangat Anin ini baru permulaan semoga kamu kuat . " ucap Anin dengan senyum ,Anin memberi semangat pada dirinya sendiri
sedangkan Arya dia sudah berbaring di atas kasur empuknya tanpa memperdulikan Anin yang tidur di sofa yang nggak seberapa besar itu . tetapi Anin sungguh tidak memperduli kan itu dia bersyukur masih bisa tidur di sofa dan terpisah ranjang dari beruang kutub itu.
" mending tidur di sofa dari pada tidur di ranjang bersama beruang kutub . " ucap Anin sebelum Memejam kan matanya.
di lain tempat setelah acara pernikahan Anin dan Arya selesai , malamnya Vina mau pulang ke rumahnya Tapi berhubungan Tadi berangkat ke acara pernikahan Anin dia dan Anin dijemput oleh sopir pribadinya keluarga Ricky Nugroho jadi dia tidak membawa mobil sendiri dan saat dia mau pulang dia sempat mau memesankan taksi tetapi keburu dicegat oleh asisten Pak Arya yaitu Yoga .
" Anda mau pulang ke rumah Bu Vina ? " tanya asisten Yoga.
" Iya Pak Yoga Saya mau pulang ke rumah ini sekarang mau pesan taksi soalnya tadi berangkat ke sini dijemput supir pribadinya Pak Rikcy ." ucap Vina menjawab sambil memainkan hp nya berniat ingin memesan taksi .
" nggak perlu pesan taksi Bu Vina karena biasanya jam segini taksi susah mending saya antar Bu Vina pulang aja Gimana mau nggak . " Yoga memberi tawaran
" nggak usah Pak Yoga terima kasih saya bisa pulang sendiri. ". tolak Vina sopan
Yoga tidak menjawab tapi dia masih menunggu Vina, setelah lama Vina menunggu taksi tidak juga kunjung lewat taksi yang Vina telepon juga nggak bisa karena masih berada jauh dari lokasi Vina sekarang, itulah sebabnya vina sampai sekarang belum pulang juga .
" gimana Bu Vina apakah ada taksi yang lewat ? ". tanya Yoga pelan .
" nggak ada pak . " ucap Vina sendu
" Gimana tawaran yang tadi saya tawarkan ke Bu Vina . " tanya Yoga lagi .
karena taksi tak kunjung lewat akhirnya Vina menerima tawaran Yoga untuk mengantarkannya pulang .
" tapi saya takut merepotkan pak yoga . " ucap Vina merasa nggak enak .
" kan saya yang menawarkan untuk mengantarkan Bu Vina pulang saya tidak merasa di repot kan sama sekali . " ucap yoga . entah apa yang ada di pikiran Yoga saat ini tiba-tiba dia mau mengantarkan Vina pulang padahal dia tidak pernah bersifat seperti itu pada perempuan apalagi karyawan dari kantor bosnya sendiri .
__ADS_1