Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
Kesabaran Seorang Istri 47


__ADS_3

Hari ini adalah hari di mana orang tua Arya akan datang ke rumah Arya .


Ya 3 hari yang lalu mereka sudah berjanji akan datang lagi dan ingin melihat menantu mereka yaitu Anin. .


"Hari ini ibu dan papa akan datang tapi gadis itu belum juga ada disini , apa yang aku kata kan nanti sama ibu dan papa , nggak mungkin aku bilang kalau gadis itu nggak mau pulang dari rumah teman nya kan, menyusah kan sekali . " gumam Arya yang mengacak rambut nya .


Perjuangan Anin untuk mengorbankan uang nya sebesar 2.00.000 tidak sia-sia karena saat ini dia di terima bekerja di salah satu kafe kecil , yang jadwal kerja nya Seminggu full , tapi jika mengambil libur juga di oerboleh kan , Kafe tersebut adalah kafe baru yang masih membutuhkan karyawan ..


" Jadi saya beneran di terima disini Pak ? ". tanya Anin ..


" Iya benar Bu Anin , anda saya terima bekerja disini , saya juga masih mencari beberapa karyawan ,karena ini kafe cabang ke tiga saya yang baru buka . " jawab orang itu .


" Alhamdulillah yaAllah terima kasih sudah menerima saya bekerja disini pak . ". ucap Anin menangkup kan kedua tangan nya dan sedikit membungkuk .


Pemilik kafe tersebut bernama Raihan Iskandar Duda dan mempunyai anak perempuan yang berumur 6 tahun . Istri nya pergi lebih memilih pria yang lebih kaya ketimbang dirinya .


" Jadi kapan saya bisa bekerja pak . " tanya Anin antusias .


" Kamu boleh bekerja hari ini juga , ini juga kan masih jam 10 pagi , tapi mungkin awal kerja ini agak berat karena karyawan nya baru 3 orang , bagian dapur satu , kasir satu dan bagian antar menu kafe . Kalau kamu saya letakkan di bagian antar makanan dan minuman apa kamu nggak keberatan . " ucap Raihan .


" Oke saya bersedia pak dan saya tidak keberatan sama sekali . ". jawab Anin semangat .


" baik , kalau begitu kamu boleh mengganti pakaian mu yang sudah di sediakan di bagian belakang . " ucap Raihan lagi .


" Terimakasih pak , kalau begitu saya pamit ganti baju dulu . ". pamit Anin yang membungkuk kan badan nya .


"Alhamdulillah Allah maha baik , aku harus bekerja dengan baik agar aku bisa mengunpul kan uang yang banyak dan membuka usaha baru . ". gumam Anin yang sambil mengganti kan baju nya .


Karena sudah tidak bisa menangani masalah Anin sendiri akhirnya Arya minta bantuan dari yoga .

__ADS_1


" Ga gue boleh minta bantuan Lo nggak ? kali ini aja ga , gue mohon . " Ucap Arya yang saat ini sudah duduk sejajar dengan yoga dan ini juga adalah pertama kali nya Seoarang Arya yang dingin nya seperti kutub Utara memohon untuk di tolong kan .


" Emang nya kamu butuh bantuan apa . ". tanya Yoga basa basi padahal dia tau tujuan tolong dari mulut Arya itu untuk apa .


" Gue mau Lo bantu gue untuk menemukan gadis itu secepat nya sebelum malam tiba , karena ibu dan papa akan datang malam ini dan mereka mau kalau mereka datang lagi Anin nya ada di rumah . " jawab Arya .


" Kenapa minta bantuan gue , bukan nya waktu ada Bu Anin di sini Lo terus-menerus menyakiti hati nya tanpa kamu mikir resiko nya akan seperti apa . " ucap yoga dingin , sebenarnya dia tidak tega bicara seperti ini sama Arya , apalagi Arya sudah dia anggap seperti saudara nya sendiri .


Arya hanya menunduk , Kali ini dia yang salah , dan nasi sudah jadi bubur


" Gue akan usaha bantu lo untuk menemukan Bu Anin , tapi gue nggak janji . " akhirnya yoga bersedia membantu Arya , gimanapun yoga nggak mau kalau Arya di marahin kedua orang tua nya .


" Lo serius ga , Lo nggak becanda kan . " tanya Arya semangat .


" Iya gue serius , tapi gue beneran nggak janji , karena gue nggak tau gue bisa menemukan Bu Anin atau nggak . " lanjut yoga .


" Ketemu atau nggak nya nanti itu urusan kedua yang penting kita harus berusaha mencari keberadaan nya . " kata Arya .


Arya hanya mengangguk kan kepala nya tanda kalau dia mengiyakan perkataan yoga .


Yoga langsung menelpon sekretaris mereka .


" Hallo Dian , hari ini Saya dan pak Arya tidak bisa masuk kantor , saya berharap kamu bisa menghandle pekerjaan kantor untuk hari ini dan ya kalau ada hal yang penting hubungi saya aja . " ucap Arya .


" Baik pak , sebisa mungkin saya akan menangani urusan kantor selagi saya bisa . " jawab sekertaris Dian .


Yoga langsung mematikan telpon nya dan menyusul Arya yang sudah kembali keruang kerja nya.


" Gimana apa kamu sudah menghubungi dian mengenai kita nggak bisa masuk kantor hari ini ." tanya Arya yang tak beralih dari berkas yang di bacanya .

__ADS_1


" Sudah beres untuk urusan kantor , dan sekarang kita harus pergi sekarang , karena ini kota besar tidak mudah untuk kita mencari orang yang ilang , apalagi kita tidak mempunyai petunjuk sama sekali . " yoga yang langsung to the poin.


" Ayo .". Arya langsung bangkit dari tempat duduk nya .


" Hari ini gimana pun cara nya saya harus menemukan mu gadis yang selalu merepot kan . " gumam Arya


Yoga dan Arya sudah masuk kedalam mobil dan siap berangkat tapi saat yoga mau tancap gas mobil itu tiba-tiba Arya buka suara


" Gimana kita bisa menemukan gadis itu kalau kita tidak mempunyai petunjuk dan minimal foto nya . ". tanya Arya .


" Udah soal itu kita pikirkan nanti , yang paling penting sekarang kita harus berangkat cepat . ". jawab yoga .


Arya hanya mengangguk tanda menyetujui , kali ini dia seperti asisten dan yoga bos nya .


" Emang enak gue kerjain , lagian jadi orang kok dingin banget melebihi kutub Utara . " gumam yoga dengan senyum ngeledek nya .


" Kenapa Lo senyum- senyum nggak jelas , Lo kesambet ya . " kesal Arya orang lagi di mode tegang dia malah senyum nggak jelas .


Yoga dan Arya sudah jalan kurang lebih setengah jam , tapi belum menemukan apa-apa , padahal ciri-ciri Anin bahkan foto Anin sudah di tunjukan oleh yoga saat bertanya , tapi tidak ada satu orang pun yang tau .


Beda dengan Arya yang saat ini kelihatan seperti orang yang sangat kesal, ntah kenapa mood tuan muda itu gampang sekali berubah ubah .


" Lo kenapa dari tadi manyun aja ,Lo nggak ikhlas ya nyariin Bu Anin . " tanya Yoga yang dari tadi melihat Arya seperti orang kesel.


" Lagian Lo juga sih,. dari mana kamu mendapatkan foto gadis itu , kamu diam-diam naksir dia ya . " tanya Arya penuh selidik .


Yoga mengerut kan kening nya masih bingung , tapi beberapa saat kemudian akhirnya yoga sadar kalau si kutub Utara cemburu .


" Haaa.. haa... ha... Lo cemburu ? " akhirnya tawa yoga pecah .

__ADS_1


" Gue nggak cemburu , ngapain gue cemburu sama gadis merepotkan itu . " elak Arya .


" Elahh ngaku aja lu , haa... ha... ha... , tapi bagus sihh kalau kamu nggak cemburu , jadi gue punya kesempatan maju nanti ketika Bu Anin sudah ditemukan . " ucap yoga sambil tersenyum yang sengaja memancing Arya .


__ADS_2