Kesabaran seorang istri

Kesabaran seorang istri
Kesabaran Seorang Istri 32


__ADS_3

Di tempat penyekapan Anin masih berusaha untuk bisa bebas .


ketika dia terus berusaha untuk membuka kan ikatan tali di tangan nya tiba-tiba seorang wanita cantik , tinggi dan putih itu memasuki ruangan tersebut .


" ha.. ha.. ha ... , ohh ini rupa nya istri dari mantan tunangan saya . ". ucap Della dengan ketawa devil nya , walaupun sebelum nya Della sudah melihat Anin lewat Vidio yang dikirim orang suruhan nya


" Anda siapa ? ,. kanapa anda menculik saya , salah saya apa sama anda ? ". pertanyaan menggebu-gebu dari Anin .


" kamu tidak perlu tau siapa saya , yang perlu kamu tau kamu adalah orang yang telah merebut calon tunangan saya . " geram Della .


" Saya tidak merebut siapapun dari siapapun , Yang mau menikahi saya itu pak Arya sendiri , dan saya juga tidak tau menahu tentang hubungan kamu dan dia , jadi jika kamu marah dengan pertunangan kamu yang batal itu mending kamu balas aja sama pak Arya bukan sama saya ,karena itu bukan urusan saya. . ". bentak Anin .


" haa... haa... haa.. itu bukan urusan saya , saya nggak mau tahu , karena dengan hadir nya kamu di kehidupan Arya pertunangan kami di batalkan . " ucap Della .


" dasar orang gila . ". teriak Anin , dia nggak peduli seberapa banyak preman yang ada di situ , Anin udah nggak peduli dia mau di apain lagi sama orang-orang itu .


" kalau anda mau mau bunuh saya supaya anda puas ayo silahkan , saya sudah nggak peduli dengan kehidupan ini . ". teriak Anin .


" Ohhh tidak semudah itu , kamu dan Arya harus merasakan apa yang aku rasakan , asal kamu tau Arya adalah cinta Pertama saya , dan karena Arya menikahi kamu cinta saya hilang sekejap mata . " Della marah dengan mata nya yang sudah merah menahan kesal .


" Aku mohon lepas kan aku. " ucap Anin lemas .


" Kalau kamu mau bebas itu gampang , tapi kamu harus menuruti syarat dari saya . " senyum licik Della .


" Syarat apa ? ". tanya Anin .


" Jack .... ". panggil Della .


Jack datang dengan membawa map yang berisikan surat .


" Kamu harus menandatangani surat ini . ". ucap Della .


" Su... surat apa ini .". tanya Anin .


" Baca aja sendiri , kamu bisa baca kan " bentak Della .

__ADS_1


Setelah Anin membuka map itu dan membaca isi surat itu adalah surat perceraian mata Anin melotot , bukan karena Anin keberatan berpisah dari Arya ,tapi Anin memikirkan perjanjian yang udah dia tanda tangani


" tapi saya tidak bisa melakukan itu . " jawab Anin .


" ya udah Kalau kamu nggak mau tanda tangan surat ini , kamu akan menderita selama nya disini . " ucap Della berlalu , dia tidak menyakiti Anin tapi dia menyekap Anin untuk mendapatkan tanda tangan perjanjian .


Anin diam dengan keadaan dia saat ini , setelah kepergian Della Anin masih berusaha untuk melepaskan diri nya , tapi semakin dia berusaha semakin lemah badan nya , karena dari siang belum ada makanan yang masuk ke dalam perut nya itu .


" Kak Vina , tolong Anin . ". ucap Anin lemas .


" aku nggak kuat lagi kak , aku mohon temukan aku disini " . gumam Anin lagi .


Hari berganti Anin juga belum di temukan oleh Vina ,dan hari ini adalah hari ke 3 Anin belum di temukan . Arya sedikit cemas tapi dia tetap pada ego nya tidak memperdulikan Anin sama sekali, dia pikir anin mau bermain-main dengan nya agar mendapatkan perhatian dari nya ..


" Dasar gadis nggak tau diri , kemana aja dia beberapa hari ini nggak pulang , apa dia kembali ke rumah teman nya itu . " gumam Arya , Arya Beberapa hari ini juga nggak mencari tahu keberadaan Anin , dan hari ini dia berniat mencari tau keberadaan gadis itu, gimanapun nanti kalau orang tua nya datang dan nanya keberadaan Anin ,dia nggak bisa jawab .


" Ga , urusan kantor kamu handle dulu ya , hari ini saya ada urusan , dan saya akan pergi sendiri , kamu urus urusan kantor aja . ". ucap Arya melalui telpon nya .


" Mau kemana bos. ". tanya Yoga .


" kamu nggak perlu tau . ". jawab Arya .


Arya sudah siap dan mau berangkat ke rumah nya Vina , Arya mau menghubungi Vina tapi dia teringat tidak ada menyimpan nomor nya Vina , ( biasa lah bos besar , mana mungkin ada nomor telepon resepsionis di bagian kantor cabang . hehehe ) .


Vina yang sudah siap mau berangkat ke kantor tiba-tiba kaget dengan kedatangan Arya yang secara tiba-tiba .


" Pak Arya , selamat pagi pak , maaf ada keperluan apa ya pak . " ucap Vina sedikit gemetar sebab dia tidak pernah membayangkan sedikit pun akan di datangi langsung oleh bos besar nya itu .


" Istriku dimana . " tanya Arya tanpa menjawab pertanyaan Vina .


" Anu , itu pak .. ". jawab Vina kaku sebab dia juga nggak tau harus menjawab apa karena dia nggak tau keberadaan Anin saat ini


" Sahabat mu itu , Anindita Khumaira atau istri saya di mana ? apa dia ada disini karena beberapa hari ini dia nggak pulang kerumah . ". lanjut Arya .


Karena merasa ketakutan Vina hanya diam .

__ADS_1


" kenapa kamu diam aja , saya bertanya sama kamu . " suara Arya sedikit meninggi .


" maaf pak Arya , saya nggak tau Anin berada di mana , terakhir Anin masuk kantor juga 3 hari yang lalu , itu pun sampai siang , pas makan siang saya cari Anin di kantin Anin sudah nggak ada . ". ucap Vina dengan suara yang gemetar .


" kenapa dia bisa hilang , kamu sudah cek cctv kantor ? ". tanya Arya .


" sudah pak , dan di cctv itu juga Anin terakhir terlihat di parkiran kantor , setelah itu nggak terlihat lagi .". jawab Vina .


setelah mendengar perkataan Vina , Arya langsung pergi tanpa permisi .


" Kenapa kalian nggak mengawasi gadis itu beberapa hari lalu . ". bentak Arya pada suruhan nya di telpon .


" Maaf bos , tapi kan bos yang nggak merintahi kita buat jaga nona Anin . ". jawab orang dari sebrang sana .


" b*d*h , dasar b*d*h .. nggak ada guna nya " bentak Arya .


" kemana pergi nya gadis itu , kenapa dia selalu saja bikin masalah , kalau saya nggak mikir mau di jodohkan nggak bakalan saya mau menikah dengan gadis biang masalah itu " . umpat arya


Di tempat penyekapan Anin berhasil melepaskan ikatan tangan nya , tapi dia harus pelan-pelan dan mengatur strategi nya supaya bisa keluar dengan aman tanpa di ketahui oleh penjaga nya Della .


" Aku harus bisa keluar dari sini , aku harus bisa menghubungi kak Vina untuk menjemput ku . ". gumam Anin ..


Anin melihat-lihat di sekeliling nya untuk mencari celah untuk bisa keluar , dan kebetulan ada cendela kecil di belakang Anin .


" nah itu dia ada jendela kecil , tapi itu sangat kecil, nggak tau badan ku akan muat atau nggak .". gumam Anin pelan .


Dann... Alhamdulillah Anin bisa keluar dengan selamat walaupun dengan susah payah .


" Alhamdulillah akhirnya aku bisa keluar juga dari tempat itu , aku harus bisa kabur lebih cepat sebelum ketahuan orang-orang itu , tapi ini di mana , aku belum pernah liat lokasi ini sebelum nya .". gumam Anin setelah berlari jauh dari tempat itu .


" mending aku jalan aja dulu dan mencari orang yang bisa aku pinjemin telpon nya untuk menghubungi kak Vina . ". Anin terus berjalan .


Vina yang bingung harus mencari Anin kemana , hari ini dia memutuskan untuk tidak masuk kantor ,karena mau fokus mencari keberadaan Anin .


Benar kata pepatah , Allah tidak akan menguji umat nya di luar kemampuan umat nya itu sendiri .

__ADS_1


Saat ini Allah berpihak kepada Vina , karena Vina melihat sosok yang dia khawatir kan beberapa hari ini . Ya , Vina melihat sosok Anin adik kesayangan nya itu dengan cepat Vina melajukan mobilnya supaya bisa lebih dekat dengan keberadaan Anin , Anin yang nggak sadar mobil yang mendekati nya itu adalah mobil orang yang ingin dia hubungin itu terus berjalan .


~ Haii semua sampai sini dulu ya , besok kita lanjutkan lagi . mohon maaf kalau masih banyak kesalahan 🙏 , Author penulis baru jadi mohon di maklumi 🙏🙏😊 .


__ADS_2