Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
Kesabaran Seorang Istri 52


__ADS_3

pagi yang cerah menyinari jendela kamar gadis cantik dan imut siapa lagi kalau bukan si cantik Anin pagi ini dia bangun seperti biasa dengan ceria semangat dan penuh semangat .


Pagi ini dia ingin bekerja dengan sangat giat agar tempat dia bekerja merasa bangga terhadap dirinya .


Seetelah bangun dari tempat tidur nya Anin langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya , setelah selesai mandi Anin langsung berpakaian rapi lalu turun ke bawah untuk menyantap sarapan paginya . sarapan pagi ini Anin hanya menyantap dengan nasi goreng sosis dan telur dadar walaupun makanan sederhana Anin tetap bahagia .


Anin sangat bersyukur karena masih bisa diberi umur panjang kesehatan dan kebebasan dari orang-orang jahat .


" Alhamdulillah sarapannya selesai aku mau sekarang waktunya aku untuk berangkat ke tempat kerja . " seperti biasa Anin berangkat ke tempat kerjanya dengan jalan kaki karena jarak tempuhnya juga tidak terlalu jauh karena Anin ingin menghemat biaya transportasi .


Lagi pula gaji nya juga akan cair 1 bulan ke depan .


" Aku akan pelan-pelan menabung untuk membuka usaha . " gumam Anin di tengah perjalanannya .


" Nanti kalau aku sudah punya usaha dan sukses Aku ingin mengajak Ibu dan bapak tinggal bersama ku di sini walaupun hanya tinggal di kontrakan yang penting kita bisa bersama-sama . " gumam Anin yang masih terus melangkah untuk menuju ke tempat kerjanya .


" Aku juga ingin mengabari kak Vina secepat mungkin karena aku juga sudah rindu sama kak Vina tapi aku kemarin simpan nomor HP kak Vina di mana Ya . " Anin bertanya-tanya sambil memikirkan


tidak terasa anin sekarang sudah berada di depan cafe tempat dia bekerja sesampainya di sana kedua temannya Rita dan Nisa ternyata sudah sampai duluan dan sudah memulai membersihkan dan membereskan barang-barang untuk siap-siap membuka cafenya .


"Assalamualaikum kak Rita kak Nisa " sapa Anin dengan penuh semangat dan senyum manisnya .


" waalaikumsalam " jawab Rita dan Nisa dan membalas senyum Anin


" sudah lama datangnya kak . " tanya Anin pada Nisa setelah Anin meletakkan tasnya di bagian belakang .

__ADS_1


" Ya sudah lumayan lah nin sudah kurang lebih 20 menit lah , tapi kak Rita dulu baru saya yang datang . " jawab Nisa


" Oh , he.. he.. he.. Anin telat ya kak ". tanya Anin dengan cengengesan .


" Ya nggak lah , ini bentar lagi baru buka ". jawab Nisa .


karena memikirkan persoalan dan syarat dari papanya Arya , Arya semalaman tidak bisa tidur dan terus memikirkan apa yang akan terjadi pada hari ini karena sudah larut malam arya tidur akhirnya pagi ini dia bangunnya kesiangan dan itu membuat Yoga sedikit kesal karena perjanjian semalam mereka akan pergi pagi sekali untuk mendatangi pengadilan sebelum papa dan ibunya aryaa yang datang .


"Assalamualaikum Bi ". sapa Yoga setelah melihat bibi membuka pintu untuk dirinya.


" waalaikumsalam den Yoga . " jawab bibi


"Arya belum bangun Bi . " tanya Yoga lagi


" aduh itu bibi tidak tahu den tapi dari tadi Den Arya belum turun juga dari kamar nya mungkin masih siap-siap . ". jawab bibi


" Sama-sama den " jawab bibi yang langsung pergi pamit kedapur .


sudah hampir 15 menit Arya tidak turun juga dari kamarnya karena Yoga tidak mau menunggu terlalu lama akhirnya Yoga samperin Arya ke atas dan mengetuk pintunya , beberapa kali mengetuk pintu kamar arya juga tidak ada jawaban dari dalam karena merasa kesal akhirnya Yoga menerobos masuk ke dalam kamar tanpa diduga Yoga melihat arya yang masih pules di bawah selimutnya


" hei beruang kutub Lo ada niat buat pergi nggak ? Lo ingat kan hari ini kita akan pergi ke mana. " teriak Yoga sambil menggoyangkan badan Arya dengan kencang sehingga si empunya menggeliat


" hemmm . 15 menit lagi ga gue masih ngantuk banget " jawab Arya dengan mata yang masih terpejam .


" 15 menit lagi , 15 menit lagi kepala Lo , ayo cepat lo mau Keduluan bokap sama nyokap lo nyampai di pengadilan dan Lo beneran akan bercerai dengan Bu Anin . " ancam yoga dan itu membuat Arya langsung duduk seketika .

__ADS_1


" tunggu gua 15 menit lagi kita berangkat . " Arya melompat dari tempat tidurnya dan langsung menuju ke kamar mandi .


Yoga yang melihat Arya yang buru-buru dan seperti orang ketakutan itu menahan ketawanya sambil tersenyum tipis .


" tanpa kamu sadari kamu sudah jatuh cinta sama Bu Anin Ya buktinya kamu takut keduluan bokap dan nyokap mu sampai ke pengadilan . " gumam Yoga


karena sudah melihat Arya siap-siap Yoga memutuskan untuk turun ke bawah dan menunggu di ruang bawah .


dan benar saja kurang dari 15 menit Arya sudah siap dengan pakaian rapi dan langsung menuju ke bawah karena buru-buru ingin cepat sampai ke pengadilan arya sampai lupa untuk sarapan pagi .


" kamu nggak sarapan dulu ya takutnya nanti kamu kelaparan di jalan . " tanya Yoga sambil menahan senyumnya karena dia yakin seharian nggak makan juga Arya pasti akan tahan .


" nggak ada waktu untuk sarapan nanti kamu yang akan mencari sarapannya dan kita akan sarapan sama-sama setelah urusan di pengadilan selesai . " jawab Arya yang langsung buru-buru keluar rumah dan masuk ke dalam mobil


di dalam perjalanan menuju pengadilan arya terus saja gelisah melihat kiri dan kanan sambil memeras tangan nya . yoga yang melihat tingkah laku Arya pun mencoba menenangkan Arya .


" udah kamu santai aja ya kamu berdoa aja semoga bokap dan nyokap kamu belum sampai ke pengadilan karena ini juga masih pagi pengadilan biasanya buka jam 09.00 pagi ini baru jam 07.00 pagi sekitaran 1 jam kita akan sampai di pengadilan . ". yoga mencoba menenangkan Arya .


" entah apa yang ada di pikiran papa sampai ingin sekali aku bercerai dengan gadis itu . " tanya Arya pada dirinya sendiri dan itu masih didengarkan oleh Yoga


"Mungkin dia hanya ingin kamu menjadi lebih baik dengan berpisah dengan Bu Anin dan juga untuk membebaskan Bu Anin agar tidak terus disakiti oleh kamu . " yoga menjawab dengan pelan


" mungkin benar apa yang kamu katakan ga , tapi Gue nggak tahu pada diri gue sendiri ketika melihat gadis itu bawaannya pengen emosi . ". ucap Arya sambil mengingat kejadian waktu Anin berada di dekat nya dan ketika Anin mengerjakan pekerjaan yang tidak sesuai yang dia ingin kan maka dia akan marah besar .


dan benar apa yang Yoga katakan kurang lebih 1 jam Arya dan Yoga sudah sampai di pengadilan dan pengadilan masih dalam keadaan tutup rapat belum ada orang yang sampai di sana kecuali satpam .

__ADS_1


****Assalamualaikum kakak-kakak semua yang sudah bersedia membaca novel perdana ku , terimakasih untuk dukungan nya , jangan bosen ya untuk baca , maaf kalau banyak kekurangan dalam penerbitan novel perdana ini 🙏 dan maaf juga kalau cerita nya kurang memuas kan , tapi author akan berusaha semampu author untuk menyajikan bacaan yang tidak membosankan 😊


sekali lagi author ucapkan terimakasih banyak yang sudah mau membaca dan mendukung karya author , semoga kita selalu sehat ya 🙏😊🤗****


__ADS_2