
Kebetulan sekali lestoran itu sedang tidak ramai, jadi Andy bisa langsung masuk dan makan.
Saat ini Andy berada di ruangan khusus yang ia pesan di lestoran itu, karena lestoran itu sedikit mewah jadi menyediakn ruangan khusus buat tamu-tamu kelas atas.
Karena ruangan itu bersipat privasi jadi Andy bebas untuk melakukan apapun di sana, asal jangan merusak properti yang ada di sana saja.
Ruangan itu di lengkapi dengan free karaoke dan free Wi-Fi, jadi Andy bisa nyanyi-nyanyi disana dan yang paling penting ruangan itu dilengkapi dengan alat predam suara, jadi sekeras apa pun suara di dalam tidak akan ke dengaran keluar.
Sangat cocok buat pasangan yang sedang memadu kasih.
Setelah selesai makan, Andy dan Rury mereka langsung bernyanyi dengan riang dan gembira, sehingga tidak menyadari di luar matahari sudah condong kebarat.
Setelah sekian lama mereka bernyanyi mereka akhirnya bosan juga, mereka keluar dari lestoran itu lalu berjalan ke arah pantai dengan saling bergandengan tangan, mereka menemukan tempat yang sepi namun sangat indah mereka duduk berdua di batang pohon yang tergeletak disana.
Deburan ombak membisik syahdu, sinar mentari senja indah merona, dari barat hari mulai menutup diri, mereka melihat sang surya siap-siap untuk terbenam di jemput mesra oleh ketenangan malam.
Semilir angin membelai lembut wajah mereka menenangkan hati menembus merasuk sukma, mereka mengingat kenangan ketika mereka bercinta.
Udara malam saat ini sudah terasa, Andy mendekatkan dirinya lalu memeluk Rury dengan mesra, lampu-lampu nelayan terlihat kerlap-kerlip di tengah-tengah laut, beberapa ribu bintang sudah terlihat bertaburan di langit, bentuk bulan terlihat indah menggantung di sana, menjadi perhiasan malam bagi mereka dua insan yang sedang dimabuk cinta.
Rury mendekatkan bibir merah cery nya ke bibir Andy lalu menciumnya, m*l*matnya dan memainkan lidahnya disana, deburan ombak menjadi saksi bisu permainan mereka disana, menyaksikan dua orang anak manusia berbeda kelamin yang sedang bermain kuda-kudaan di atas pasir pantai, mereka nampak asik dan penuh dengan hasrat dan gairah yang membara seperti api yang membakar sepucuk kertas.
Dinginnya angin malam ini berubah menjadi panas bara api.
Permainan mereka berlangsung sangat lama seperti berlayarnya bahtera yang mengharungi samundara.
Karena Andy sudah membawa Rury ke pulau bahagia akhirnya mereka menyudahi permainan panas mereka, seperti bahtera yang telah mencapai tujuan nun di pantai harapan.
Mereka telah melewati masa ke masa namun hasrat mereka belum terpuaskan.
"sayang apakah kamu masih kuat" ucap Andy bertanya kepada Rury
"masih sayang mari kita lakukan lagi" ucap Rury menjawab dengan suara yang serak menggairahkan.
__ADS_1
Mereka pun melakukan kembali kegiatan mereka dan deburan gairah pun kembali terjadi di pantai harapan.
5 jam waktu permainan mereka berakhir dengan Rury pingsan karena sudah tidak sanggup untuk melawan Andy yang kuat dan tahan lama sepetri batu baterai ABC.
Andy menggendong Rury membawanya kedalam mobil lalu menidukannya disana, karena sudah melewati tengah malam Andy memutuskan untuk tidur di dalam mobil.
***
Pagi hari Andy membangunkan Rury yang tidur di kursi penumpang mobil milik Rury.
"sayang bangun sayang..." Andy berkata sambil menepuk-nepuk pipi Rury
Tidak lama Rury pun terbangun lalu iya melihat ke arah Andy lalu berkata.
"sayang... masih lemas..." ucap Rury berkata kepada Andy dangan manja
"iya sayang, kita akan mencari hotel dekat sini lalu kita akan tidur lagi" ucap Andy menjawab
"kamu bawa mobil aku dulu lalu ntar kamu balik lagi kesini mengambil mobil kamu" ucap Rury,
Andy menyetir mobil Rury untuk mencari hotel, setelah mendapatkan hotel Andy kembali lagi ke tempat sebelumnya dengan menaiki ojeg online. Sementara Rury sudah melanjutkan tidur nya kembali di kamar hotel.
Saat ini Andy sedang mengendarai mobilnya menuju sebuah mall yang ada di sana, setelah sampai di mall Andy langsung pergi ke toko pakaian lalu ia membeli dua set pakaian pria dan wanita.
Setelah selesai membeli pakaian Andy kembali melajukan mobilnya menuju ke lestoran lalu membeli makanan untuk di bawa pulang, setelah mendapatkan makanan Andy langsung pergi ke hotel.
Di hotel Rury sudah terbangun dari tidurnya.
"Huam.." Rury menguap, lalu ia menutup mulutnya dengan tangannya.
Rury berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. sementara Andy saat ini baru sampai di kamar hotel, Andy mencari-cari keberadaan kekasihnya ia memanggil-manggil Rury.
"sayang... Sayang.... Kamu dimana" ucap Andy terdengar sedikit keras suaranya.
__ADS_1
Namun tetap saja tidak ada jawaban dan Rury juga tidak kujung ketemu, Andy jadi panik sendiri ia langsung mengeluarkan ponselnya dari saku celananya dan langsung menghubungi Rury.
Drett...dret... Dret..." suara ponsel Rury di atas meja, Andy langsung melihat kesana.
"eh, ponselnya ada orangnya kemana.., apa jangan-jangan Rury di culik ya?" ucap Andy berbicara kepada dirinya sendiri
Andy semakin panik, saat mau menghubungi polisi Andy mendengar suara air di kamar mandi, pikiran Andy langsung tercerahkan.
Andy membuka baju nya, setelah sudah dalam keadaan tidak memakai busana Andy masuk ke dalam kamar mandi dan mengagetkan Rury di sana.
"Ahk....." Rury berteriak karena kaget.
"sayang, ih.... Ngagetin aja..." ucap Rury
Andy tidak menjawah ia hanya tersenyum saja ke arah Rury, sambil memandang tubuh Rury yang terlihat sangat indah, apalagi di tambah guyuran air shower tubuh Rury terlihat basah dan sangat menggairahkan.
Andy tampa basa-basi langsung menyerang Rury di sana dengan penuh napsu yang membara, suara erangan terdengar di kamar mandi.
Setelah selesai mandi Andy menggendong tubuh Rury keluar dari kamar mandi dengan ala bridal style lalu mendudukan Rury di sopa yang ada di kamar hotel itu, Andy membantu Rury memakaikan pakayan.
"terimakasih sayang.." ucap Rury berkata setelah selesai berpakaian.
"hmm" ucap Andy menjawab sambil tersenyum lalu menganggukan kepalanya.
Setelah mereka berpakaian, mereka langsung makan dengan Rury yang di suapi oleh Andy, mereka makan dengan lahap lalu setelah makan mereka menuju ke tempat tidur dan tidur dengan saling berpelukan.
Siang ini Andy memang tidak pergi ke sekolah karena hari ini hari sabtu.
Andy dan Rury tertidur dengan pulas sambil berpelukan, mereka sangat kelehan karena telah melakukan olah raga di kamar mandi yang sangat menguras tenaga mereka.
***
di parkiran lestoran yang ada di dekat pantai telihat mobil ferrari warna putih berhenti disana, dari dalam mobil keluar gadis cantik yang tubuhnya sangat mempesona.
__ADS_1
gadis itu adalah Rina iya hari ini sedang berjalan-jalan ke pantai sendirian.