
Vina yang di rumahnya semenjak kepulangan anin beberapa hari lalu memikirkan anin apalagi Anin sekarang sudah tidak mempunyai handphone untuk bisa dia hubungi , beberapa hari ini dia mengetahui kabar anin melalui yoga saja , dia berniat untuk membelikan anin handphone baru tapi takut anin dimarahi oleh pak Arya .
" aku harus gimana aku kangen sama anin , gimana ya kabar dia sekarang , mana pak yoga belum kasih kabar Anin hari ini lagi , apa aku kerumah nya saja , tapi kalau aku nekat datang ke rumahnya takut nanti pak Arya bakalan tambah marah besar sama Anin . ". Gumam Vina .
" Kasian banget kamu dek , kalau kakak tau bakalan serumit ini pernikahan kamu , kakak nggak bakalan setuju kamu nikah sama itu orang , nggak peduli kakak harus kehilangan pekerjaan kakak dari pada kamu sengsara . " Vina bergumam lagi sambil menatap foto Anin dan dirinya .
Sedang kan Anin di rumah nya juga sedang memikirkan kakak nya itu .
" Kak Vina gimana ya kabar nya sekarang , apa dia baik-baik saja , aku nggak bisa hubungi kak Vina lagi dan kalau aku keluar dari rumah ini pasti pak Arya bakalan marah .". Ucap Anin .
" Lagian aku juga bosen di rumah lama-lama apalagi nggak ada kerjaan gini . ". Keluh Anin .
Ohh ya apa aku nanya ke pak yoga aja ya kabar nya kak Vina , dia pasti mengetahui nya . Tapi si beruang kutub itu marah nggak ya . ". Anin memikir kan .
Arya dan yoga sudah sampai ke kantor dan akan melakukan meeting pada jam 10.30 nanti .
" Seminggu lagi papa menyuruh aku dan gadis itu untuk pergi bulan madu , Gimana menurut mu , apa aku harus pergi berdua sendiri sama gadis itu atau tetap stay di kantor . ". Arya buka suara meminta pendapat dari asisten nya itu .
__ADS_1
Yoga di buat kaget sama perkataan Arya , sebab sampai papa nya sendiri ikut campur dan turun langsung untuk mengatur keberangkatan nya untuk bulan madu .
" Haaaa serius bos . ". Tanya yoga .
" Nggak becanda , ya serius lah , masa masalah begini di buat bercandaan , nggak lucu . " Jawab Arya dingin .
" Saya kira bos becanda , tapi kalau menurut saya ,papa nya pak bos ada benar juga bos , sebaik nya bos berangkat untuk berbulan madu , biar Arya Juniar cepat jadi . " Ucap yoga yang sedikit bercanda di akhir kata nya sambil menahan senyum nya .
" Dihh mana mungkin saya belum buat seperti itu , apalagi sama gadis itu ." Jawab Arya yang mengedik kan bahu nya .
" Jangan takabur bos , nanti bucin . ". Ucap yoga santai .
" bos tenang aja , urusan kantor biar saya yang tangani. " Sambung yoga santai .
" Tapi males banget harus pergi ke sana , apalagi 2 Minggu kalau nggak salah , mau ngapain coba lama-lama di sana , bisa mati karena emosi ku tiap hari . " Arya membayang kan betapa nggak betah nya nanti dia disana .
" Sudah lah , urusan itu biar jadi urusan belakangan , nggak penting banget untuk di bahas sekarang, sekarang kita meeting yang pasti akan mendapatkan uang " Sambung Arya .
__ADS_1
" Siap bos , Kline kita juga sudah nunggu di ruang meeting . " Ucap yoga .
Waktu tidak terasa berlalu begitu cepat , sekarang sudah jam 4 sore , Anin yang dari tadi hanya diam di kamar nya karena di laeang Arya untuk pergi kemana-mana pun keluar dan pergi ke taman karena bosen berada di kamar terus menerus .
Seperti biasa jam 5 sore Arya sudah sampai di rumah nya dan langsung masuk kedalam kamar nya , Arya membersih kan diri setelah itu dia masuk keruang kerja nya untuk melihat pekerjaan yang belum sempat dia kerjakan waktu di perusahaan.
Arya dan Anin seperti orang asing meski mereka berstatus suami istri dan tinggal satu atap . Mereka akan saling sapa dan saling berbicara manis kecuali kedua orang tua nya Arya datang .
Anin duduk di taman kecil milik mereka sambil membayangkan kehidupan kedepan nya jika mereka menikah dengan dasar cinta .
" Seandainya aku menikah dengan orang yang aku cintai dan juga mencintaiku pasti aku akan sangat bahagia , apalagi kalau kita sudah mempunyai anak , pasti akan lebih bahagia dan damai , tapi itu semua hanyalah khayalan saja , karena kehidupan itu tidak mungkin berpihak kepada ku , aku hanya menikah sementara dengan nya , bila waktu nya tiba semuanya akan selesai . " Anin melihat ke atas untuk menahan air mata nya supaya nggak jatuh .
" Aku harus sabar , kesabaran ku sedang di uji *Kesabaran Seorang Istri* ini lah gelar untuk diriku sendiri . " Anin hanya mampu menyemangati dirinya sendiri , karena kalau bukan dia siapa lagi , Ada orang yang peduli padanya , tapi saat ini Anin nggak bisa berkomunikasi dengan nya Vina , iya orang itu adalah Vina yang selalu baik kepada nya dari awal bertemu .
Berbeda dengan arya yang tak memikirkan masalah pernikahan itu sama sekali menurutnya sudah terbebas dari perjodohan orang tuanya itu dia sudah merasa lega .
Anin yang asyik berada di taman tidak menyadari kepulangan suaminya dan dia masuk kamu sekarang sudah pukul setengah enam sore .
__ADS_1
" Oh ya tuhan si beruang kutub itu sudah balik kenapa aku tidak menyadari itu kekasih kan menghirup udara segar di luar. " Gumam anin
" ya udah deh biarin aja lagian dia pulang atau tidak itu tidak berpengaruh sama sekali , kalau dia pulang juga kita nggak pernah ngobrol sama sekali ,kita seperti orang asing yang tak saling kenal . ". Ucap Anin yang langsung melangkah kan kaki nya ke kamar mandi untu membersihkan diri karena sudah masuk Maghrib