
Setelah menyuruh Kinar ke kamar, Dinda langsung pergi ke ruang keluarga lalu menyalakan TV di sana.
Sementara Kinar saat ini sedang ada di kamar mandi, ia sedang membersihkan tubuhnya.
Setelah selesai mandi kinar keluar dari kamar mandi, lalu memakai pakaian, pakaian kinar memang sudah di kirim sejak beberapa hari yang lalu, jadi ketika kinar datang ke Rumah Dinda, ia tidak perlu membawa pakaian, karena pakaiannya sudah ada disana.
Setelah berpakaian, Kinar langsung merebahkan dirinya di ranjang putih berselimut biru. karena ia telah kecapean habis perjalanan jauh, akhirnya kinar tertidur dengan nyenyak dan damai.
***
Di sekolah Andy dan para sahabatnya, sudah waktunya untuk pulang, mereka sedang berkumpul di parkiran.
"Bro, gw duluan yah" Rizki berkata kapada mereka.
"ok, hati-hati di jalan Bro... Kalau jatuh bangun lagi.." ucap Irwan menjawab
PLAK.. Rizki menepuk kepala irwan seperti menepuk nyamuk.
"sialan luh, ya-iyalah kalau gw jatuh pasti bangun lagi, masa gw harus tidur di jalan apa?" hardik Rizki sambil menghidukan motornya lalu pergi meninggalkan mereka.
"huh... Rizki... gw kan cuman ngingetin doang kampret...." ucap irwan sambil berteriak, meneriaki Rizki yang sudah melajukan motornya.
"heh, orangnya udah jauh baru lo teriakin, lo pulang bareng siap?" Andy bertanya kepada Irwan
"gw nebeng sama lo ya... gw gak bawa kendaraan soalnya, he..he.." ucap irwan menjawab sambil sengengesan.
"okeh" ucap Andy singkat
Andy berjalan ke arah Rina yang sedang bercengkerama dengan Nia dan Rio, setelah sampai di depan mereka, Andy berbicara kepada Rina. "sayang aku pulang duluan ya.. Bareng sama Irwan!, dia nebeng di mobil aku.." ucap Andy kepada Rina.
"iya sayang hati-hati di jalan" Rina menjawab sambil mendekatkan wajahnya ke arah wajah Andy, setelah wajahnya dekat "cup" Rina mendaratkan kecupan di pipi kiri Andy.
"iya sayang, kamu juga hati-hati bawa motornya, aku pulangya...." Andy berkata lagi, sambil mengacak-acak Rambut Rina.
"iiih.. kebiasaan deh!" ucap Rina sambil cemberut karena Rambutnya di acak-acak oleh Andy.
Setelah berpamitan Andy berjalan ke arah mobilnya di ikuti oleh irwan, lalu mereka masuk ke dalam mobil, mobil pun melaju meninggalkan parkiran lalu keluar dari gerbang sekolah.
Di dalam mobil, Andy berbicara kepada Irwan sambil terus pokus mengemudikan mobilnya "Bro, antar gw yu, ke bengkel motor milik gw, gw udah lama gak kesana" ucap Andy
"hayu.. Lagian gw juga gak ada kegiatan sore ini" Irwan menjawab
Mobil Andy melaju dengan kecepatan sedang, menuju lokasi bengkel Andy berada.
***
__ADS_1
Di bengkel, tepatnya di Ruangan Maman.
Maman saat ini sedang ngopi, sambil membaca beberapa lembar laporan keuangan di tangannya.
"sudah seminggu lebih, si Andy gak pernah datang kesini, padahal biasanya hampir tiap hari dia kesini" ucap maman bergumam kepada dirinya sendiri
Meman menyimpan berkas laporan itu di laci yang ada di sana, setelah itu maman mengambil kopinya lalu meminumnya, ketika maman sedang meminum kopi, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu.
TOK..TOK...TOK..TOK..TOK...
"masuk..." ucap maman
Dari balik pintu terlihat seorang pemuda masuk kedalam, dengan menggunakan seragam bengkel, pemuda itu langsung berbicara. "bang ada si bos sama temannya!" ucap pemuda itu.
Pemuda itu bernama Zaka, Zaka adalah kariawan senior di bengkel Andy. setelah Zaka menyampaikan berita kepada Maman, ia langsung kembali lagi ke tempatnya ia bekerja.
Setelah kepergian Zaka, maman langsung bergegas keluar dari Ruangannya, setelah sampai di luar, maman langsung mendekat ke arah Andy dan Irwan, yang sedang menunggu di sana.
Maman menyapa Andy "An, kapan lo nyampe?, ayok masuk ke ruangan gw, kita ngobrol disana" ucap Maman
"iya bang," Andy menjawab.
"bro ayo ke dalem dulu, kita ngopi dulu disini" ucap Andy kepada irwan
Mereka sampai di dalam dan duduk di sopa yang ada di sana, Ruangan itu tidak terlalu besar, tapi desain interior ruangan itu sangat elegan.
Setelah mereka duduk, Maman bertanya kepada Andy dan Irwan "mau minum apa, Ada kopi, teh manis, susu putih, susu coklat juga ada" ucap Maman menawarkan minuman.
HAHA.. HAHA.... Andy dan irwan tertawa.
"bang, lo malah kaya pelayan kafe aja, nawarin minumannya banyak banget, haha...." ucap Andy sambil tertawa lagi.
"saya susu coklat aja bang" irwan berbicara
"saya juga dah, samain kaya dia" ucap Andy menyamakan minumannya.
"ok, gw buatin dulu ya" Maman berbicara sambil pergi keluar dari ruangan itu.
Sambil menunggu Maman membuatkan minuman untuk mereka, Andy memulai pembicaraan dengan Irwan "bro.. gw mau curhat nih" ucap Andy.
"widih.... gaya bener lo, sejak kapan lo suka curhat, kayaknya baru kali ini deh?" Irwan merasa ke hesanan dengan Andy, yang tiba-tiba ingin curhat segala.
"jadi begini bro, sebenarnya...yang melahirkan uang adalah Mpok Indonesia. Bank Indonesia cuma menanam benih" ucap Andy dengan ekspresi serius.
__ADS_1
JHAHA... HAHA... HAHA...." Irwan tertawa.
"sialan lo kamprett, gw udah dengerin dengan segenap jiwa dan raga gw, eh lo malah ngelawak" ucap irwan.
"bro ada lagi nih, lo tau kan kalau pasangan itu suka di sebut-sebut sebagai tulang rusuk kita, kalau mantan menurut lo apa di sebutnya?" ucap Andy bertanya.
"gak gatau gw, gw di jaman itu belum lahir kayaknya HAHA.. HAHA.." Irwan menjawab sambil tertawa.
"jadi bengini bro... Lo dengerin baik-baik penjelasan gw... Kalau pasangan bagaikan tulang rusuk kita, maka mantan adalah fosil... HAHA.. HAHA...." Andy menjelaskan sambil tertawa lepas.
Irwan juga ikut tertawa bersama-sama, lalu irwan bebicara dengan nada serius "Menjelajah dunia merupakan pengalaman yang berharga, namun berpengalaman balum tentu baik buat keadaan, Pengalaman adalah guru, namun seorang guru bukan pengalaman" ucap irwan
HAHA.. HAHA... Andy tertawa.
Irwan bertanya "kenap lo ketawa?" ucap irwan.
"gak ngerti gw, apa yang lo omongin, jadi gw tertawa HAHA.. HAHA.." Andy menjawab sambil tertawa kembali.
Setelah selesai Andy ketawa, akhirnya Maman datang dengan membawa nampan yang berisi 3 gelas susu coklat.
Maman menaruh susu coklat itu di meja, lalu berbicara "noh, susu coklatnya udah gw bikinin, silahkan di minum" ucap Maman
"makasih bang" irwan berkata lalu mengambil gelas susu coklat.
Andy juga mengambil susu coklat dan meminumnya, setelah meminum Susu coklat, Andy bertanya kepada Maman. "bang giman ke uangan bengkel minggu ini?" ucap Andy
"ke ungan bengkel berjalan lancar An, bentar gw ambilin dulu berkas laporannya" Maman menjawab, sambil langsung pergi untuk mengambil berkas-berkas yang ia taruh di laci.
Maman kembali dan menyerahkan berkas itu kepda Andy "ini An," ucap Maman.
Andy mengecek semua laporan yang ada di berkas tersebut dengan teliti, karena takut jika ada yang salah.
Setelah selesai, Andy menyerahkan kembali berkas itu kepada Maman "ini bang, udah saya cek" ucap Andy
Setelah memeriksa laporan ke uangan, Andy berpamitan kepada bang maman "bang saya pamit pulang ya, Keburu ke sorean banget nih, soalnya sudah jam 16.30" ucap Andy
"oke An, hati-hati di jalan" ucap bang maman menjawab
Andy mengambil tasnya yang ia taruh di sopa, lalu berkata kepada irwan "Bro, hayu pulang" ucap Andy
"gas" ucap Irwan
Andy dan Irwan berjalan keluar dari bengkel, lalu masuk kedalam mobil Andy.
Setelah mereka masuk, kemudian Andy melajukan mobilnya untuk mengantarkan irwan pulang terlebih dahulu, lalu ia akan pulang ke rumahnya.
__ADS_1