
Andy, masih di balkon kamarnya.
Setelah selesai dengan pasar saham, Andy membuka akun media sosialnya.
Andy, sangat jarang membuka akunnya itu, karena Andy sangat malas melayani para penggemarnya di luar sana.
pengikut Andy di media sosial, sudah mencapai 10jt pengikut. Andy sudah sangat terkenal di kalangan orang yang suka bermain di media sosial.
Media sosial, ada banyak dan berragam.
Yang saat ini Andy buka, adalah instagram. di dalam akunnya, sudah banyak foto dan video dirinya, yang ia upload dari semenjak ia kecil.
Andy, melihat foto-fotonya disana. Andy mengenang banyak kejadian indah yang ada di foto itu.
Seperti waktu ia masih sekolah SD, ia liburan ke pantai, dan di foto bersama para sahabatnya disan.
Seperti waktumu SMP, iya liburan bersama keluarga ke jepang, banyak sekali foto-foto Andy ketika berada di Jepang.
Ada foto Andy di dekat patung Hokage, ada poto Andy di taman sakura, ada poto Andy di bekas Clan uciha, dan banyak lagi foto-foto Andy ketika dia berada di Jepang.
Andy, memang sangat menyukai budaya-budaya jepang. Apalagi dengan perfilman jepang, dari film fantasi, dewasa, bahkan sampai film Animasi nya juga.
Film animasi yang paling Andy sukai adalah, Film Naruto. Naruto ini sudah menjadi cerita turun-temurun di kalangan anak-anak. Bahkan, sampai sekarang Film ini terus berlanjut. Di lanjutkan oleh sekuel Film nya, yaitu Boruto.
Boruto ini adalah penerus Naruto atau anaknya naruto.
Film ini sangat di minati anak-anak indonesia, karena gendre yang begitu Komplit seperti action, romantis, komedi, dan banyak lagi yang lalinya.
Setelah bosan melihat-lihat foto, Andy menutup laptopnya lalu masuk ke kamarnya.
Di ranjang besar yang ada di kamarnya, Andy melihat ada Rury dan Rina yang sedang tertidur.
Andy menaruh laptopnya di meja, lalu pergi ke kamar mandi.
Di kamar mandi, Andy mencuci muka, mencuci tangan, dan mencuci kaki. Setelah selesai, Andy keluar dari kamar mandi.
Andy berganti pakaian dengan pakaian tidur, setelah itu Andy tidur bersama Rury dan Rina.
***
Ke esokan paginya, mentari menyapa dengan sinar hangatnya, membangunkan orang-orang yang masih terlelap dan berkelana di dalam mimpinya masing-masing.
Andy, terbangun pagi-pagi sekali, lalu Andy membangunkan Rury dan Rina yang ada di sebelahnya.
"sayang, bangun... Hey bangun hey" ucap Andy sambil menggoyang-goyangkan tubuh mereka berdua.
Setelah melewati perjuangan yang sedikit lama, akhirnya Rury dan Rina bangun juga.
"sayang, masih pagi tau" ucap Rury protes, sambil melihat ke luar jendela.
__ADS_1
"justru karena masih pagi, makanya aku membangunkan kalian, Karena ada sesuatu yang harus aku bicarakan nanti di rumahmu, makanya kita harus pagi-pagi kesana" Andy menjawab dan menjelaskan, sambil menatap Rury.
Hari ini, Andy akan jujur kepada mereka, tentang hubungannya dengan mamahnya Rury Atau Dinda.
"di rumah ku?" Rury bertanya karena bingung, pasalnya kenapa harus bicara di Rumahnya segala. Rury menyimpan banyak pertanyaan di kepalanya, namun Rury tidak mengutarakan pertanyaan itu.
"iya di Rumahmu, nanti kamu akan tau sendiri" ucap Andy sambil berlalu pergi ke kamar mandi, untuk membersihkan tubuhnya.
"heh" ucap Rury sambil mengangkat bahunya ke atas.
"Ada apa kak?" Rina bertanya.
"sama kakak juga gak tau" ucap Rury menjawab.
Tidak lama, Andy keluar dari kamar mandi.
Andy berjalan ke depan lemari dengan memakai handuk saja, tubuhnya yang sixpack terpang-pang jelas disana.
Namun, mereka berdua mengabaikannya karena sudah terbiasa, karna tubuh itu yang biasa mereka cakar-cakar ketika melakukan permainan panas.
Setelah Andy memakai seragam sekolah. Andy mendekat ke arah mereka lalu berbicara. "kalian aku tunggu di bawah yah." ucap Andy.
"iya" ucap mereka menjawab.
Andy, keluar dari kamar itu lalu turun ke bawah.
Sementara Rury dan Rina, pergi ke kamar mandi dan mandi bersama disana.
Setelah mereka selesai mandi, mereka keluar dari kamar mandi. Mereka, mengambil pakaiannya yang ada di lemari yang terpisah dengan lemari Andy.
Meraka mempunyai pakaian disana karena, kemarin ketika Andy sudah membawa Rury ke rumah itu, Andy membeli beberapa pakaian untuk mereka.
Rury dan Rina, memakai pakaiannya masing-masing.
Setelah selesai, mereka keluar dari kamar, lalu turun ke bawah, untuk menemui Andy yang sudah menunggunya disana.
Mereka, sampai di hadapan Andy, lalu Rina berkata kepada Andy. "hayuk sayang, sudah selesai." ucap Rina.
"iya" Andy menjawab.
Mereka keluar dari Rumah besar dan mewah itu, lalu meraka berjalan santai ke Rumah Rury.
Rumah itu dan Rumah Rury, memang jarak nya tidak jauh, hanya terhalang beberapa Rumah saja.
Setelah 5 menit, akhirnya mereka sampai di Rumah Rury. Setelah mereka berbicara dengan satpam yang membukakan gerbang, mereka masuk ke dalam Rumah itu.
Di dalam Rumah, Dinda sedang duduk sendirian di Ruang keluarga. Dinda sengaja menunggu disana, karena pagi-pagi sekali Andy sudah mengirim pesan kepada dirinya. bahwa, pagi ini mereka akan kesana menemui dirinya untuk membicarakan sesuatu.
Setelah sekian lama menunggu, akhirnya mereka sampai juga. Andy, Rury, dan Rina, datang menyapa Dinda yang sedang duduk sendirian, di temani secangkir teh tangannya.
__ADS_1
"pagi sayang..!" ucap Andy nenyapa Dinda,
Sapaan itu, membuat Rury dan Rina terbengong tak percaya. Setelah melihat itu, Sekarang akhirnya mereka mengerti, soal apa yang akan Andy bicarakan kepada mereka.
Mereka duduk di sopa yang ada disana. setelah duduk, Andy memulai pembicaraan yang sudah ia rencanakan dengan sangat matang sejak jauh-jauh hari. "sayang, sekarang aku maju jujur sama kalian. Bahwa selama ini aku juga mencintai Dinda, kalian terserah mau marah atau apapun, yang pasti aku tetap mencintai kalian. aku tidak akan membeda-bedakan Rasa cintaku kepada kalian." ucap Andy, sambil menatap kepada Rury dan Rina.
Rury dan Rina saling pandang, lalu mereka menganggukan kepalanya masing-masing, mereka seperti berbicara melalui pikiran.
Setelah saling pandang dan mengangguk, mereka mentap ke arah Dinda. Dinda yang di tatap, seperti mengerti apa yang mereka maksud, Dinda juga ikut menganggukan kepalanya.
Sementara Andy, ia bergidik ngeri. Dalam pikirannya Andy berbicara "sepertinya calon istriku memiliki ilmu kebatinan semua, kalau begini aku jadi takut..." ucap Andy dalam pikirannya.
Setelah saling mengangguk, meraka mendekat ke arah Andy lalu memeluk Andy bersama-sama. Rury berkata kepada Andy "sayang, kita gak marah kok. Lagian kamu kan sangat kuat, jadi kamu bisa dong melayani kita bersama-sama sekarang" ucap Rury.
Sementara Andy yang mendengar itu, langsung melepaskan pelukan mereka, dan langsung berlari keluar dari Rumah itu. Andy takut kejadian seperti waktu mereka di hotel terjadi lagi, atau kejadian ketika Dinda memakai afrodisiak. Kejadian-kejadian itu terbayang-bayang dan menjadi mimpi buruk bagi Andy.
Andy keluar dari gerbang Rumah itu, dan berlari kembali ke Rumahnya. Dalam hati Andy berkata "aduh.. Malangnya.. Nasibku.. menjadi orang tampan memang tidak seenak yang orang jelek pikirkan, aku bingung ini semua berkah atau musibah ya?" ucap Andy, dalam hati bertanya-tanya.
Setelah sampai di Rumahnya, Andy pergi ke meja makan utuk sarapan.
Disana sudah Ada Adnan dan Alma yang menunggunya, setelah selesai sarapan Andy berbicara kepada Adnan dan Alma. "kalian hari ini pergi ke sekolah dengan bang rey, dan bang acong, kalian harus belajar dengan rajin disana." ucap Andy.
"iya kak Andy" mereka menjawab.
Setelah berbicara dengan Adnan dan Alma, Andy, keluar dari rumahnya untuk pergi sekolah dengan membawa mobil ferrari kesayangannya.
***
Setelah di tinggal kabur oleh Andy, meraka saling tersenyum dengan bahagia.
Karena, mereka sudah berhasi nakut-nakutin Andy, calon suami mereka.
"sarapan dulu yuk" Dinda berkata kepada Rury dan Rina.
"hayu mah" Rury menjawab.
Akhirnya mereka berjalan ke meja makan untuk sarapan bersama, disana sudah ada Kinar yang menunggu mereka.
"wah, sepertinya ada yang sedang berbahagia nih" ucap Kinar menyindir mereka.
"jomlo, sirik aja nih" Rury menyindir balik.
"enak saja, aku sudah gak jomlo lagi tau.. heh," ucap Kinar sambil memanyunkan mulutnya yang malah terlihat imut.
"emang ada cowok yang mau sama kamu?" Dinda bertanya.
"eh, sialan.., ibu dan anak sama aja ternya.!" ucap kinar menjadi kesal, karena kesal kinar langsung makan dengan sangat banyak, tidak mempedulikan lagi yang mereka bicarakan.
Setelah selesai makan kinar pergi ke kamarnya.
__ADS_1
Sementara Rury dan Rina pergi ke sekolah bersama-sama, dengan membawa mobil Dinda. karena mobil Rury belum di ambil di jalan. Ntah masih ada atau enggak, bodoamat orang kaya-mah bebas.
(sampi jumpa di chapter selanjutnya dada..👋)