Kesayangannya Guru Cantik

Kesayangannya Guru Cantik
Karina Sanjaya


__ADS_3

Andy dan gadis misterius itu berjalan dari parkiran membelah kelumunan anak-anak sekolah yang terus menerus berkerumun dan memanggil-manggil namanya, Andy berjalan di depan gadis misterius itu.


Anak-anak sekolah masih berkerumun mengikuti Andy yang berjalan di koridor sekolah, sementara gadis misterius membuntuti Andy dari belakang lalu tiba-tiba gadis misterius itu menepuk pundak Andy.


Andy terlonjak kaget saat pundaknya di tepuk, Andy langsung membalikan tubuhnya ke belakang dengan tiba-tiba.


gadis misterius yang berjalan di belakang Andy terlambat menghentikan laju jalan nya, dan akhirnya "bruk" gadis itu menabrak Andy.


Setelah tabrakan, gadis misterius itu memundurkan tubuhnya dengan sepontan sampai terpelanting ke belakang, gadis misterius itu hampir terjatuh kelantai.


Tiba-tiba Andy replek memeluk pinggang gadis itu dengan sebelah tangan, gadis itu tidak jadi jatuh karena Andy memeluknya.


Adegan Andy dan gadis itu terlihat sangat Romantis, saat Andy memeluk pinggang gadis itu mata gadis itu terbelalak lalu iris matanya menatap ke arah wajah Andy yang tampan.


Sementara Andy juga menatap ke arah gadis itu, pandangan mata mereka bertemu dan saling tatap-menatap.


Anak-anak sekolah yang sedari tadi menyaksikan adegan itu langsung pada baper sendiri, anak-anak cewek langsung berteriak histeris, sementara anak cowok mukanya langsung berubah jelek, karena kesal ketika menyaksikan Adegan itu.


Tiba-tiba gadis misterius itu berdiri dengan tegap dan elegan, Setelah gadis misterius itu berdiri Andy langsung melepaskan tangannya dari pinggang gadis itu.


"e-eh maaf ya.." ucap gadis itu berbicara kepada Andy.


"hemm, iya lain kali hati-hati" Andy menyuruh kadis itu hati-hati.


"i-itu bisa tunjukan jalan ke kantor sekolah, soalnya saya belum hapal dengan jalanan sekolah ini" ucap gadis itu bertanya.


"lurus.... aja setelah itu belok kanan, disan ada tulisannya kantor sekolah" Andy menjawab pertanyaan gadis itu, lalu Andy berjalan menuju kelasnya.


Sementara gadis misterius itu pergi ke kantor sekolah.


Di dalam kelas, para sahabat Andy sedang asik mengobrol.


"serius, adik kembararan lo.. mau sekolah di sini" ucap irwan bertanya kepa Rio


"hemm" Rio menjawab sambil menganggukan kepalanya.


"ck, bukannya adik lo.. Sekolah di korea?" ucap Rizki ikut bertanya kepada Rio


"iya tapi sekarang pindah kesini, karna nyokap gw khawatir kalau anak gadisnya tinggal sendirian di korea" ucap Rio menjawab.

__ADS_1


Tiba-tiba Andy datang menghampiri mereka, lalu duduk di kursinya yang ada di depan Rio


"pagi bro" ucap Andy menyapa mereka.


"pagi.. An, pagi.. pagi an," ucap mereka menjawab.


Dringggg....!" bel sekolah berbunyi, menandakan jam pelajaran dimulai.


Tidak lama kemudian, pintu kelas terbukan dan terlihat Rury yang berjalan masuk ke dalam kelas, Rury memakai kameja putih di balut blazer hitam dan memakai rok span selutut warna hitam.


Di belakang Rury, nampak seorang gadis cantik memakai seragam sekolah yang terlihat rapih dan baru, gadis itu adalah gadis misterius yang tadi bersama Andy.


"Asalamualaikum, selamat pagi.. Anak-anak.. Hari ini kelas kalian kedatangan mulid baru pindahan dari korea, nah karina sekarang perkenalkan diri kamu kepada teman-teman baru mu." ucap Rury panjang lebar.


"perkenalkan nama saya Karina Sanjaya biasa dipanggil Rina, saya adik kembarannya Kario Sanjaya" karina memperkenalkan dirinya sambil melirik ke arah Rio kakanya


"ok, sekarang kamu duduk di bangku yang kosong" ucap Rury sambil menunjuk bangku kosong yang ada di samping Nia, Nia adalah seorang gadis cantik mungil dan sexy Nia sangat menyukai Rio tapi iya belum sanggup mengungkapkan perasaannya kepada Rio


Rina berjalan ke arah bangku yang ada di dekat Nia lalu duduk disana.


"Nia, salam kenal ya." ucap Nia sambil mengulurkan tangan nya kepala Rina.


Pelajaran dimulai sampai jam pelajaran selesai, Rury merapihkan mejanya lalu keluar dari kelas dan pergi ke kantor.


Sekarang hari jumat jadi cuman satu pelajaran, sebagian murid pada langsung pulang sebagian lagi ada yang masih di sekolah.


Rina sekarang sedang duduk di dalam mobil ferrari 458 italia mililnya, sementara Andy masih di dalam kelas duduk di bangku sambil memainkan ponselnya.


Andy menelepon seseorang.


"hallo.. bang, selamat siang. gimana perkembangan perusahaan bang?" ucap andy berbicara kepada Rehan yang ada di sebrang telepon.


"lancar An, kapan kamu akan datang ke perusahaan?" ucap Rehan


"ntar aja bang kalau lagi ada waktu, saya akan mampir kesana" ucap Andy


"ok, saya tunggu kedatangannya kalau begitu" ucap Rehan di sebrang telepon.


Setelah ngobrol sebentar Andy mematikan sambungan telepon mereka, lalu Andy menulis pesan singkat kepada Rury.

__ADS_1


"sayang lagi apa?" isi pesan singkat itu


Tring.! Suara notipikasi di ponsel Andy, lalu Andy melihat ponselnya yang barusan ia taruh di meja, setelah melihatnya ternyata ada pesan dari Rury.


"lagi mau pulang, kamu pulang belum?" isi pesan balasan dari Rury


"belum sayang, jalan bareng yu kamu ada waktu gak?" Andy mengirim pesan lagi


"ada ko, sayang.. tapi aku bawa mobil sendiri yah" isi balasan pesan dari Rury


"kalau begitu kamu tunggu di luar gerbang sekolah yah ntar aku nyusu" Andy mengirim pesan lagi.


Setelah itu Andy keluar dari kelas dan berjalan menuju ke parkiran untuk mengambil mobilnya diparkiran,


mobil Rina masih ada di samping mobil Andy.


Andy yang melihat mobil Rina masih ada disana, ia merasa heran "lah kenapa mobilnya masih ada di sini" ucap Andy dalam pikirannya.


Saat Andy mau masuk kedalam mobilnya, tiba-tiba Rina membuka atap mobil miliknya lalu bertanya kepada Andy.


"mau pulang?" ucap Rina, suara Rina terdengar imut dan enak di dengar.


Andy menoleh ke arah Rina lalu berbicara.


"iya, kamu sendiri blum pulang?" ucap Andy bertanya


"belum, tadi aku ketiduran di mobil" Rina menjawab


"oh..." ucap Andy sambil menganggukan kepalanya


Andy masuk kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya menuju keluar gerbang sekolah.


"menarik" ucap Rina kepada dirinya sendiri, lalu ia pun melajukan mobilnya keluar dari parkiran.


Sementara Andy saat ini telah sampai di dekat mobil Rury, kaca mobil Rury terbuka jadi kelihatan Rury duduk di bangku kemudi sedang memainkan ponsel di tangannya, Andy yang melihat hal itu ia membuka kaca mobil miliknya lalu berbicara


"ikutin mobil aku yan" ucap Andy berbicara kepada Rury


"iya" ucap Rury menganggukan kepalanya sambil tersenyum kepa Andy.

__ADS_1


Dan akhirnya mobil mereka berjalan beriringan, lalu berhenti di sebuah lestoran yang ada di dekat pantai.


__ADS_2