
Hari ini adalah hari kedatangan ibu dan papa nya Arya untuk mengunjungi rumah Arya dan Anin.
Anin yang sudah diperingat kan Arya kemarin untuk tidak melakukan kesalahan pun mencoba untuk sedikit berdandan agar dia tidak kelihatan kusam dan akan selalu terlihat baik-baik saja di depan mertua nya itu .
" aku harus berpenampilan baik dan aku mau mencoba sedikit dandan supaya ibu dan papa mertuaku tidak curiga kalau aku habis diculik . " gumam Anin yang sudah selesai membersihkan dirinya
setelah kurang lebih 30 menit akhirnya Anin selesai berdandan dan berpakaian rapi untuk menyambut kedatangan ibu dan papa mertuanya , setelah rapi angin pun keluar dari kamar dan menuju ruang keluarga untuk menunggu kedatangan mertuanya .
di dalam kamar Arya juga sudah siap dengan pakaian rapinya dan Setelah dirinya merasa bahwa dia sudah rapi Arya langsung keluar kamar melihat Anin sedang duduk di ruang keluarga Arya pun langsung menghampiri Anin .
" Udah rapi aja kamu , dan tumben kamu dandan ". ucap Arya sedikit sewot , tapi sebenarnya dia terpesona yang melihat Anin berdandan kelihatan lebih cantik dan fresh .
Anin yang kaget mendengar suara Arya tiba-tiba berdiri dan melihat ke belakang
" eh i i i Iya tuan Saya sudah rapi kan kemarin Tuan bilang jangan sampai saya melakukan kesalahan ketika ibu dan berada di sini . " jawab Anin sedikit gugup .
" Bagus lah kalau kamu sudah menyadari nya . " kata Arya .
tidak lama anin dan Arya menunggu akhirnya suara mobil orang tua Arya kedengaran di depan rumah .
" Itu ibu dan papa sudah datang , ayo kita sambut kedatangan mereka ,dan ingat jangan bikin kesalahan , tetap tersenyum dan jangan panggil saya tuan . " Arya memperingati Anin .
" Iya mas Arya. ". ucap Anin yang langsung menggandeng tangan Arya . Arya yang nggak nyangka Anin akan menggandeng tangan nya pun kaget dan tubuh nya seakan membeku , jantung nya berdebar .
" Kenapa jantung ku jadi berdebar kaya gini ketika gadis ini menggandeng tanganku . ". bisik Arya dalam hatinya .
" Ayo mas . " ajak Anin yang sengaja bikin suara lembut dan mendayu .
__ADS_1
Arya benar-benar bisa di buat gila oleh Anin , dari tadi dia hanya terdiam apalagi dengan suara lembut nya Anin .
" Baru dengar suara ku sedikit mendayu dan menggandeng tangan kamu aja kamu sudah terpesona tuan kutub Utara , Kali ini aku nggak akan lemah , akan ku buat tuan kutub ini jatuh cinta kepadaku . " ucap Anin dalam hati nya dengan senyum tipis .
Ibu dan papa Arya sudah turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah yang di mana depan pintu sudah ada Arya dan Anin yang siap menyambut mereka .
" Assalamualaikum . ". Ibu Arya memberi salam ketika melihat anak dan menantunya di depan pintu
" waalaikumsalam Ibu papa Gimana keadaan kalian. " jawab Anin yang langsung menyalami kedua mertuanya begitu juga dengan Arya
" ibu dan papa sehat alhamdulillah gimana keadaan kalian dan Gimana hubungan pernikahan kalian apa baik-baik saja . " tanya ibu Ani pada Ani setelah mereka masuk dan duduk di ruang keluarga
" Alhamdulillah pernikahan kita baik-baik saja Bu , pa kita bahagia ya kan mas . " Anin menanyai suaminya dengan senyum tipis
" Iya Bu Pak kita bahagia kan kita menikah dengan rasa cinta . " jawab Arya
yang bingung dengan pertanyaan ibunya itu pun mengerutkan keningnya dan bertanya kepada Ibu mertuanya
" Maaf Bu maksud ibu tanda-tanda apa Ya ? Anin nggak ngerti " jawab Anin polos
" udah Bu Jangan ditanyain terus nanti kalau ada kabar bahagia pasti mereka kasih kabar ke kita . ". Papa Arya menimpali
Anin yang mendengar ucapan Papa mertuanya itu pun baru mengerti apa yang ditanyain oleh ibu mertuanya itu . arya yang mendengar pertanyaan dari ibu mertuanya hanya diam dan melihat anin yang di sebelahnya .
" ibu dan bapak akan segera mendengar kabar bahagia nya . " kali ini Arya yang buka suara
" kita sudah berusaha sekuat tenaga Bu cuman belum dikasih rezeki sama Allah Ya kan sayang . " tanya Arya pada Anin
__ADS_1
Anin yang kaget pun tiba-tiba melotot ke arah suaminya itu dia nggak nyangka Arya akan menjawab seperti itu mana mungkin mereka melakukan hubungan suami istri buat dekat sama Arya aja Anin sudah merasa ketakutan dan pernikahan ini juga hanya pernikahan sementara pikir Anin dalam hati , tapi karena tidak mau mengecewakan harapan kedua mertuanya Anin pun hanya mengiyakan pertanyaan dari suaminya.
" Iya Bu Pa insya Allah kita akan kasih kabar bahagianya dengan cepat kepada Ibu dan papa doain kita ya Bu Pa . ". Anin menjawab
" ibu dan papa akan selalu mendoa kan yang terbaik untuk pernikahan kalian berdua ". jawab ibu nya Arya .
sudah lumayan lama mereka mengobrol-ngobrol santai dan akhirnya Papa Arya mengeluarkan 2 buah tiket liburan untuk Arya dan Anin untuk pergi bulan madu karena semenjak setelah pernikahan Arya belum mengajak Anin untuk bulan madu karena kesibukan pekerjaan nya
" ini untuk kalian berdua . " papa arya menyerahkan dua buah tiket kepada Anin dan Arya .
" ini apa pa . " tanya Arya yang sudah membaca kertas tersebut
" itu tiket untuk kalian pergi berbulan madu , urusan kerjaan kantor biar asisten Yoga saja yang menanganinya kalian pergi liburan bulan madu aja dulu biar cepat dapat kabar bahagia . "
tapi Pa ini nggak bisa dadakan karena pekerjaan di kantor Arya masih banyak dan tidak bisa di cancel semaunya . " ucap Arya mengelak karena nggak mungkin dia dan Ani pergi berbulan madu
" kan papa sudah bilang biar asisten yoga yang menangani pekerjaan kantor semenjak kamu bulan madu lagian itu hanya 2 minggu tidak akan mengganggu kerjaan kantor . " ucapan Pak Arya lagi
" tapi tetap aja Pa semua ini harus dibicarakan sama Yoga dulu gimana kalau seminggu lagi aku dan Anin berangkat bulan madunya . " arya memberi tawaran kepada papanya .
" Ya sudah terserah kamu aja , kamu ubah aja jadwal keberangkatan tiket pesawat itu dan ingat seminggu lagi kalau kamu tidak berangkat dalam waktu seminggu papa akan mencabut jabatan kamu dari perusahaan Grand cahaya . " ancam papanya Arya
Arya yang mendengar ancaman papanya pun sedikit takut sebegitunya papanya itu ingin secepatnya mendengar kabar bahagia dan mengirim dia dan Anin untuk berbulan madu sampai mengancam untuk mencabut jabatannya dari perusahaan Grand cahaya .
" Iya Pa seminggu lagi aku dan Anin akan pergi berbulan madu " . jawab area pasrah nggak mungkin juga untuk menolak keinginan papanya itu
Anin yang mendengar jawaban Arya pun bingung apa yang akan mereka lakukan dalam waktu dua minggu saat bulan madu nanti Tapi kalau dia menolak Papa mertuanya itu pasti akan kecewa .
__ADS_1
~ Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊