Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
Kesabaran Seorang Istri 66


__ADS_3

Setelah perdebatan Antara 2 manusia yang ada di dalam mobil itu selesai , mereka berdua sama-sama diam . Yang satu fokus untuk menyetir mobil nya dan yang satu nya lagi sibuk dengan pikiran nya yang sudah kemana-mana .


Sekarang mereka sudah sampai di lokasi dimana tempat Anin bekerja . .


Sesampai di sekitaran sana Arya dan yoga tidak turun untuk menghampiri atau mendatangkan kafe itu melainkan melihat dari jarak yang lumayan jauh di mana dulu yoga pernah melakukan itu .


" Itu Bu Anin bos . " yoga menunjuk ke arah Anin .


Arya yang mendengar perkataan yoga langsung melihat arah yang di tunjuk oleh yoga .


" Itu dia lagi lap meja . ". seru yoga lagi .


" Jam segini belum terlalu sibuk karena para pengunjung yang datang kesini rata-rata pegawai kantor , kalau orang umum paling sering nya malam , tapi Bu Anin bekerja disini sampai sore . ," lagi-lagi yoga berbicara karena melihat ekspresi wajah arya yang seperti orang yang merasa sangat bersalah.


" Seberat itu kah pekerjaan mu selama ini ?? " gumam Arya pelan dengan raut wajah menyesal .


" Maaf kan aku , maaf kan aku yang tidak pernah menghargai kamu dan tidak pernah peduli sama kamu " ucap Arya pelan .


" kamu yang sabar ya , tunggu waktu yang tepat aku akan membawa mu keluar dari sini , aku akan membuat mu seperti ratu di rumahmu sendiri . " lanjut Arya lagi .


" Pelan-pelan saja bos , Bu Anin pasti tidak akan suka kalau terlalu di paksa , biarkan saja dia bekerja di tempat ini untuk sementara , toh dia juga merasa Heppy kan , apalagi disini ada kedua sahabat baru nya . " yoga menyaran kan .


Arya hanya diam , sebenarnya dia tidak tega melihat keadaan Anin sekarang yang bekerja keras banting tulang untuk mencukupi kebutuhan nya sehari-hari . tapi ketika dia gegabah maka dia takut Anin akan makin menjauh dari diri nya dan takut juga kalau Anin akan pergi dari kehidupan nya untuk kesekian kali nya .


Sedangkan Anin yang selalu ceria , kerja dengan semangat itu tidak pernah menyadari bahwa selama ini dia selalu di awasi oleh suruhan pak Ricky tak terkecuali yoga .


Seperti saat ini juga dia masih fokus mengelap meja dari meja yang satu ke meja yang lain nya sampai tidak menyadari bahwa saat ini dia di awasi oleh beruang kutub dan si asisten nya itu .


" Beres !! " ucap Anin dengan menghembuskan nafas nya ..


" Sekarang semua nya sudah selesai , tinggal menunggu pengunjung yang datang. " ucap Anin yang langsung berjalan ke arah belakang untuk mengantar kan kanebo .

__ADS_1


" Gimana Nin udah selesai lap meja nya . " Tanya Nisa ketika Anin sudah duduk de sebelah nya .


" Sudah kak , tinggal nunggu pengunjung " jawab Anin .


" Oh baik lah , jadi gimana sekarang masih semangat kerja nya . " tanya Nisa lagi.


" Masih dong kak , harus semangat , kalau nggak semangat dana malas kerja nanti nggak dapat duit , mana ada orang yang mau ngasi kita duit cuma-cuma . ". jawab Anin dengan senyum nya .


" Ya kamu benar juga sih . ". kata Nisa .


" Karena keasyikan ngobrol berdua mereka sampai tidak sadar kalau mereka atau Pak Rayhan sudah berada di hadapan mereka .


" ekhemmm ... " Raihan berdehem lumayan keras dan membuat dua sejoli yang asik mengobrol itu melonjak kaget .


" Eh pak bos . ". Ucap Niisa cengengesan sekaligus salting , begitu juga dengan Anin yang langsung menunduk .


" Kenapa menunduk Anin . ". tanya Rayhan .


" Udah-udah santai aja kali , lagian kan belum ada orang datang juga , saya tadi cuma mau isengin kalian berdua aja , habis nya serius sekali ngobrol nya sampai tidak sadar bahwa saya ada disini . " lanjut Rayhan.


" Ohh ya Anin apa kamu mau ikut saya ke ruangan saya sebentar ada yang ingin saya bicarakan serius sama kamu . ". tawar Rayhan .


" Ada apa ya pak . Maaf kalau saya lancang . " tanya Anin yang penasaran .


" Kamu ikut saya aja , kamu nggak usah takut , saya nggak akan macam-macam kok , ada yang ingin saya bicarakan mengenai Kafe ini . " lanjut Rayhan yang seolah mengerti apa yang ada di pikiran Anin .


" Baik pak saya akan ikut bapak . " Anin menjawab sambil mengangguk kan kepala nya .


" Ayo . " ajak Rayhan .


Anin langsung mengikuti langkah Rayhan yang menuju keruang kerja nya .

__ADS_1


Dari arah yang jauh . Ada satu orang yang saat ini mengepal kan tangan nya , muka nya memerah dan menahan kesal dan rasa nya dia ingin sekali menonjok m


wajah laki-laki penggoda istri nya itu .


Yoga yang melihat saat ini Arya ada di mode tidak bisa di biar kan sendiri akhirnya buka suara .


" Jangan gegabah pak , atau kamu akan tambah di benci oleh Bu Anin . " ucap yoga .


" Tapi itu mereka mau kemana ? kenapa jalan berdua seperti itu , apa yang akan mereka lakukan . " Arya dengan suara berat nya


" Aku tidak akan mengampuni laki-laki itu , dan akan aku patah kan tangan nya kalau dia berani-berani nya menyentuh Anin ku . " Arya sudah sangat emosi saat ini .


Ini lah yang di takuti yoga , Arya yang emosian tidak bis mengendalikan dirinya sendiri .


" Kalau kamu emosi dan tidak sabar gue akan pergi dari sini , dan jika kamu datangi Bu Anin dan Bu Anin marah-marah dan kembali menjauh dari dirimu jangan pernah minta bantuan gue untuk mencari Bu Anin . karena dengan itu kamu tau apa arti nya kehilangan , bersabar lah untuk beberapa waktu , jika kamu bersabar maka kamu akan mendapatkan kebahagiaan kamu kembali . " Kali ini yoga benar-benar di buat emosi oleh Arya .


Nyata nya omongan yoga mempan juga , dan saat ini Arya tengah duduk dan pasrah melihat istri nya berjalan ke arah belakang bersama laki-laki lain , tapi dia juga harus mendengar kan apa yang di katakan oleh yoga , karena dia juga tidak Meu kehilangan Anin lagi .


Arya menunduk kan kepalanya , saat ini Arya benar-benar ingin menghampiri Anin , memeluk dan menggenggam tangan nya dan tidak akan membiarkan Anin pergi jauh dari dirinya walaupun hanya beberapa menit .


" Sabar Ya , Kebahagiaan akan segera kamu dapat kan , gue janji . " ucap yoga dengan penuh keyakinan .


Arya menatap yoga yang selalu menenangkan diri nya ketika dia dalam keadaan kacau dan dalam keadaan tidak baik-baik saja .


" Terimakasih Ga , terimakasih karena kamu selalu mejadi penenang di saat gue emosi . " Arya menepuk pundak yoga beberapa kali .


" Sama-sama Ya , sekarang kita tunggu aja beberapa menit lagi mereka pasti akan keluar , dan gue jamin mereka tidak akan melakukan apapun karena gue percaya bahwa Bu Anin adalah wanita baik-baik dan bukan wanita sembarangan , harus nya kamu lebih percaya sama istri kamu sendiri ." lanjut yoga lagi .


Arya hanya mengangguk kan kepalanya tanda mengiyakan kan , di luar dia bilang iya , tetapi hati nya tetap tidak ikhlas melihat istri nya berjalan bersama orang lain , tapi dia harus sabar untuk menarik perhatian Anin kembali .


.

__ADS_1


~ Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊


__ADS_2