
Anin yang nggak sadar bahwa dirinya sedang dalam bahaya itu terlihat biasa saja , toh dia pikir juga masih dalam area kantor masih aman-aman saja , istirahat siang ini Anin pergi ke kantin langganan meskipun Anin sudah menikah dengan Arya Anin tetap menghemat uangnya karena Anin tidak mau mengharapkan uang yang dikasih dari arya. Anin berjalan seorang diri karena Vina masih mempunyai lumayan banyak pekerjaan dan orang-orang suruhannya Della tiba-tiba membekap mulut Anin sehingga Anin tak sadarkan diri dan langsung membawa masuk ke dalam mobil , orang-orang suruhan Della seperti kilat tidak ada yang melihat mereka .
" Lumayan cantik nihh cewe " , ucap salah satu dari mereka yang menculik , gelak tawa mereka dalam mobil .
Setelah di share lokasinya oleh Della anak buah nya langsung menuju ke tempat tersebut .
" Haii bos .. " sapa salah satu dari mereka yang bernama Jack .
" Hai , gimana kerjaan kalian . " tanya della dengan senyum licik ..
" Sempurna bos . ha... ha... ha... " tawa mereka semua pecah di situ termaksud Della Juga .
" Bagus sekali , kamu rasain ini Arya , saya mau liat gimana kamu bisa menyelamatkan gadis miskin ini . ". gumam Della sambil menatap Anin yang pingsan tak sadarkan diri .
Di kantor Permata Vina telah selesai menyelesaikan pekerjaan nya dan bermaksud menyusul Anin ke kantin ,tapi pas sampai kantin ibu kantin nya bilang kalau Anin belum datang ke situ .
" Bu , ada liat teman saya yang biasa makan di sini nggak , yang biasa barengan sama saya . ? " tanya Vina .
" Oh nak Anin , belum kesini dari tadi pagi nak Vina . ". jawab ibu kantin .
" Tapi tadi dia pamit ke saya mau ke kantin duluan Bu . " Vina dengan ekspresi cemas .
" belum sampai kesini Anin nya nak , mungkin ke toilet kali . " jawab Bu kantin .
Vina yang sudah khawatir akhirnya mencoba nyari Anin ke toilet sesuai saran dari ibu kantin , tapi dia tak menemukan Anin juga . beberapa toilet wanita yang dia datangi dah hasil nya kosong .
Vina dengan cepat menuju ke gudang siapa tau Anin udah kembali kerja .
" Kok nggak ada sihh , kamu kemana Nin . ". cemas Vina .
" Aku coba telpon dia aja deh . " sambung nya lagi .
" Tapia kenapa nggak aktif hp nya , astga aninn kamu kemana ? " Vina cemas bukan main saat ini , bukan hanya khawatir Anin hilang , Vina juga khawatir kalau nanti pak Arya nanya ke Vina keberadaan Anin , karena yang Arya tau Anin hanya dekat sama Vina ..
__ADS_1
Nggak habis akal akhirnya Vina mencoba ke ruangan cctv untuk melihat di mana posisi Anin terakhir .
setelah sampai ke ruangan cctv tersebut Vina langsung mengecek ,dan terakhir memang Anin berada di luar kantor ,tapi setelah itu jejak nya hilang .
" Ya Allah Anin kamu kemana sihh, posisi terakhir kamu berada di luar kantor, dan belum ada jejak kamu masuk kantor lagi setelah selesai . ". Vina gelisah , apa yang harus dia lakukan sekarang .
" Apa jangan-jangan Anin di culik lagi , tapi siapa yang culik dia , setahu aku Anin nggak ada musuh selama ini ,masa iya sih pak Arya yang culik Anin itu kan nggak mungkin . ". lanjut Vina
Di sebuah perusahaan besar yakni Grand Cahaya Arya dan Yoga baru saja menyelesaikan meeting mereka dengan klien penting , dan akan pergi makan siang .
Hari ini Arya terlihat biasa saja ,dan nggak ada pirasat sedikit pun mengenai istri nya itu .
" Kita makan siang dulu ga , nanti langsung lanjut meeting lagi . " ucap Arya .
" Baik bos ". jawab Arya .
Arya dan Yoga makan siang di kafe langganan mereka di dekat kantor permata ,hampir setiap hari mereka makan siang disitu .
Seperti biasa Arya dan Yoga selalu menikmati makan siang mereka , seperti siang ini Arya makan dengan lahap nya seperti orang yang kelaparan , mungkin karena tadi pagi Arya hanya sarapan sedikit saja . Setelah makan siang selesai Arya dan Yoga Langsung kembali ke perusahaan Grand cahaya dan melanjutkan pekerjaan mereka , dan tidak terasa waktu sore sudah tiba , Arya dan Yoga langsung pulang kerumah Arya .
" apa yang harus aku katakan Nanti kalau Pak Arya nanya keberadaan Anin ." ucap Vina dalam hati
" Anin kamu di mana dek , kakak khawatir sama kamu semoga kamu baik-baik saja ya . " gumam Vina sedih
karena sudah sore dan semua karyawan Permata sudah pulang Vina juga memutuskan untuk pulang dan dia mau membersihkan diri dulu setelah itu dia akan melanjutkan untuk mencari keberadaan Anin dan berniat untuk memberitahu Pak Arya gimana pun Pak Arya adalah suaminya Anin yang wajib tahu atas kehilangan Anin .
di rumah Arya setelah sampai ke rumah area langsung masuk ke dalam rumahnya membersihkan diri dan beristirahat sebentar .
Tapi Arya sedikit heran kemana gadis itu tidak terlihat dari pagi . karena penasaran akhirnya Arya keluar dan nanya ke salah satu pekerjaan nya .
" Bi , apa gadis itu sudah pulang ? ". tanya Arya pada bibi itu .
" Belum den , dari pagi non Anin berangkat ke kantor sampai sekarang belum balik . ". jawab bibi itu .
__ADS_1
" Belum balik dari pagi . ". gumam Arya .
" Kemana gadis itu pergi sampai jam segini belum pulang ,dasar gadis tak tau diri , di beri kebebasan bekerja malah seenak jidat nya kelayapan . ". omel Arya sambil jalan ke arah kamar nya .
Di tempat Anin yang disekap Della Anin sudah sadar dan melihat di sekitarnya sepi dan gelap .
" Aku di mana ini , kenapa tempat nya sepi dan gelap . " gumam Anin yang mencoba melepas kan ikatan tali di tangan nya .
" kenapa aku di ikat , siapa yang sudah tega melakukan ini , apa ini perbuatan pak Arya , apa dia Setega itu . . " gumam Anin pelan .
" Aku harus bisa keluar dari sini gimana pun caranya . Tapi ikatan nya kenceng sekali ,. " lanjut Anin .
" Tolonggg .... tolonggg .. siapapun yang di luar tolong bantu aku . ". teriak Anin .
Preman yang mendengar teriakan Anin langsung masuk kedalam .
" Heiii ... kamu sudah sadar ternyata dan kenapa kamu teriak-teriak . " muka galak seorang preman membuat tubuh Anin gemetar .
" Kalian siapa , kenapa kalian menculik saya , emang saya salah apa sama kalian . ". tanya Anin bertubi-tubi .
" Diam aja , nggak usah banyak bacot , siapapun yang menyuruh kami itu bukan urusan kamu . " kata salah seorang preman .
" tentu saja itu jadi urusan saya , ini badan saya yang kalian ikat , saya yang kalian culik , siapa pun yang menyuruh kalian saya tidak akan mengampuni nya . ". teriak Anin .
" diam kau gadis si*l*an ." seorang preman menampar pipi mulus Anin .
Anin yang di tampar sekitika itu air mata nya menetes , kenapa dia jadi seperti ini , siapa yang tega menyuruh preman-preman ini menculik dan memukuli nya .
" yaAllah bantu aku , ibu bapak anin kangen kalian , Anin mau pulang ke rumah kalian .". gumam Anin dengan air mata yang menetes di pipinya .
Vina yang dari tadi tidak juga menemukan keberadaan Anin akhirnya memutuskan untuk menelpon Yoga asisten nya Arya, tetap ntah kenapa ponsel yoga tidak bisa di hubungi sama sekali , Vina mau menghubungi Arya tapi tidak mempunyai nomor telepon nya Arya .
" ini asisten nya pak Arya kemana sihh,orang lagi butuh malah nggak aktif . " omel Vina .
__ADS_1
" Aku harus gimana ini , Ya udah deh aku cari dulu semampu ku , Kamu di mana dek . ". gumam Vina pelan,dia benar-benar prustasi sekarang .
~ Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊 .