
Anin masih termenung masih tidak percaya orang yang ada di depan matanya saat ini adalah suaminya sendiri suami yang dulu pernah menyakitinya , suami yang dulu tidak pernah peduli kepada dirinya , dan suami yang mencampakkan dirinya entah apa yang dipikirkan suaminya saat ini sampai berani menemuinya di tempat kerjanya. bukan hanya suaminya sendiri tetapi bersama kedua orang tuanya beserta asisten pribadinya . pikiran Anin berkecam dia tidak tahu harus berkata apa tidak tahu harus berbuat apa , dan dia hanya diam membisu
" Haiii sayang , kamu kemana aja selama ini . kenapa kamu pergi dari rumah . " ibu Arya basa-basi untuk mengalihkan Anin agar tidak terlalu shock dengan kedatangan mereka yang secara tiba-tiba .
Anin yang tersadar dari lamunan karena omongan ibu mertua nya itu pun spontan melihat ke arah ibu Arya .
" Ehh ibuu . Alhamdulillah Anin sehat Bu , Anin baik-baik saja . kalau ibu dan papa gimana keadaan nya , apa kalian sehat ? " jawab Anin .
Sedangkan yoga menahan tawa nya ketika melihat wajah badmood dari Arya yang tidak di tanyain kabar oleh Anin .
" Ayo Bu , pa , pesan minum dan makan aja dulu , nanti baru kita lanjut bicaranya . " Anin langsung mencatat menu makanan yang di pesan ke dua mertua nya beserta Arya dan asisten nya .
" Tunggu sebentar ya Bu , Anin antarkan menu nya kebelakang dulu. " pamit Anin sopan
setelah kepergian Anin Arya hanya menatap punggung Anin yang perlahan menghilang dari hadapan nya ...
" Jangan menatap menantuku terlalu lama nanti dia bisa jenuh . " ucap Papa area ketus
" ih papa nggak papa dong Anin kan istrinya Arya suka-suka Arya dong mau natap nya terus atau enggak. " jawab Arya cuek
" eleh Sekarang aja bilang istrinya Arya kemarin-kemarin ke mana aja . " sindir Papa Arya..
__ADS_1
bu raya dan yoga yang melihat perdebatan antara papa dan anak itu pun menggeleng kepala tidak habis pikir dimanapun mereka berdua berada meski tetap tidak bisa akur
"udah udah papa Arya jangan berdebat terus malu didengerin orang di sini banyak orang apalagi nanti kalau didengerin Ani kan nggak enak. " Mama Arya mencoba melerai perdebatan tua manusia itu
" itu kan Papa dulu yang mulai Bu, masa Arya tidak boleh menatap istri Arya sendiri. " sebel Arya
karena tidak mau berdebat terlalu panjang akhirnya Papa Arya memilih untuk diam sambil menunggu makanan yang akan diantarkan oleh menantunya.
sekitar 20 menit setelah Anin meninggalkan meja di mana ada kedua mertuanya Arya serta asistennya, Anin pun kembali dengan membawa nampan yang berisi menu makanan dan minuman yang telah dipesan oleh meja mertuanya itu . Anin 2 kali balik untuk membawanya , karena anin tidak mampu membawa dengan satu kali .
Arya yang melihat anin bekerja keras pun ikut sedih ... niatnya ingin membantu tapi tangannya dicegat oleh papannya karena tidak mau kalau aryaa berbuat nekat ingin membantu anin malah menjauh dari mereka
"Pa kenapa papa nahan Arya , Arya mau bantu Anin . kasian dia bolak balik pasti cape . " ucap Arya
" Apa yang papa bilang itu semua nya benar arya , kamu jangan mengambil keputusan tanpa memikirkan akibat dan resiko kedepan nya ." . sambung ibu Arya .
" kalau kamu nekad untuk membantu Bu Anin dan Bu Anin menolak itu ,dan kamu kembali memaksa untuk membantu dan disitu lah Bu Anin akan semakin membenci dan menjauh dari kamu . ". yoga yang dari tadi diam aja akhirnya menimpali .
Dia benar-benar tidak habis pikir dengan tindakan Arya . apa dia tidak memikirkan resiko yang akan dia dapatkan ketika dia melakukan hal tersebut .
Arya yang mendengar ucapan Papa , Ibu dan asistennya itu membenarkan kalau perbuatan yang akan dia lakukan itu sungguh akan merugikan dirinya nanti . ketika dia nekat untuk membantu Anin bisa bisa Anin pergi dan menjauh dari dirinya kapan aja dan otomatis dia tidak mau hal itu sampai terjadi
__ADS_1
Mereka semua kembali diam ketika Anin sudah kembali ke meja dengan membawa nampan yang kedua
Kali ini Arya menjadi penurut dan tidak banyak bicara , dia tidak mau karena kesalahannya semua nya jadi berantakan , saat ini dia percaya kan semua kepada papa nya .
" Silahkan . Selamat menikmati makanan dan minuman nya . " ucap Anin dengan profesional .
" terimakasih nak , apa kamu mau bergabung dengan kita sebentar .. Kita sudah lama tidak mengobrol bersama ." tanya papa Arya .
" Maaf pa , bukan nya Anin tidak mau ,tapi pekerjaan Anin masih banyak dan harus mendatangi pelanggan yang lain ,. Anin permisi . ". ucap Anin yang langsung pergi .
Yoga yang mengerti dengan tatapan yang di maksud oleh papa Arya langsung mengangguk kan kepalanya . Sedangkan Arya dan ibu nya tampak bingung apa yang 2 orang ini lakukan .
" ada apa sih pa . ". tanya Bu raya .
" Tidak ada apa-apa Bu . ". jawab pak Ricky .
" kamu juga , kenapa senyum-senyum dan mengangguk begitu . ". tanya Arya kepada yoga .
" saya permisi sebentar . " ucap yoga yang tidak memperdulikan pertanyaan yang di tanyakan oleh Arya
" Dasar asisten kurang ajar . kita bertanya bukan nya jawab malah pergi begitu aja .". umpat Arya .
__ADS_1
" Assalamualaikum kakak-kakak semua nya , terimakasih sudah selalu menunggu kelanjutan cerita kesabaran Seorang Istri , mohon maaf ya kalau update setiap episode nya tidak terlalu panjang 🙏 .